PENGARUH PENERAPAN BUDAYA KERJA 5S DAN PERSEPSI K3 TERHADAP KESADARAN PERILAKU K3 SISWA TEKNIK PEMESINAN DI PROVINSI GORONTALO
DOI:
https://doi.org/10.30659/jp-sa.5.3.450-461Kata Kunci:
Budaya Kerja 5S, Persepsi K3, Kesadaran Perilaku K3, Siswa Teknik PemesinanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan budaya kerja 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) dan persepsi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kesadaran perilaku K3 siswa teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo. Kesadaran perilaku K3 menjadi krusial mengingat potensi bahaya di lingkungan bengkel pemesinan. Meskipun program K3 telah diterapkan, insiden terkait K3 masih mungkin terjadi, menunjukan perlunya pemahaman lebih mendalam mengenai factor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian menggunakan penelitian kausal asosiatif dengan regresi. Data dikumpulkan melalui kuisioner kepada 77 orang siswa teknik pemesinan di provinsi Gorontalo. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi berganda untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya kerja 5S dan persepsi K3 secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesadaran perilaku K3 siswa teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo sebesar 0,505. Hal ini berarti pengaruh budaya kerja 5S dan persepsi K3 terhadap kesadaran perilaku K3 sebesar 50,5%.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.





