Legal Analysis of Criminal Supervision and its Imposal by Judges in The Criminal Justice System in Indonesia
Abstract
The reform of criminal law through Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code (KUHP) introduces criminal supervision as a principal criminal sanction oriented toward rehabilitation and social reintegration. The imposition of criminal supervision by judges requires further examination to ensure its conformity with the principles of legal certainty, justice, and the effectiveness of sentencing. Studies specifically addressing criminal supervision as a principal criminal sanction under the 2023 Criminal Code, particularly concerning the legal basis and parameters for judges in imposing such sanctions, remain relatively limited. The purpose of this research is to identify and analyze: (1) the urgency of implementing criminal supervision in the Indonesian justice system; (2) the judicial role of judges in imposing criminal supervision; and (3) the problems associated with the imposition of criminal supervision by judges within the Indonesian criminal justice system. This research employs a normative juridical approach with an analytical descriptive research specification. The data used in this research are secondary data obtained through library research, consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials. The results of the research indicate that the 2023 Criminal Code provides a legal basis for criminal supervision as an alternative to imprisonment, oriented toward rehabilitation and social reintegration. However, its implementation is not yet supported by adequate procedural provisions under the Criminal Procedure Code (KUHAP), particularly concerning the execution mechanism, the handling of violations of general and specific conditions, and the division of responsibilities of Community Supervisors. Therefore, more specific and integrated regulations are required to ensure legal certainty, clarify the respective authorities of law enforcement officials, and ensure the effective implementation of criminal supervision within the criminal justice system.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Journals:
Abd al-Wahab Khallaf, 1956. Ilm Ushul al-Fiqh. Kairo: Maktabah al- Da‟wah al-Islamiyyah.
Abdul Hakim. Maret, 2025, Analisis Yuridis Kedudukan dan Fungsi Hakim sebagai Penegak Hukum dan Keadilan (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung R.I. No. 1176 K/Pid/2007). Jurnal Ilmiah “Advokasi”, Vol. 03, No. 01.
Bagir Manan, Ali Abdurahman, Mei Susanto. Pembangunan Hukum Nasional Yang Religius: Konsepsi Dan Tantangan Dalam Negara Berdasarkan Pancasila. Jurnal Bina Mulia Hukum, Vol. 5, No. 2.
Cilvianiar Hasmanita. 2026, Overkapasitas Lembaga Pemasyarakatan sebagai Dampak Kebijakan Pemidanaan dalam Sistem Peradilan Pidana. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), Vol. 5, No. 1.
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Laporan Tahunan 2025, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
Dwi Hananta. Maret 2018, Pertimbangan Keadaan-Keadaan Meringankan dan Memberatkan dalam Penjatuhan Pidana. Jurnal Hukum dan Peradilan, Vol. 7, No. 1.
E. Fernando M. Manullang. Desember 2019. Penafsiran Teleologis/Sosiologis, Penafsiran Purposive dan Aharon Barak: Suatu Refleksi Kritis. Veritas et Justitia, Vol. 5, No. 2.
Egi Christianta Tarigan, Henry Aspan. August 2025. Dampak Overkapasitas di Lembaga Pemasyarakatan Teradap Pemenuhan Hak-Hak Narapidana di Rutan Kelas IIB Kabanjahe. Locus Journal of Academic Literature Review, Vol. 4, No. 5.
Faisal dan Muhammad Rustamaji, 2021, Pembaharuan Pilar Hukum Pidana dalam RUU KUHP, Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), Vol. 10 No. 2.
Farandi Wiryanata Putra, dkk. Januari-Juni 2025. Analisis Fiqh Siyasah Terhadap Peran Hakim Pengawasan dan Pengamatan Berdasarkan Pasal 277 j.o Pasal 280 KUHAP. Jurnal el-Qanuniy, Vol. 11, No. 1.
Gani Hamaminata, Desember 2023. Perkembangan Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia. Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS), Vol. 2, No. 4.
Hajairin, Syamsuddin, Kasmar, Gufran Sanusi. 2022, Criminal Policy Supervision in Indonesia's Criminal Law Renewal. IBLAM Law Review, Vol. 2, No. 2.
Henry Arianto. Desember 2012. Peranan Hakim dalam Upaya Penegakan Hukum di Indonesia. Lex Jurnalica, Vol. 9, No. 3.
Indra Foreman Onsu, dkk. 2019, Analisis Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Camat dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Kecamatan Kawangkoan Barat Kabuapten Minahasa. Eksekutif: Jurnal Jurusan Ilmu Pemerintahan, Vol. 3, No. 3.
Ismarini Della Purnama, dkk. Juli-Desember 2025, Peran Hakim Dalam Memberi Putusan Untuk Mewujudkan Asas Keadilan, Kepastian dan Kebermanfaatan. Jurnal el-Qanuniy: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan dan Pranata Sosial, Vol. 11, No. 2.
Johana Nababan, Darmadi, A. A., dan Ngurah Oka Yudhistira, 2025, Analis Perbandingan Pidana Bersyarat Dan Pidana Pengawasan, Jurnal Media Akademik, Vol. 3, No. 10.
Johann Koehler dan Friedrich Lösel. Januari 2025. A meta-evaluative synthesis of the effects of custodial and communitybased offender rehabilitation. European Journal of Criminology, Vol. 22, No. 1.
Karlo Nikoleishvili. Mei 2025. Prisoners’ Right to Rehabilitation: Micro and Macro Level Indicators for the Assessment of the Fulfilment of States’ Positive Obligation. German Law Journal, Vol. 26, No. 4.
Khairul Azhar, Rizky Fauzi, Fauziah Lubis. 2024. Kebijakan Hukum Pidana Sebagian Bagian Dari Kebijakan Hukum Pidana. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, Vol. 4, No. 4.
Legita & Mety Rahmawati. Juli 2018. Analisis Putusan Pidana Bersyarat dalam Kasus Penganiayaan Anak di Bawah Umur (Studi Putusan Nomor 2298/PID.SUS/2012/PN.TNG). Jurnal Adiguna Hukum, Vol. 1, No. 1.
Liwe, Immanuel Christophel. 2017. Kewenangan Hakim Dalam Memeriksa dan Memutus Perkara Pidana yang Diajukan Ke Pengadilan. Lex Crimen, Vol. 3, No. 1.
Lukman Nul Hakim dan Ryan Ramdhan. September 2021, Analisis Yuridis Kekuatan Hukum Yurisprudensi sebagai Dasar Pertimbangan Hakim dalam Memutus Tindak Pidana Perzinahan (Studi di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang). Jurnal Keadilan Progresif, Vol. 12, No. 2.
Muhammad Arafat. September 2025. Paradigma Pemidanaan Baru dalam KUHP 2023: Alternatif Sanksi dan Transformasi Sistem Peradilan Pidana Indonesia. JIH: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 2, No. 1.
Muhammad Rivaldianto, dkk. Januari 2023. Moralitas Hakim di Indonesia dalam Mewujudkan Keadilan menurut Perspektif Aristoteles. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humanioral, Vol. 1, No. 1.
N. Wickramasekera, J. Wright, H. Elsey, J. Murray. June 2015. Cost of Crime: A Systematic Review. Journal of Criminal Justice, Vol. 43, No. 3.
Nindy Putri Nur; Zulfa Efendi Eva Achjani. 2024. Sinergi atau Konflik: Pasal 2 KUHP 2023 dalam Penegakan Hukum di Indonesia. Nagari Law Review, Vol. 8, No. 2.
Rahmi Dwi Sutanti, dkk. Maret 2026. Probation in the Indonesian National Penal Code as an Alternative Sentencing to Realize Restorative Justice. Jurnal USM Law Review, Vol. 9, No. 2.
Ramadhani, G. S. Dan Arief P. Barda Nawawi, 2012, Sistem Pidana dan Tindakan Double Track System dalam Hukum Pidana di Indonesia, Diponogoro Law Journal, Vol. 1 No. 4.
Siti Nabilah Utami, dkk. 2023, Penerapan Teori Pemidanaan Oleh Hakim Terhadap Putusan Pidana Pada Perkara Narkotika. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum dan Masyarakat, Vol. 02, No. 01.
Sri Endah Wahyuningsih, 2017. Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Pidana Ditinjau dari Aspek Sosiologis. Jurnal Hukum Pro Justitia, Vol. 35, No. 1.
Tami Rusli, Daffa Kresna Gading. Juni 2025, Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Pada Gugatan Penggugat Eror in Persona Dalam Perkara Perjanjian Pembiayaan Multiguna Dengan Penyerahan Secara Fidusia. Justicia Sains: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 10, No. 01.
Teriyanti Btr, Arika Palapa, Iksan Saifudin. Juli 2024, Pidana Pengawasan dalam Perspektif Pembaharuan Hukum Pidana di Indonesia. Journal Syntax Idea, Vol. 6, No. 7.
Tommy Leonard. 2016, Pembaharuan Sanksi Pidana Berdasarkan Falsafah Pancasila dalam Sistem Hukum Pidana di Indonesia. Yustisia Jurnal Hukum, Vol. 5, No. 2.
Victory Prawira Yan Lepa, Juli-Oktober 2014. Pidana Pengawasan dalam Sistem Pemidanaan di Indonesia. Lex Administratum, Vol. II, No. 3.
Wilda Lestari, 2024. Ta’zir Crimes in Islamic Criminal Law: Definition Legal Basis Types and Punishments. Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial dan Hukum Islam, Vol. 05, No. 01.
Will Dobbie, Hans Grönqvist, et.all. June 2018. The Intergenerational Effects of Parental Incarceration. Cambridge, Massachusetts US: National Bureau of Economic Research, Working Paper No.24186.
Books:
A. Ali, 2001. Keterpurukan Hukum di Indonesia, Penyebab dan Solusinya. Ghalia Indonesia.
A.W. Munawwir, 1997, Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia, Pustaka Progresif, Surabaya.
Barda Nawawi Arief, 2006. Sari Kuliah: Perbandingan Hukum Pidana. cet.1, Rineka Cipta, Jakarta.
Chairul Huda. 2006, Dari Tiada Pidana Tanpa Kesalahan Menuju Kepada Tiada Pertanggungjawaban Pidana Tanpa Kesalahan : Tinjauan Kritis Terhadap Teori Pemisahan Tindak Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana, Kencana Prenada Media, Jakarta.
Departemen Pendidikan Nasional, 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka, Jakarta.
Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam. 1994. Ensiklopedi Islam, Cetakan II, Ichtiar Baru van Hoeve, Jakarta.
Frans Magnis Suseno. 1987. Etika Politik: Prinsip-Prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern. Gramedia Pustaka Utama.
Gladys Nadya Arianto, dkk. 2025, Penelitian Dampak dan Biaya Penanganan Tindak Pidana Narkotika di Indonesia. Cetakan Pertama, Indonesia Judicial Research Society (IJRS).
Lili Rasjidi, I.B. Wiyasa Putra, 1993. Hukum Sebagai Suatu Sistem, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Lloyd E. Ohlin and Frank J. Remington, 1993. Discretion in Criminal Justice; The Tension Between Individualization and Uniformity, State University of New York Press. Albany.
M. Marwan dan Jimmy P. 2009, Kamus Hukum, Reality Publisher, Surabaya.
M. Yahya Harahap, 2007. Pembahasan Permasalahan dan Penerapan KUHAP; Penyidikan dan Penuntutan, Sinar Grafika, Jakarta.
Nanda Agung Dewantara, 1987. Masalah Kebebasan Hakim dalam Menangani suatu Perkara Pidana. Cet. 1, Aksara Persada Indonesia, Jakarta.
Oentoeng Wahjoe, 2011. Hukum Pidana Internasional: Perkembangan Tindak Pidana Internasional dan Proses Penegakannya, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Orley Ashenfelter and David Card, 1999. Handbook of Labor Economics, 1st Edition, Volume 3A, Amsterdam: Elsevier.
P. A. Doi,1992. Tindak Pidana Dalam Syariat Islam. PT. Putra Melton, Jakarta.
Parlina, Nurasti. 2018, Manajemen Hakim di Jepang, Sekretariat Jendral Komisi Yudisial Republik Indonesia, Jakarta Pusat.
R. Saleh. 1983. Stelsel pidana Indonesia. Aksara Baru, Jakarta.
R. Soesilo. 1984. Pokok-Pokok Hukum Pidana. Penerbit Politea, Bogor.
Saipuddin Zahri, 2016. Problema Penyidikan Tindak Pidana Korupsi, Tunas Gemilang, Press Palembang.
Satjipto Rahardjo, 2006. Hukum Dalam Jagat Ketertiban, UKI Press.
Regulation:
Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code.
Law Number 20 of 2025 concerning the Criminal Procedure Code.
Law Number 48 of 2009 concerning Judicial Power.
The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia.
DOI: http://dx.doi.org/10.30659/rlj.5.3.3721-3739
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Ratio Legis Journal has been indexed in: