PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK–PAIR–SHARE BERBANTUAN MEDIA KARTU MEMORI ANGKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR

Authors

  • Suminarsih Suminarsih Sultan Agung Islamic University image/svg+xml
  • Imam Kusmaryono

DOI:

https://doi.org/10.30659/jp-sa.6.3.673-684

Keywords:

Pemahaman konsep, perkalian dan pembagian, Think–Pair–Share, kartu memori angka, sekolah dasar.

Abstract

Pemahaman konsep perkalian dan pembagian merupakan kompetensi fundamental dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Namun, observasi awal menunjukkan bahwa banyak siswa kelas empat mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep tersebut, yang berdampak pada rendahnya motivasi dan minat belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konseptual siswa tentang perkalian dan pembagian, menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya pemahaman konsep dan motivasi belajar, serta mengkaji model pembelajaran Think–Pair–Share berbantuan kartu memori angka sebagai alternatif solusi instruksional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi kelas, serta wawancara dengan siswa, guru, dan orang tua. Temuan menunjukkan bahwa 30% siswa memperoleh skor di bawah kriteria ketuntasan minimal, yang ditandai dengan ketergantungan pada hafalan, kemampuan berhitung yang lambat, rasa takut membuat kesalahan, dan rasa percaya diri yang rendah. Data observasi dan wawancara lebih lanjut menunjukkan bahwa pengajaran yang berpusat pada guru, terbatasnya penggunaan media pembelajaran konkret, dan kurangnya dukungan belajar di rumah memperburuk kesulitan-kesulitan tersebut. Studi ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian model Think–Pair–Share dengan media kartu memori angka berpotensi meningkatkan pemahaman konsep, motivasi, dan minat siswa dalam belajar matematika di tingkat sekolah dasar.

Understanding the concepts of multiplication and division is a fundamental competence in elementary school mathematics learning. However, preliminary observations indicate that many fourth-grade students experience difficulties in comprehending these concepts, which leads to low motivation and interest in learning mathematics. This study aims to describe students’ conceptual understanding of multiplication and division, analyze the factors contributing to low conceptual understanding and learning motivation, and examine the Think–Pair–Share learning model assisted by number memory cards as an alternative instructional solution. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through learning outcome tests, classroom observations, and interviews with students, teachers, and parents. The findings reveal that 30% of students scored below the minimum mastery criterion, characterized by reliance on rote memorization, slow calculation skills, fear of making mistakes, and low self-confidence. Observational and interview data further indicate that teacher-centered instruction, limited use of concrete learning media, and insufficient learning support at home exacerbate these difficulties. The study concludes that integrating the Think–Pair–Share model with number memory card media has the potential to enhance students’ conceptual understanding, motivation, and interest in learning mathematics at the elementary school level.

 

 

References

Aunurrahman. (2019). Belajar dan pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Hamalik, O. (2018). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hosnan, M. (2016). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Kemendikbudristek. (2022). Capaian pembelajaran sekolah dasar dalam Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2017). Penelitian pendidikan matematika. Bandung: Refika Aditama.

Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

NCTM. (2000). Principles and standards for school mathematics. Reston, VA: National Council of Teachers of Mathematics.

Nurhadi. (2018). Pembelajaran kontekstual dan penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang Press.

Slavin, R. E. (2015). Cooperative learning: Theory, research, and practice. Boston: Allyn & Bacon.

Sudjana, N. (2017). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suyono, & Hariyanto. (2016). Belajar dan pembelajaran: Teori dan konsep dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Uno, H. B. (2019). Teori motivasi dan pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahyudi, & Kriswandani. (2020). Pengembangan pembelajaran matematika sekolah dasar berbasis aktivitas. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 101–112. Abdurrahman, M. (2018). Anak berkesulitan belajar: Teori, diagnosis, dan remediasinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Agustina, L., & Putri, R. I. I. (2019). Pemahaman konsep perkalian siswa sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis aktivitas. Jurnal Pendidikan Matematika, 13(2), 123–134.

Amri, S., & Ahmadi, I. K. (2016). Proses pembelajaran kreatif dan inovatif dalam kelas. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Dahar, R. W. (2017). Teori-teori belajar dan pembelajaran. Jakarta: Erlangga.

Hudojo, H. (2016). Pengembangan kurikulum dan pembelajaran matematika. Malang: Universitas Negeri Malang Press.

Isjoni. (2019). Pembelajaran kooperatif: Meningkatkan kecerdasan komunikasi antar peserta didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kemendikbud. (2020). Panduan pembelajaran matematika sekolah dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Maulana. (2020). Pembelajaran matematika yang menyenangkan di sekolah dasar. Bandung: UPI Press.

OECD. (2019). PISA 2018 results: What students know and can do. Paris: OECD Publishing.

Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016. (2016). Standar proses pendidikan dasar dan menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Rahmawati, D., & Kurniasih, I. (2021). Pengaruh pembelajaran kooperatif terhadap pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2156–2165.

Sanjaya, W. (2018). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sardiman. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Suherman, E., dkk. (2019). Strategi pembelajaran matematika kontemporer. Bandung: JICA–UPI.

Widodo, S. A., & Kartikasari. (2017). Pembelajaran matematika bermakna untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa SD. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 2(1), 20–28.

Downloads

Published

2026-10-15

Issue

Section

Articles