Notary Authority in the Business Licensing Process Through Online Single Submition (OSS) For Micro, Small, And Medium Enterprise Licensing (UMKM) In Kendari City

Siti Rahma

Abstract


This study examines the paradigm shift in the role of Notaries in the risk-based business licensing ecosystem in Kendari City. The results confirm that the role of Notaries has transformed from merely public officials who formulate the will of the parties into authentic deeds, to strategic facilitators in the integration of the Online Single Submission (OSS) system. Normatively, Notaries perform a crucial function as material verifiers and gatekeepers to ensure data consistency between the deed of establishment and the Legal Entity Administration (SABH) system and the digital licensing portal. However, empirically, the implementation of this authority is faced with multidimensional obstacles including low digital literacy among business actors, inconsistent data synchronization between agencies, and uncertainty about the limits of job responsibilities related to the validity of input data. This phenomenon of role expansion through the granting of power of attorney mechanism creates a legal dilemma regarding the limitations of Notary civil liability in the cyber notary realm. As a solution, this study formulates the urgency of tripartite synergy through the synchronization of responsive technological infrastructure, standardization of special electronic power of attorney instruments, and updating regulations on Notary positions that are adaptive to digital transformation. Optimizing this role is fundamental to mitigate the risk of legal disputes and ensure inclusive legal certainty for strengthening the regional economy.


Full Text:

PDF

References


Al-Qur’an:

Surah An-Nisa (4) Ayat 58:

Surah Al-Baqarah (2) Ayat 188:

Surah An-Nisa (4) Ayat 29:

Surah Al-Ma'idah (5) Ayat 1:

Surah Al-Baqarah (2) Ayat 195:

Jounals:

Christiantirta, TA, & Priyono, EA (2022). The Authority of Notaries in Making Proof of Heirs. Notaire, 5(3), 469–484.https://doi.org/10.20473/ntr.v5i3.38800

Dewi, A. R., & Priyono, E. A. (2022). Peran Notaris dalam Implementasi OSS Berbasis Risiko. Jurnal Hukum dan Kenotariatan, 8(1), 101–112.

Fajar Rafiqi Reynaldi, (2022). “Kewenangan Notaris dalam Pendirian Perseroan Perorangan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja,” Jurnal Officium Notarium 1, no. 2 (2022): 353–359, https://doi.org/10.20885/JON.vol1.iss2.art15

Halim, A. (2021). "Dukungan Hukum Notaris bagi Usaha Perempuan di Indonesia." Jurnal Ilmu Hukum, 15(2), 75-89

Hidayat, R. (2020). Kewenangan Notaris dalam Proses Pendirian Usaha Melalui Online Single Submission. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 50(1), 45-60.

Kartini, R., & Hasanah, L. (2021). Inklusi Gender dalam Kebijakan Ekonomi: Studi terhadap Usaha Mikro Perempuan. Jurnal Hukum dan Pemberdayaan, 3(2), 77–89.

Nugroho, A., & Santoso, B. (2021). Peran Notaris dalam Sistem Online Single Submission. Jurnal Legalitas, 12(1), 75-90.

Nurbani, A. & Supriyanto, E. (2021). "Ketimpangan Gender dalam UMKM: Studi di Wilayah Perkotaan". Jurnal Ekonomi dan Gender, 9(2), 110–125

Prasetya, V. (2022). Sinergi Digitalisasi dan Peran Notaris dalam Mendukung Usaha Perempuan. Jurnal Teknologi dan Inovasi, 8(2), 99-115

Rahayu, D. (2020). "Beban Ganda dan Strategi Adaptif Perempuan Wirausaha". Jurnal Sosiologi Perempuan, 7(1), 23–38

Ratna Dewi & Sandy Ekki Wiratama Buana,(2023) “Kewenangan Notaris dalam Transaksi Elektronik,” Jurnal Notarius, Vol. 16 No. 1

Reynaldi, F. R. (2022). Kewenangan Notaris Dalam Pendirian Perseroan Perorangan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. Jurnal Officium Notarium, 1(2), 353–359. https://doi.org/10.20885/JON.vol1.iss2.art15

Sari, D.P. (2018). Reformasi Birokrasi Perizinan Usaha di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 5(2), 120-130.

Sari, R. (2020). "Peran Notaris dalam Proses Perizinan Usaha Melalui OSS." Jurnal Hukum dan Bisnis, 12(1), 45-60

Siska Pamsukmawanti, peran dan tanggung jawab notaris dalam penrizinan online berbasis online single system (OSS) terhadap perseroan terbatas (Tesis, Magister Kenotariatan UNISSULA, 2022), hlm. terkait Bab II.

Susanti, M. (2019). Perizinan Usaha dan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 27(3), 210-225.

Tiffany Agave Christiantirta & Ery Agus Priyono, “Kewenangan Notaris dalam Pembuatan Surat Tanda Bukti Sebagai Ahli Waris,” Notaire 5, no. 3 (2022): 469–484, https://doi.org/10.20473/ntr.v5i3.38800

Books:

Abdulkadir Muhammad, (2000). Hukum Perdata Indonesia, Bandung: Citra Aditya Bakti, hlm. 12.

Ahmad Sofian, Perubahan Paradigma Profesi Notaris di Era Digitalisasi Perizinan (Jakarta: Prenada Media, 2023), hlm. 45

Agustina, Ayu Peran Notaris dalam Pelaksanaan Izin Lokasi melalui Sistem OSS-RBA (Tesis, Magister Kenotariatan UNISSULA, 2022), hlm. terkait Bab II

Badan Pusat Statistik, Perempuan dan Pria dalam Statistik Indonesia, 2023

Bappenas, (2020) Roadmap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Indonesia.

Budi Untung, 22 Karakter Pejabat Umum (Notaris dan PPAT) (Yogyakarta: Andi Offset, 2015), hlm. 25.

Carl J. Friedrich, Constitutional Government and Democracy (Boston: Ginn and Company, 1950), hlm. 123–130

David Osborne & Ted Gaebler, Reinventing Government (New York: Plume, 1992), hlm. 76–79

Erman Rajagukguk, Hukum Ekonomi dan Perizinan Usaha di Indonesia (Jakarta: FH UI Press, 2005), hlm. 40

E. Utrecht, Pengantar Hukum Administrasi Negara Indonesia (Jakarta: Ichtiar Baru, 1959), hlm. 45.

Gunawan Widjaja, OSS dan Reformasi Perizinan Usaha di Indonesia (Jakarta: Sinar Grafika, 2021), hlm. 60.

Habib Adjie, Sanksi Perdata dan Administratif terhadap Notaris sebagai Pejabat Publik (Bandung: Refika Aditama, 2008), hlm. 31

Habib Adjie, (2008). Indonesian Notary Law: A Thematic Interpretation of Law Number 30 of 2004 Concerning the Position of Notary, Refika Aditama.

Habib Adjie, (2009). Sanksi Perdata dan Administratif Terhadap Notaris Sebagai Pejabat Publik (Bandung: Refika Aditama, 2009), hlm. 56

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). (2023). Laporan Tahunan Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Maria SW Sumardjono, Regulasi dan Implementasi Sistem OSS (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2022), hlm. 69

Maria Farida Indrati, (2007). Ilmu Perundang-Undangan: Jenis, Fungsi, dan Materi Muatan, Yogyakarta: Kanisius, hlm. 56.

Maria SW Sumardjono, Kebijakan Pertanahan Antara Regulasi dan Implementasi (Yogyakarta: Kompas, 2001), hlm. 78.

Martha C. Nussbaum, (2011) Creating Capabilities: The Human Development Approach (Harvard University Press, 2011), hlm. 134–136

Max Weber, Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology, ed. Guenther Roth and Claus Wittich (Berkeley: University of California Press, 1978), hlm. 215–301.

Mukti Fajar dan Yulianto Achmad, 2010. DualismePenelitian Hukum Normatif dan Empiris, Yogyakarta; Pustaka Pelajar, hal 104.

M. Luthfan Hadi Darus, Hukum Notariat dan Tanggung Jawab Jabatan Notaris (Yogyakarta: UII Press, 2017), hlm. 28

M. Yahya Harahap, (2005). Hukum Acara Perdata (Jakarta: Sinar Grafika), hlm. 101.

Peter Mahmud Marzuki, 2005. Penelitian Hukum. Jakarta; Kencana, hal 25

Peter Mahmud Marzuki, Pengantar Ilmu Hukum, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2015), hlm. 158

Philipus M. Hadjon, Penataan Hukum Administrasi (Surabaya: Fakultas Hukum Universitas Airlangga, 1997), hlm. 2.

Retnowulan Sutantio,(2012) Hukum Perdata dalam Perspektif Modern, Bandung: Alumni, hlm 67.

Riduan Syahrani, Rangkuman Intisari Ilmu Hukum (Bandung: Citra Aditya Bakti, 1999), hlm. 23.

Ridwan Khairandy, Hukum Administrasi Negara dan Pelayanan Publik Digital (Yogyakarta: FH UII Press, 2021), hlm. 88

Salim HS, (2010). Perkembangan Hukum Kontrak di Luar KUH Perdata, RajaGrafindo Persada.

Saptari, Ratna. (2018). Perempuan dan Ekonomi Informal. Yogyakarta: Insist Press

Soegondo R. Notodisoerjo, Hukum Notarial di Indonesia: Suatu Penjelasan (Jakarta: Rajawali, 1982), hlm. 13

Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI Press, 1986, hlm. 52.

Subekti, (2000) Hukum Pembuktian (Jakarta: Pradnya Paramita), hlm. 12.

Subekti, (2008) Pokok-Pokok Hukum Perdata, Jakarta: Intermasa, 2008, hlm. 2.

Subekti, (2009) Hukum Perjanjian, Jakarta: Intermasa, 2009, hlm. 8.

Sudikno Mertokusumo, (2003). Hukum Acara Perdata Indonesia, Liberty.

Sudikno Mertokusumo, (2010) Penemuan Hukum: Sebuah Pengantar, Yogyakarta: Liberty, hlm 34

UN Women Indonesia, (2021) Laporan Pemberdayaan Perempuan dalam Kewirausahaan.

Wati, S. (2023). "Membangun Ekosistem Bisnis yang Inklusif untuk Perempuan." Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 10(4), 200-215.

Regulation:

Law Number 2 of 2014 concerning Amendments to Law Number 30 of 2004 concerning the Position of Notary, Article 1 number 1

Law Number 30 of 2004 concerning the Position of Notary

Law Number 2 of 2014 concerning Amendments to Law Number 30 of 2004 concerning the Position of Notary


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office: TABELLIUS: Journal of Law Room 2nd Floor Imam As Syafei Building Faculty of Law Universitas Islam Sultan Agung. Jln. Kaligawe KM. 4, Semarang City, Central Java, Indonesia. Phone +62 24 6583584 Fax +62 24 6582455

Phone: 024-6583584 (574)
Email : tabelius@unissula.ac.id