The Authority of a Notary in Drafting a Deed of Sale and Purchase of Uncertified Land

Muhammad Daffa Verandy, Elvira Fitriyani Pakpahan, Rodiatun Adawiyah, Muhammad Ali Adnan

Abstract


Land, due to its high economic and social value, often becomes a source of legal disputes, particularly in transactions involving unregistered land. In practice, the public frequently engages a Notary to draft a deed as evidence of a legal act, even though the actual authority to transfer land rights lies with the Land Deed Official (PPAT). This study aims to examine the Notary’s authority in drafting deeds of sale and purchase of unregistered land and analyze the legal consequences of such deeds. Using a normative legal research method with statutory, conceptual, and case approaches, the study finds that a Notary’s authority in these transactions is limited: the Notary may prepare a deed as evidence of an agreement or obligation but cannot directly effect the transfer of land rights. The Notary’s responsibility primarily concerns the formal correctness of the deed, yet civil, administrative, ethical, or even criminal liability may arise if negligence or professional misconduct occurs. The study emphasizes the importance of prudence, thorough verification, and legal counseling by Notaries to protect parties’ interests and uphold the integrity of the Notarial profession in unregistered land transactions.


Keywords


Deed of Sale and Purchase; Land Certificate; Notary Authority.

Full Text:

PDF

References


Journals:

Abdillah, S. (2023). Batasan Kewenangan dan Tanggung Jawab Notaris-PPAT dalam Edukasi Prosedur Pembuatan Akta Otentik Ditinjau dari Pasal 51 KUHP. Journal of Education Research, 4(1), 67–72. https://doi.org/10.37985/jer.v4i1.125.

Adawiyah, E. (2020). Kolaborasi Lembaga Keuangan, Pemerintah Dan Perusahaan Dalam Meningkatkan Peran Koperasi Karyawan Industri Sebagai Alternatif Solusi Dalam Pembangunan Sektor Ekonomi Indonesia. PROFIT: Jurnal Kajian Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 4(1), DOI: https://doi.org/10.33650/profit.v4i1.911.

Ali, Z. (2021). Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.

Ananda, H., Nazhimah, S., & Prianto, Y. (2024). Peran Filsafat Hukum dalam Mewujudkan Keadilan Pada Sistem Hukum Modern. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 5(1), 289–298, https://doi.org/10.38035/jihhp.

Andriyani, S., Wahyuningsih, W., & Rahman, A. (2022). Kekuatan hukum akta pengikatan dalam jual beli tanah. Jurnal Risalah Kenotariatan, https://doi.org/10.29303/risalahkenotariatan.v2i1.43.

Arianto, Y., Agustiani, M., Shalzabilla, S., & Mayangsari, D. (2025). Konsep Keadilan Restoratif Dalam Perspektif Teori. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains Dan Sosial Humaniora, 3(1), https://journal.forikami.com/index.php/nusantara/article/view/957.

Cipta, R. (2020). Akta Pengikatan Jual Beli Tanah Sebelum Dibuatnya Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah. Notarius, 13(2), 890-905. https://doi.org/10.14710/nts.v13i2.31291.

Heriyanti, H., Rajagukguk, S., Sitinjak, S., & Pakpahan, E. (2023). Tinjauan Hukum Terhadap Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional (PERMEN ATR/BPN) Nomor 1 Tahun 2021 Dan Pasal 19 Ayat 2 UUPA. Jurnal Hukum, Politik Dan Ilmu Sosial, 2(4), 15-33. DOI: https://doi.org/10.55606/jhpis.v2i4.2299.

Masriani, Y. (2022). Pentingnya Kepemilikan Sertifikat Tanah Melalui Pendaftaran Tanah Sebagai Bukti Hak. Jurnal USM Law Review, 5(2), 539-552. DOI: https://doi.org/10.26623/julr.v5i2.5777.

Nabil, M., & Kurniati, N. (2023). Hilangnya Keabsahan Hak Atas Tanah Akibat Kelalaian Pejabat Pembuat Akta Tanah. , Vol. 3 No. 1, hal. 93-108, 2023. LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan, Tata Ruang, Dan Agraria, 3(1), 93-108. https://doi.org/10.23920/litra.v3i1.1358.

Pakpahan, E., & Suhaila, M. (2025). Tanggung Jawab Hukum Perusahaan terhadap Pencemaran Lingkungan dalam Industri Pertambangan Berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(8), https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i4.1235.

Pakpahan, E., Prisilla, V., Dicky, D., & Malau, Y. (n.d.). Peran dan kewenangan profesi penunjang pasar modal (Notaris) dalam menghadapi era globalisasi. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 5(2), 323-332. https://e-jurnal.stih-pm.ac.id/index.php/cendekeahukum/article/view/239.

Parapat, J., & Kurniawan, B. (2021). Implementasi program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) sebagai upaya percepatan pendaftaran tanah. Publika,, 9(4), 355-368. https://doi.org/10.26740/publika.v9n4.p355-368.

Purba, M., Nababan, R., & Simamora, S. (2025). Cancellation of Deed of Sale and Purchase of Land Rights Because the Object of the Agreement Does Not Match the Agreed Agreement. Journal of Legal and Cultural Analytics, 4(1), 501–514. https://doi.org/10.55927/jlca.v4i1.13937.

Siregar, A. (2020). Tinjauan Yuridis Atas Peralihan Kepemilikan Hak Atas Tanah Eks-Kerajaan Di Indonesia Oleh Pihak Lain Tanpa Sepengetahuan Pemilik Tanah. Justicia Sains: Jurnal Ilmu Hukum, 7(1), https://jurnal.saburai.id/index.php/hkm/article/view/1594.

Sunarto, A., Adnan, M., & Khair, A. (2025). Civil Law Review on Crypto Investment and Consumer Risks. Arena Hukum, 18(3), DOI: https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum2025.01803.4.

Sutedi, A. (2018). Peralihan Hak atas Tanah dan Pendaftarannya. Jakarta: Sinar Grafika.

Wahyuni, Y. (2021). Kekuatan Hukum Pembuktian Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah (PPJB) dalam Kasus Sengketa Perdata (Analisa Putusan Mahkamah Agung Nomor: 994/K/Pdt/2020 Jo Putusan Pengadilan Negeri Batam Nomor: 218/PDT. G/2017/PN BTM). Indonesian Notary, 3(4), https://scholarhub.ui.ac.id/notary/vol3/iss4/7.

Wulansari, H., Junarto, R., & Mujiburohman, D. (2021). Mewujudkan sistem pendaftaran tanah publikasi positif. Riau Law Journal, 61–74. DOI:10.30652/rlj.v5i1.7875.

Books:

Dharsana, I. (2021). Notaris dan Peluang Investasi di Indonesia. Jakarta: CV Lingga Dharma Sastra Utama.

Doly, D. (2026). Kewenangan Notaris dalam Pembuatan Akta Yang Berhubungan Dengan Tanah. Negara Hukum: Membangun Hukum Untuk Keadilan dan Kesejahteraan. Negara Hukum: Membangun Hukum Untuk Keadilan dan Kesejahteraan, , 2(2), 10.22212/jnh.v2i2.217.

Hamzah, A. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research) Kajian Filosofis, Teoretis, Aplikasi, Proses, dan Hasil Penelitian (Edisi Revisi). Malang: Literasi Nusantara Abadi.

Isnaini, & Lubis , A. (2022). Hukum Agraria: Kajian Komprehensif. Medan: Pustaka Prima.

Lukman, W. (2020). Hukum Agraria Nasional. Bogor: Guepedia.

Naja, D. (2022). Malapraktik Notaris. Sidoarjo: Uwais Inspirasi Indonesia.

Sadi, M. (2020). Hukum Agraria Di Indonesia. Indonesia: Prenada Media Group.

Wardhani, D., & Fania, F. (2020). Hukum Pendaftaran Tanah. Jakarta: Graha Ilmu.

Widianto, B. (2020). Kepemilikan Ganda Tanah dalam Hukum Agraria: Tantangan dan Solusi,. Jakarta: Rajawali Pers.

Yenny, F. (2023). Keberadaan Hukum Kenotariatan di Indonesia. Jakarta: CV Green Publisher Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/akta.v13i1.51539

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Jurnal Akta has been indexed by:

Editorial Office: Jurnal Akta Room 2nd Floor Imam As Syafei Building Faculty of Law Universitas Islam Sultan Agung. Jln. Kaligawe KM. 4, Semarang City, Central Java, Indonesia. 

Phone: +62 8214461245
Email: jurnalakta@unissula.ac.id

Creative Commons License

JURNAL AKTA (eISSN : 2581-2114, pISSN: 2406-9426), This work is licensed under a Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0).