Hubungan antara Kelekatan Orang Tua Dengan Harga Diri pada Siswa MTs Negeri X

Naufal Ikhsan Listyawan, Retno Setyaningsih

Abstract


Masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan harga diri yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kelekatan orang tua. Kelekatan yang positif antara orang tua dan anak diyakini dapat membantu siswa mengembangkan harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kelekatan orang tua dengan harga diri pada siswa MTs Negeri X. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Negeri X dengan jumlah sampel sebanyak 191 siswa yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan dua skala, yaitu skala harga diri RSES (Rosenberg Self-Esteem Scale) yang dikembangkan oleh Rosenberg (1965) terdiri dari 9 aitem dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,847 dan skala kelekatan orang tua IPPA (Inventory of Parent and Peer Attachment) yang dikembangkan oleh Armsden & Greenberg (1987) yang terdiri dari 24 aitem dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,931. Hasil uji hipotesis menggunakan teknik korelasi Product Moment menunjukkan koefisien korelasi  = 0,269 dengan signifikansi p = 0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kelekatan orang tua dengan harga diri pada siswa MTs Negeri X. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kelekatan siswa dengan orang tua, maka semakin tinggi pula tingkat harga diri siswa MTs Negeri X

Keywords


Harga Diri, Kelekatan Orang Tua

Full Text:

PDF

References


Andharini, D., & Kustanti, E. R. (2020). Hubungan antara kelekatan aman orangtua-anak dengan perilaku prososial pada siswa SMP Negeri 27 Semarang. Jurnal Empati, 9(1), 72–79.

Anwar, F., & Alfita, L. (2025). Harga diri pada remaja. Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi, 7(1), 39–45. https://doi.org/10.31289/tabularasa.v7i1.5147

Armsden, G. C., & Greenberg, M. T. (1987). The inventory of parent and peer attachment: Individual differences and their relationship to psychological well-being in adolescence. Journal of Youth and Adolescent, 16(5), 427–454.

Azwar, S. (2022a). Metode Penelitian Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2022b). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Cantika, D., Ahmad, A., & Zuriatul, T. (2024). Membangun harga diri: Upaya penguatan pendidikan karakter remaja. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research E-ISSN:, 2(2), 1271–1280.

Febristi, A., Arif, Y., & Dayati, R. (2020). Faktor sosial dengan self esteem (harga diri) pada remaja di panti asuhan. Jurnal Kebidanan, 6(1), 48–56. https://doi.org/10.33024/jkm.v6i1.2308

Hurlock, E. B. (2003). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Iftikhar, S., Rahmawati, & Khairun, D. Y. (2021). Profil harga diri siswa dan implikasinya bagi program bimbingan dan konseling pribadi sosial. Jurnal Fokus Konseling, 7(1), 20–26.

Indranila, R. (2023). Permasalahan remaja yang biasa tapi tak sederhana: Self-esteem rendah. Radar Jogja. https:// radarjogja.jawapos.com/ pendidikan/653338212/ permasalahan-remaja-yang-biasa-tapi-tak-sederhana-self-esteem-rendah

Leswidyanti, J. S., Abdullah, M. N. A., & Mujayapura, M. R. Zr. (2025). Mencari jati diri: Peran peer group dalam membentuk identitas remaja. SABANA (Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara), 4(1), 164–170. https:// doi.org/ 10.55123/ sabana.v4i1.4999

Lutfi, M. O., Widyarini, N., & Ervina, I. (2024). Hubungan kelekatan remaja dan orang tua dengan identitas diri remaja di SMA Negeri 2 Bondowoso. National Multidisciplinary Sciences, 2(2), 88–97.

Marlinda, Israwati, Rahmi, Yuhasriati, & Fauzia, S. N. (2022). Kelekatan orang tua dalam perilaku prososial pada anak usia dini di Desa Alue Mangota Blangpidie. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (JIM PAUD), 7(1), 30–39.

Mastorci, F., Francesca, M., Lazzeri, L., & Vassalle, C. (2024). The transition from childhood to adolescence: Between health and vulnerability. Children, 11(8), 1–15.

Maulida, S., Nurlaila, & Hasanah, U. (2017). Hubungan kelekatan orang tua dengan kemandirian remaja. JKKP: Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan, 4(1), 1–5.

Mruk, C. J. (2013). Self-esteem and positive psychology: Research, theory, and practice. New York: Springer Publishing Company.

Nabilla, S., Fitri, N. H., & P.A. Napitupulu, R. (2024). Tingkat self-esteem pada remaja SMA/SMK. Jurnal Ilmiah Zona Psikologi, 7(1), 124–132.

Ningsih, S. D. (2020). Hubungan antara attachment orang tua-anak dengan self esteem pada anak kelas vi di sdn o3 cingkariang kabupaten agam. Jurnal Psychomutiara, 3(1), 18–27.

Nora, M. O. (2015). Pengaruh kelekatan dan harga diri terhadap kemampuan bersosialisasi anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 379–388.

Papalia, D. E., & Martorell, G. (2015). Experience human development. New York: McGraw-Hill Education.

Putro, K. Z. (2017). Memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama, 17(1), 25–32.

Reese, C. (2018). Attachment: 60 trauma-informed assessment and treatment interventions across the lifespan. Eau Claire: PESI Publishing & Media.

Rosenberg, M. (1965). Society and the adolescent self-image. Princeton: Pricenton University Press.

Santrock, J. W. (2015). Life-span development. New York: McGraw-Hill Education.

Sari, S. L., Devianti, R., & Safitri, N. (2018). Kelekatan orangtua untuk pembentukan karakter anak. Educational Guidance and Counseling Development Journal, 1(1), 17–31.

Siregar, K. Z. B., Hinggardipta, R., & Buamona, V. L. (2022). Attachment yang terjalin selama pandemi terhadap self-esteem remaja. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(1), 286–295.

Tandyasraya, R., & Dewi, Z. L. (2024). Hubungan parental-peer attachment dengan self-esteem pada pemain internet gaming. Jurnal Ilmiah Psikologi Manasa, 13(1), 160–170.

Umar, G., Taibe, P., & Gismin, S. S. (2023). Gambaran penerimaan diri pada remaja di kota makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 3(2), 457–463.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat