PENERAPAN MODEL POINT COUNTER POINT DENGAN MEDIA GOOGLE MEET UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI
DOI:
https://doi.org/10.30659/jp-sa.v2i1.20249Kata Kunci:
Hasil belajar, Point Counter Point, Google meetAbstrak
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi hasil belajar siswa Siswa Kelas XII IPS 2 SMA Negeri 6 Semarang dengan menerapkan model pembelajaran Point Counter Point dengan menggunakan media Google meet dalam proses pembelajaran. Objek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 2 SMA Negeri 6 Semarang yang berjumlah 36 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus terdiri atas empat komponen utama, yaitu: 1). Perencanaan, 2). Pelaksanaan tindakan, 3). Observasi, dan 4). Refleksi. Pembelajaran dengan menggunakan metode Point Counter Point dengan media Google Meet dapat meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa untuk mengikuti pelajaran Ekonomi dibuktikan data sebagai berikut; (1) siswa dalam mengajukan pertanyaan kepada guru atau kelompok yang presentasi sebelum tindakan 5,41 % dan setelah tindakan 37,84 %, (2) siswa dalam menjawab pertanyaan atau mengerjakan soal didepan kelas sebelum tindakan 13,51 % dan setelah tindakan mengalami peningkatan 56,76 %, (3) siswa dalam mengemukakan pendapat dalam diskusi sebelum tindakan 2,7 % dan setelah tindakan meningkat 24,32 %, (4) siswa dalam membuat kesimpulan materi baik secara individu maupun kelompok sebelum tindakan 5,41 % dan setelah tindakan meningkat 51,35 %. Siswa yang tuntas belajar dengan memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan nilai lebih dari 70 sebelum tindakan 23,42 % dan setelah tindakan 78,38 %. Berdasarkan hasil analisis penelitian tindakan siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model Point Counter Point dengan media Google meet dapat Meningkatkan Partisipasi Dan hasil belajar siswa kelas XII IPS 2 SMA Negeri 6 Semarang pada mata pelajaran ekonomi yang dapat dilihat dari hasil capaian belajar siswaReferensi
Ahmad Sabri. (2005). Strategi Belajar Mengajar Dan Microteaching. Jakarta: Ciputat
Press.
Daryanto.2010. Media Pembelajaran. Bandung: PT. Sarana Tutorial nurani Nusantara.
Dimyati & Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Hasibuan & Moedjiono. (2006). Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya
Huda, Miftahul. 2013. Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta
Made Sumadi. (2002). Mengoptimalkan Partisipasi dan Prestasi Belajar Ekonomi Siswa
melalui Strategi Pengubahan Bentuk Soal yang digunakan sebagai Contoh
dengan Metode Substitusi dan Eliminasi di Kelas 1 F SLTP N 1 Singaraja. Jurnal
Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. (Nomor 3 Tahun XXXXV).
Halaman 6.
Metode Pendukung Dan Bebrapa Komponen Layanan Khusus. Jakarta : Rineka Cipta.
Nana Sudjana. (2005). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru
Algesindo.
Ngalim Purwanto. (2007). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Oemar Hamalik. (2005). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia No. 20
Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Pustaka Pelajar.
Sardiman A.M. (2000). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Raja
Grafindo Persaja.
Siti Raafiana Ulfa. (2013). “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Point
Counter Point (PCP) Untuk Meningkatkan Partisipasi dan Prestasi Belajar Fisika
di SMA 17 Agustus 1945 Surabayaâ€. Skripsi.
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka
Cipta.
Suharsimi Arikunto. (2010). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta:
Bumi Aksara.
Sumantri, M. dan Permana, J. (2001). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Maulana.
Suryosubroto, B. 2009. Proses Belajar Mengajar di Sekolah : Wawasan Baru, Bebrapa
Sutratinah Tirtonegoro. (2001). Anak Supernormal dan Program Pendidikannya. Jakarta :
Bumi Aksara.
Syaiful Bahri Djamarah, dan Aswan Zain. (2003). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta:
Rineka Cipta.
Syaiful Bahri Djamarah. (2002). Psikologi Belajar. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Tejo Nurseto. (2011). Membuat Media Pembelajaran Yang Menarik. Jurnal Ekonomi &
Pendidikan. Volume 9 Nomor 1.
Zainal Aqib. (2009). Pengembangan Profesi Guru dan Pengawas Sekolah Dengan
Penelitian Tindakan Kelas/ Sekolah. Bandung: Yrama Widya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.





