Masjid sebagai Agen Baznas: Analisa Potensi SDM Ta’mir Masjid di Kabupaten Jepara
DOI:
https://doi.org/10.30659/jua.v1i1.2217Kata Kunci:
Ta’mir Masjid, Agen Baznas, Zakat Maal, Potensi ZakatAbstrak
Ajaran Islam yang mewajibkan umatnya untuk mengeluarkan zakat memberikan potensi yang sangat besar bahkan mampu menjadikan umat Islam sebagai umat yang sangat mulia dan sejahtera, namun kenyataannya peranan dan fungsi zakat belum mampu menghantarkan umat islam menjadi umat yang sejahtera. Potensi zakat nasional sebanyak 217 trilyun dan hingga saat ini belum mampu tercapai. Salah satu faktor karena keterbatasan lembaga penyalur zakat sehingga penyaluran zakat belum begitu mudah diakses oleh para muzakki. Disatu sisi, keberadaan masjid yang tersebar diseluruh lingkungan masyarakat mampu menjawab atas belum tercapainya jumlah potensi penerimaan zakat dengan menjadikan masjid sebagai agen badan zakat nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sumber daya manusia (SDM) dan kesanggupan sebagai agen penerimaan zakat oleh ta’mir masjid di Kabupaten Jepara. Metode penelitian ini menggunakan survei, kuesioner dan interview mendalam(indepth interview). Hasil penelitian ini takmir masjid mayoritas bersedia menjadi agen Baznas dalam menerima zakat maal namun memerlukan pembekalan pengetahuan, pemahaman dan standarisasi pengelolaan zakat, baik secara manual maupun secara on-line real time. Selain itu, sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat terutama mereka yang sudah berkewajiban mengeluarkan zakat maal untuk disalurkan kepada organisasi pengelola zakat terdekat (masjid).
Referensi
Anwar, A. Z. (2012). Zakat dan Kesejahteraan Guru Agama. Jurnal Dinamika Ekonomi dan Bisnis, 2.
As-Syatibi, A. I. (1973). Al-Muwafaqot fi Ushul as-Syariah. Beirut: Dar al-Maarif.
Ayub, M. E. (1996). Manajemen Masjid. Jakarta: Gema Insani Press.
BAZNAS. (2015). Penerimaan dan Penyaluran Tahun 2015. Jakarta: BAZNAS.
BPS, J. (2014). Table IV.4.2 Banyaknya Tempat Ibadah Menurut Prasarananya di Kabupaten Jepara 2014. Jepara: BPS Kabupaten Jepara.
Budiyana, S. (2016, Januari 16). BAZNAS JEPARA HIMPUN ZAKAT TERBANYAK DI JATENG . Retrieved from Situs Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah: http://www.jatengprov.go.id/id/newsroom/baznas-jepara-himpun-zakat-terbanyak-di-jateng
Hafidhuddin, D. (2002). Zakat dalam Perekonomian Modern. Jakarta: Gema Insani Press.
Irfan Syauqi Beik, L. D. (2013). Optimization of Zakat Instrument in Indonesia’s Poverty Alleviation. Retrieved from Situs The Support for Economic Analysis Development in Indonesia: http://www.seadiproject.com/0_repository/Session%203C%20-%20Irfan%20Syauqi%20Beik%281%29.pdf
Konfrontasi. (2015, Agustus 20). Hassan Rouhani: Masjid Pelopor Kebangkitan Revolusi Iran. Retrieved 3 28, 2016, from http://www.konfrontasi.com/content/khazanah/hassan-rouhani-masjid-pelopor-kebangkitan-revolusi-iran
Masjid, I. M. (2010). FUNGSI DAN PERAN MASJID. Retrieved from Situs Masjid Raya Villa Inti Persada: http://www.masjidrayavip.org/index.php?option=com_content&view=article&id=125:fungsi-dan-peran-masjid&catid=45:artikel-islam&Itemid=67
Muslim, A. (2004, 12). Manajemen Pengelolaan Masjid. Aplikasia, 105-114.
Mustaming, S. (2012, 2 6). FUNGSI MASJID DAN PERANANNYA SEBAGAI PUSAT IBADAH DAN PEMBINAAN UMAT. Retrieved 3 28, 2016, from Website Kemenag Sultra: http://sultra.kemenag.go.id/file/file/Tulisan/zeam1328534716.pdf
Ponijo. (2013, Januari 15). PERAN DAN FUNGSI TAKMIR MASJID . Retrieved from Kementrian Agama Bantul: http://bantul.kemenag.go.id/kemenag/artikel-2/121-peran-dan-fungsi-takmir-masjid.html
Saputera, A. (2011). Mari Kita Berdayakan Masjid. Retrieved 3 28, 2016, from Kantor Kementrian Agama Provinsi Riau: http://riau1.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id=521
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
This license lets others remix, tweak, and build upon your work non-commercially, as long as they credit you and license their new creations under the identical terms.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





