Tinjauan Status Wali dalam Perkawinan Berdasar Pendekatan Feminis

Tali Tulab

Abstract


Perkawinan adalah adalah salah satu dari sekian banyak sunah rasul yang sangat penting. Hal ini terbukti dari diturunkannya ayat-ayat muhakamah yang menjelaskan mengenai perkawinan ataupun pernikahan. Prosesi perkawinan sendiri memiliki beberapa syarat dan rukun secara syariat yang terdapat dari pada al-Qur’an dan Hadits. Dari sekian banyak syarat dan rukun perkawinan hal yang menjadi perbedaan pendapat antar ulama adalah mengenai hal wali nikah. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam rangka tercapainya tujuan dari studi ini. Pendapat Ulama Hanafiyah tentang wali nikah lebih sesuai dengan kesetaraan gender. Sebab menurut mereka wali nikah bukanlah syarat sah suatu perkawinan, tetapi sebatas syarat kamal atau kesempurnaan dengan catatan calon suami itu sepadan bagi wanita perwaliannya. Dalam pandangan demikian ini calon suami dan calon istri sebagai rukun utama (para pihak) yang akan mengikatkan diri dalam suatu perikatan yang agung dan sakral yaitu perkawinan dalam keadaan setara. Keduanya sebagai orang-orang yang dewasa dan berakal (berkecerdasan atau rusyd) adalah memiliki ahliyatul wujub (penerima hak) dan ahliyatul ada’ (cakap melakukan perbuatan hukum) sekaligus. Karena itu selama tidak ada halangan mereka berhak melakukan sendiri atau langsung akad nikah tanpa harus mendelegasikan pada orang lain, termasuk orang tua atau kerabat yang lain, termasuk orang tua atau kerabat yang lain.


Keywords


Wali, Perkawinan, Feminis.

Full Text:

PDF

References


Al-Qur’an dan Terjemahannya.

Abdul Baqi, Muhammad Fuad. 1986. Al-Mu’jamal Al-Mufahrasy Lialfadzil Ur’an. Beirut: Dar Al-Dikr.

Laboam, Joal. 1955. Tafsil Ayat Al-Qur’an Al-Karim. Beirut: Dar Ihya al-Kutub al-‘Arabiyah.

As-Syabuni, Muhammad Ali. TT. Rawalul Bayan. Jakarta: Dinamika Berkat utama.

Ibnu Asur. TT. Maqasid Al-Syariah Al-Islamiyyah. Urdun: Dar al-Nafais.

Ibnu Rusyd. TT. Bidayat Al-Mujtahid. Singapura-Jeddah: al-Haramain.

Al-San’ani. TT. Subulussalam. Bandung: Maktabah Dahlan.

Shihab, M. Quraish. 1997. Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Mizan.

Ensiklopedi Hukum Islam. 1997. Jakarta: PT. Ichtiar Baru van Hoeve. Vol. 3. Cet. 1.

Ensiklopedi Hukum Islam. 1997. Jakarta: PT. Ichtiar Baru van Hoeve. Vol. 4. Cet. 1.

Peter Connolly. 2002. Aneka Pendekatan Studi Agama. Terj. Imam Khoiri. Yogyakarta: LKIS.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jua.v1i1.2223

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

The Journal Ulul Albab is published by Departement of Syariah, Faculty of Islamic Studies, Sultan Agung Islamic University, Semarang, Indonesia.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter

ULUL ALBAB stats