Nabi Idris dalam Kajian Sejarah Ilmu Falak

Lutfi Nur Fadhilah, Muhammad Al-farabi Putra

Abstract


Ilmu falak mengalami perkembangan yaitu mulai dari fase pra Islam (Babilonia, Mesir Kuno, Mesopotamia, Cina, India, Prancis, dan Yunani) kemudian merambah ke dalam fase Islam. Ilmu falak sudah dikenal sejak bangsa Babilonia (Irak kuno) dengan mengamati rasi-rasi bintang. Nabi Idris adalah nabi yang pertama kali mengkaji ilmu hitung berdasarkan kitab al-bidāyah. Studi ini merupakan literatur analisis yang berdasar kepada kajian kitab-kitab karya ulama klasik. Beberapa literatur seperti kitab al-khulāṣah al-wafiyyah karya KH. Zubair Umar al-Jailany dan mukhtaṣar mahāżab karya Syekh Muhammad Yasin al-Fadani menyatakan bahwa waḍi’ ilmu falak adalah Nabi Idris as. Kitab sabāik al-żahāb fī ma’rifat al-qabāil al-‘arab karya al-Suwaidi menyebutkan bahwa Nabi Unusy adalah penemu ilmu falak, sedangkan Nabi Idris adalah penemu ilmu astrologi.

 


Keywords


Astrology, Astronomy, Unusy, Idris

Full Text:

PDF

References


A. E. Roy dan D. Clarke, Astronomy: Principle and Practice, Adam Hilger: Bristol, 1978.

Aizid, Rizem, Kisah Sejarah Terlengkap 25 Nabi Terkemuka, Yogyakarta: Safirah, 2014.

Al-Azizi, Abdul Syukur, Kitab Peninggalan-Peninggalan Bersejarah Para Nabi, Yogyakarta: Saufa, 2014.

Al-Banjary, Nur Hidayatullah, Penemu Ilmu Falak, Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2013.

Al-Damasyqy, Imām Abu al-Fidā’ al-Ḥāfiẓ Ibn Kaṡīr, Qaṣaṣ al-Anbiyā’, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiah, 1990.

Al-Jailany, Zubair Umar, al-Khulāṣah al-Wafiyyah, Kudus: Menara Kudus, tt.

Al-Najār, ‘Abdul Wahhāb, Qaṣaṣ al-Anbiyā’, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiah, tt.

Al-Naisābury, Abī Isḥāq Ahmad ibn Muhammad ibn Ibrāhīm, Qaṣaṣ al-Anbiyā’ al-Muṡamma ‘Arāis al-Majālis, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, 1994.

Al-Shabuni, Muhammad Ali, Kenabian dan Para Nabi, Surabaya: PT Bina Ilmu, 1993.

Al-Suwaidi, Sabaik al-Ẓahab fī Ma’rifat Qabā’il al-‘Arab, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, tt.

Al-Yassu’i, Louis Ma’luf, Bernard Tottel al-Yassu’i, Munjid, Beirut: Dar al-Masyriq, 2002.

Angelina A. dan Hapsari, S.T., Pengetahuan tentang Mesir Kuno, Bandung: Intan Sejati, 2009.

Bisri, Musthofa, al-Bisri Kamus Indonesia Arab, Surabaya: Pustaka Progresif, 1999.

Izzuddin, Ahmad, Laporan Penelitian Individual, Melacak Pemikiran Hisab Rukyah Syekh Yasin al-Fadani (Studi atas Kitab al-Mukhtashar al-Mahadzab), Semarang: IAIN Walisongo, 2009.

Mashad, Dhurorudin, Mutiara Hikmah Kisah 25 Nabi dan Rasul, Jakarta: Erlangga, 2002.

Maulana, Ziedan, Mutiara Kisah 25 Nabi-Nabi dan Rasul, Surabaya: Amelia, 2010.

Mujtahid, Umar, Kisah Para Nabi, Jakarta: Ummul Qura, 2013.

Rahimsyah dan Ema Wardhana, Kisah Nabi Idris as: Seorang Nabi yang Benar dan Diangkatnya ke Tempat yang Tinggi, Surabaya: Terbit Terang, 2005.

Random House Webster’s, College Dictionary, USA: Random House, 1999.

Shihab, M. Quraish, Tafsir al-Mishbah, Jakarta: Lentera Hati, 2017.

Syami, Yaḥya, ‘Ilmu al-Falak min Ṣafaḥat al-Turāṡ al-‘Ilmy, Beirut: Dar al-Kitāb al-‘Arabī, cet. 1, 1997.

Ustman, Muhammad Ali, Para Ilmuan Muslim Paling Berpengaruh terhadap Peradaban Dunia, Yogyakarta: IRCiSoD, cet. 1, 2007.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jua.v2i2.3885

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

The Journal Ulul Albab is published by Departement of Syariah, Faculty of Islamic Studies, Sultan Agung Islamic University, Semarang, Indonesia.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter

ULUL ALBAB stats