Hubungan Penggunaan Sabun Mandi (Sulfur) Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren X Semarang

Aliswatin Nasiroh, Nutrisia Nu’im Haiya, Iwan Ardian

Abstract


Latar Belakang : Penyakit kudis atau skabies adalah suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit tungau Sarcoptes scabei yang dapat menyebabkan gatal pada kulit. Penggunaan sabun mandi (sulfur) dengan kandungan sulfur atau belerang digunakan untuk meminimalisir angka terjadinya skabies. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan penggunaan sabun mandi (sulfur) dengan kejadian skabies di pondok pesantren x Semarang.  Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan studi korelasi. Design yang digunakan adalah case control. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 142 responden yaitu 71 kelompok kasus dan 71 kelompok kontrol dengan menggunakan purposive sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistik menggunakan uji Chi-square.  Hasil : berdasarkan analisis data diperoleh dari 142 responden sebagian besar kelompok kasus dan kelompok kontrol berusia 11-15 tahun sebanyak 46 responden dan 48 responden. Sebagian besar pendidikan kelompok kasus dan kontrol adalah SMP/MTS sebanyak 38 responden dan 44 responden. Sebagian besar lama tinggal kelompok kasus adalah > 24 bulan sebanyak 27 responden dan kelompok kontrol 13-18 bulan sebanyak 32 responden serta p value 0,002 (< 0,1).  Simpulan : terdapat hubungan penggunaan sabun mandi (sulfur) dengan kejadian skabies di pondok pesantren x Semarang. Kata kunci : Sabun mandi (sulfur), Santri, Skabies

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.