Authority of State Attorney in Marriage Announcement
Abstract
As a functional official, the State Attorney General is granted authority not limited to criminal matters but also to annul marriages if they do not have a permit as specified in the Marriage Law. The purpose of this study is to determine and analyze the authority of the State Attorney General in annulment of marriages. This study aims to determine and analyze the optimization of the State Attorney General's authority in annulment of marriages. This thesis is a sociological juridical type, using the Law and Case approach method, conceptual, the research specifications are descriptive analysis, data sources consist of primary and secondary data taken from primary legal materials, secondary legal materials, tertiary legal materials, data collection methods through literature studies and analysis techniques using qualitative. The research results show that the authority of the State Attorney in annulling a marriage is based on Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, KHI. The annulment of the marriage in question can be carried out by the Prosecutor based on Article 26 of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, and KHI Article 73 letter (c) that the Official authorized to annul a marriage is the Prosecutor. The Prosecutor's actions in annulling a marriage are in accordance with the theory of authority where there is attributive authority granted to the Prosecutor based on Law Number 11 of 2021 concerning Amendments to Law Number 16 of 2004 concerning the Prosecutor's Office of the Republic of Indonesia. Optimizing the authority of the State Attorney in annulling a marriage is firstly by improving special regulations, because currently operational regulations regarding the technical mechanisms of the State Attorney in filing an annulment have not been specifically regulated. Harmonization of regulations is needed so that execution in court is more focused. Second, by taking preventive measures, because optimization is not only in the form of litigation (court proceedings), but also preventive efforts through socialization and public education regarding the importance of registering marriages according to procedure. Third, collaboration between relevant agencies, where State Attorneys can enforce civil law by working with the Ministry of Religious Affairs and Religious/State Courts to minimize the occurrence of invalid marriages or underhanded marriages that are detrimental to one of the parties.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Journals:
Ahmad Supandi Patampari, Konsekuensi Hukum Pembatalan Perkawinan Menurut Hukum Islam, Al Syakhshiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan, 2(2), 2020
Al Kautsar, I., & Muhammad, D. W. Sistem Hukum Modern Lawrence M. Friedman: Budaya Hukum dan Perubahan Sosial Masyarakat dari Industrial ke Digital. Sapientia et Virtus, 7(2), 2022
Andi Iswandi, Review Pembatalan Perkawinan Yang Disebabkan Penipuan Pada Pengadilan Agama, Jurnal Hukum dan Pengkajian Islam “QONUNI”, 1(2), 2021
Atika Firdayanti, Diyan Isnaeni, Suratman, Pengajuan Pembatalan Perkawinan Oleh Jaksa Berdasarkan Kewenangan Atributif Dari Undang-Undang Perkawinan (Studi Putusan Pengadilan Agama Malang Nomor: 988/PDT.G/2021/PA.MLG), Dinamika, Volume 30 Nomor 1 Bulan Januari Tahun 2024
Defry Tirta Tulangow, Said Aneke R, Oliij Aneke Kereh, “Kewenangan Kejaksaan Republik Indonesia Sebagai Pengacara Negara Dalam Menangani Perkara Perdata”, Lex Crimen, X, No. 11, (Okt 2021)
Deni Rahmatillah & A.N Khofify, Konsep Pembatalan Perkawinan Dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1947 Dan Kompilasi Hukum Islam, Jurnal Hukum Islam, 17(2), 2017
Denny Saputra, Kurniawan, Andi Surya Perdana, dan Hendrik Murbawan, “Peran Jaksa dalam Sistem Peradilan di Indonesia”, Halu Oleo Law Review, 6, Issue 2, (September 2022)
Dwi Arini Zubaidah, Pencatatan Perkawinan Sebagai Perlindungan Hukum Dalam Perspektif Maqasid Asy Syariah, Jurnal Al-Aḥwāl, 12(1), 2019
Hanafi Arief, Perjanjian Dalam Perkawinan (Sebuah Telaah Terhadap Hukum Positif Di Indonesia, Jurnal Al’Adl, 9(2), 2017
Harpani Matnuh, Perkawinan di Bawah Tangan dan Akibat Hukumnya Menurut Hukum Perkawinan Nasional, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, Volume 6, Nomor 11, Mei 2016
I Komang Tri M.R.P, Komang Febrinayanti D., Dewa Bagus S., “Implementasi Peran Jaksa Pengacara Negara Dalam Membantu Masyarakat Untuk Menyelesaikan Perkara Perdata di Kejaksaan Negeri Buleleng””, Jurnal Ilmi Hukum Sui Generis, 5, No. 1, (Januari 2025)
Imam Faishol, Pencatatan Perkawinan Dalam Hukum Kekeluargaan Di Indonesia, Jurnal Ulumul Syar'i, 8(2), 2019
Jeferson Gerald Langkay, Kajian Hukum Pelampauan Batas Kewenangan Pejabat Administrasi Yang Bertentangan Dengan Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik Berdasarkan Undang-Undang Nomor30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan, Jurnal Lex Administratum, 11(4). 2023
Khoirul Anam, Pembatalan Perkawinan Karena Adanya Pemalsuan Identitas Suami Dalam Berpoligami, Jurnal Sikes, 1(1), 2019
Maria Alberta Liza Quintarti, et al. “Peran Jaksa dalam Hukum Perdata”, Jurnal Kolaboratif Sains, 7, No. 7, (Juli 2024)
Muhammad Yusuf, Slamet Sampurno, dan Muhammad Hasrul, “Kedudukan Jaksa Sebagai Pengacara Negara Dalam Lingkup Perdata dan Tata Usaha Negara”, Jurnal Yustika, 21, No. 2, (Des 2018)
Mukhtar, Adriansya., Ma’ruf Hafidz, “Muhammad Fachri Said. Kedudukan Jaksa Selaku Pelaksana Mewakili Negara Dalam Sistem Peradilan Pidana”, Jurnal Of Lex Generalis (JLS), 3, No. 4, (2022)
Mukmin Mukri, Pencegahan Dan Pembatalan Perkawinan, Jurnal Perspektif, 13(2), 2020
Rio Christiawan, Penetapan Pengadilan Sebagai Bentuk Upaya Hukum Pada Proses Eksekusi, Jurnal Yudisial, 11(3), 2018
Rusdaya Basri, Konsep Pernikahan Dalam Pemikiran Fuqaha, Jurnal Hukum Diktum, 13(2), 2019
Sri Rahayu, Implikasi Asas Legalitas Terhadap Penegakan Hukum Dan Keadilan, Jurnal Inovatif, 7(3), 2019
Tami Rusli, Pembatalan Perkawinan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Jurnal Pranata Hukum, 8(2), 2019
Books:
_____, Himpunan Peraturan Perundang-undangan Tentang Perkawinan, Jakarta: Akademika Pressindo, 1986
_____, Menguak Tabir Hukum (Suatu Kajian Filosofis Dan Sosiologis, Gunung Agung, Jakarta, 2002
Abdul Manaf, Aplikasi Asas Equalitas Hak dan Kedudukan Suami Istri dalam Penjaminan Harta Bersama pada Putusan Mahkamah Agung, Mandar Maju, Bandung, 2006
Abdul Manan, Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2006
Abdul Rahman Ghazali, Fiqh Munakahat, Kencana Prenada Media Group, Jakarta, 2003
Abdurrahman, Usaha-Usaha Penyempurnaan Pelaksanaan Undang-Undang Perkawinan, Sinar Grafika, Jakarta, 1999
Achmad Ali, Keterpurukan Hukum Di Indonesia, Ghalia Indonesia, Jakarta, 2002
Amir Syarifuddin, Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia, Prenada Media, Jakarta, 2007
Amirudin dan Zainal Asikin, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013
Bakri A.Rahman dan Ahmad Sukardja, Hukum menurut Islam, UUP dan Hukum Perdata/BW, PT. Hidakarya Agung, Jakarta, 1981
Bambang Sugono, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2006
Burhan Ashofa, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2004
Cik Hasan Bisri dkk, Kompilasi Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Nasional, Logos Wacana Ilmu, Jakarta, 1999
Djamaan Nur, Fiqih Munakahat, Dina Utama, Semarang, 1993
Eko Sugiarto, Menyusun Proposal Penelitian Kualitatif, Skripsi dan Tesis, Yogyakarta: Suaka Media, 2015
Hilman Hadikusuma, Hukum Perkawinan Indonesia, Menurut Perundangan, Hukum Adat, Hukum Agama, Mandar Maju, Bandung, 2007
Indroharto, Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik, dalam Paulus Efendie Lotulung, Himpunan Makalah Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik, Bandung: Citra Aditya Bakti, 1994
Indrohato, Asas-Asas Umum Pemerintahan yang baik, dalam Pauluas Efendie Lotulung, Himpunan Makalah Asas-Asas Umum Pemerintahan yang baik, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1994
J. Supranto, Metode Penelitian Hukum dan Statistik, Jakarta, PT Rineka Cipta, 2003
Jimly Asshiddiqie dalam, Dialektika Pembaruan Sistem Hukum Indonesia, Sekertaris Jenderal Komisi Yudisial Republik Indonesia, Jakarta, 2012
Kamaludin. M. Azzawaj wa Thalaq fi Fiqih Islami. Beirut: Muassasa Jami’ah. 1996
Lawrence M Friedman. American Law: An Introduction. New York: W.W. Norton & Co. 1984
Lili Rasjidi, I. B. Wyasa Putra, Hukum Sebagai Suatu Sistem, Mandar Maju, Bandung, 2003
M. Ali Hasan, Pedoman Hidup Berumah Tangga Dalam Islam, Siraja Prenada Media Group, Jakarta, 2003
Miriam Budiardjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1998
Moch. Isnaeni, Hukum Perkawinan Indonesia, PT. Refika Aditama, Bandung, 2016
Mualif Sahlany, Perkawinan dan Problematikanya, Yogyakarta, Sumbangsih Offset, 1991.
Munir Fuadi, Aliran Hukum Kritis, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2003
Mustofa Hasan, Pengantar Hukum Keluarga, Pustaka Setia, Bandung, 2011
Nur Basuki Winanrno, Penyalahgunaan Wewenang dan Tindak Pidana Korupsi, laksbang mediatama, Yogyakarta, 2008
Rachmadi Usman, Aspek-Aspek Hukum Perorangan Dan Kekeluargaan Di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta, 2006
Riduan Syahrani, Abdurrahman, , Masalah masalah hukum perkawinan di Indonesia, PT. Media Sarana Press, Jakarta, 1986
Sabiq. S. Fikih Sunnah. Jakarta: al-I’tishom. 2010
Slamet Abidin dan Aminuddin, Fiqih Munakahat II, Bandung: Pustaka Setia, 1999
Soerjono Soekanto, Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat, Jakarta: PT. Raja Grafindo, 2003
Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, UI Press, Jakarta, 1986
Subekti, Pokok-pokok Hukum Perdata, Jakarta intermasa, 1982
Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta, 2008
Syaltut, M., Ali S. Muqoronatul Madzahib fil Fiqh. Jakarta: Bulan Bintang. 1973
Taufik, Peradilan Keluarga Indonesia, dalam Hukum Keluarga dan Peradilan Keluarga di Indonesia, Mahkamah Agung RI, Jakarta, 2000
Wahyu Darmabrata dan Surini Ahlan Sjarif, Hukum Perkawinan Dan Keluarga Indonesia, Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta, 2004
Wila Chandrawila Supriadi, Hukum Perkawinan Indonesia Dan Belanda, Mandar Maju, Bandung, 2002
Wirjono Projodikoro Basyir, Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia, Sumur Bandung, Bandung, 2000
Zuhaili, W. Al Fiqhul Islami wa ‘Adilatuhu. Beirut: Daar al Fikr. 1997
Zulkarnaini Umar, Perkawinan Dalam Islam, Membangun Keluarga Sakinah, Aswaja Pressindo, Yogyakarta, 2015
Regulation:
Government Regulation Number 9 of 1975 concerning the Implementation of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage;
Law Number 1 of 1974 concerning Marriage;
Law Number 11 of 2021 concerning Amendments to Law Number 16 of 2004 concerning the Attorney General's Office of the Republic of Indonesia.
Law Number 16 of 2019 concerning Amendments to Law Number 1 of 1974 concerning Marriage;
The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia;
DOI: http://dx.doi.org/10.30659/rlj.5.3.3857-3873
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Ratio Legis Journal has been indexed in: