Impelementation of The Principle of Proportional Justice in The Policy of Criminal Punishment for Perpetrators of The Criminal Acts of Theft with Aggregation
Abstract
The implementation of the principle of proportional justice serves as a moral compass for judges in determining the severity of punishment. This principle requires that the punishment imposed not only adhere to the formal limits of the law but also be commensurate with the seriousness of the offense and take into account the subjective background of the perpetrator. This study aims to apply the principle of proportional justice in the sentencing policy for perpetrators of aggravated theft and the inhibiting factors in gathering evidence from aggravated theft by investigators based on the principle of proportional justice. The method used in this study is the sociological juridical method. The data used are primary and secondary data. Data collection uses interviews and literature studies, qualitative data analysis, and the problem is analyzed using theories of child punishment, law enforcement theory, and justice theory. The results of this study indicate that: The application of the principle of proportional justice in the sentencing policy for perpetrators of the crime of aggravated theft in the National Criminal Code (Law No. 1 of 2023) for the crime of aggravated theft (Curat) marks a fundamental transition from a rigid paradigm of retaliation to a more humane and recovery-based legal system. Through the mandate of Articles 51, 52, and 54, judges are now required to equally weigh the severity of the act, the level of culpability, and aspects of criminal individualization such as the motive and social background of the perpetrator to ensure that the sentence imposed reflects the appropriate degree of depravity.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Journals:
Damanhuri Fattah, “ Teori Keadilan Menurut John Rawls”, terdapat dalam https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/TAPIs/article/view/1589 , Diakses terakhir tanggal 12 Maret 2026 pukul 09.00 WIB.
Danel Aditia Situngkir, “Mengenal Teori Demokrasi Dan Teori Kewenangan Dalam Ilmu Hukum,” Ensiklopedia Of Journal 5, No. 4 (2023), Hal. 11.
Efendi, S., Akbar, K., & Khalidi, M. 2024. Exploring Criminal Punishments: A Comparative Review of Islamic and Indonesian Law. FUQAHA Journal of Islamic Law, 1(1), 13–22. https://aithor.com/paper-summary/exploring-criminal-punishments-a-comparative-review-of-islamic-and-indonesian-law.
Endang Sulistyowati, & H. Budi Santoso. 2019. Faktor sosial ekonomi sebagai penyebab tindak pidana pencurian. Jurnal Kriminologi Indonesia, Vol.15 No. (2), hlm. 123-137. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/rlj/article/view/50988
Fence M. Wantu, “Antinomi Dalam Penegakan Hukum Oleh Hakim”, Jurnal Berkala Mimbar Hukum, Vol. 19 No. 3 Oktober 2007, Yogyakarta: Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Hlm.395.
Firmansyah, A., Setiawan, D., Pratama, F., Marwan, T., Almanda, A., Oktarianda, S., Zulkarnen, Satrio, I., Saputra, I., Juna, A. M., & Rohman Firmansyah, A. (2024). Putusan Pengadilan Sebagai Sumber Hukum Yurispudensi. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(2), 136–146.
Hadinoto, Y. (2020). Kemiskinan dan Kriminalitas: Kajian Teoritis terhadap Hubungan Kausalitas. Jurnal Kriminologi Indonesia, 16(2), hlm, 125–137. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/rlj/article/view/50988
Hamdiyah Hamdiyah. (2024). Analisis Unsur-Unsur Tindak Pidana Pencurian: Tinjauan Hukum. Jurnal Tahqiqa Jurnal Ilmiah Pemikiran Hukum Islam, 18(1), 98–108. Https://Doi.Org/10.61393/Tahqiqa.V18i1.216, Hlm. 6
Haris, O. K. (2017). Telaah Yuridis Penerapan Sanksi Di Bawah Minimum Khusus Pada Perkara Pidana Khusus. Jurnal Ius Constituendum, 2(2), hlm. 240. https://doi.org/10.26623/jic.v2i2.663
Hukumonline, T. (N.D.). Macam-Macam Sanksi Pidana Dalam Kuhp Baru. Hukumonline.Com. Retrieved March 17, 2024, From Https://Www.Hukumonline.Com/Berita/A/Sanksi-Pidana-Kuhp-Baru-Lt64587e6795ac0/?Page=2.
Kristian, Jenis-Jenis Sanksi Pidana Yang Dapat Diterapkan Terhadap Korporasi, Jurnal Hukum Dan Pembangunan Tahun Ke-43 No.2 April-Juni 2013, https://www.digilib.unrika.ac.id/index.php?p=show_detail&id=57103
M. Abdul Kholiq dan Ari Wibowo, “Penerapan Teori Tujuan Pemidanaan dalam Perkara Kekerasan terhadap Perempuan: Studi Putusan Hakim”, Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, Vol.2, No. 23, (2016), hlm. 195-197. https://www.neliti.com/publications/84791/penerapan-teori-tujuan-pemidanaan-dalam-perkara-kekerasan-terhadap-perempuan-stu
Mochammad Fajar Gemilang, “Restorative justice sebagai Hukum Progresif oleh Penyidik Polri”, Jurnal Ilmu Kepolisian, Vol 13, Nomor 3, December 2019, hlm.227. https://jurnalptik.id/index.php/JIK/article/view/194
Nurroffiqoh, Herry Liyus, Aga Anum Prayudi, “Penanggulangan Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan”, Pampas: journal Of riminal, Vol 3 No 1, 2022, hlm 87, diakses dari https://onlinejournal.unja.ac.id/Pampas/article/view/17706
Oinike Natalia Harefa, “Ketika Keadilan Bertemu Dengan Kasih: Sebuah Studi Perbandingan Antara Teori Keadilan Menurut John Rawls Dan Reinhold Niebuhr,” Sundermann: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan 13, No. 1 (2020), Hal. 40.
Rezna Fitriawan dan R. Sugiharto, 2021, Peran Unit Reserse Kriminal Dalam Mengungkap Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Demak, Prosiding Konstelasi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) Vol.0l.No. 5, hlm. 330 https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/kimuh/article/view/17915
Rifai Muhammad, Ali Dahlan, Mahfud, Kegunaan Sidik Jari Dalam Proses Investigasi Perkara Kriminal Untuk Mengetahui Identitas Korban Dan Yang Melakukan Perbuatan Pidana, Syiah Kuala Law Jurnal, vol.3, No.3 Desember 2019, Hlm 337.
Rosana, E. 2013.Hukum dan Perkembangan Masyarakat. Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam, Vol. 9, No. (1), hlm. 99-118. https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/TAPIs/article/view/1578/0.
Sahril Fadillah, Heni Siswanto, Fristia Berdian Tamza, Ahmad Irzal Fardiansyah dan Maya Shafira, 2024, “Pertanggungjawaban Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan”, Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, Volume. 1, No.5, hlm.292.
Teguh Prasetyo. 2018. Moralitas dan realitas sosial dalam tindak pidana pencurian. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 48(4), hlm. 456-472 https://repository.unissula.ac.id/44883/1/Magister%20Ilmu%20Hukum_20302400565_fullpdf.pdf.
Yulvan Laksana Putra, 2020, Penegakan Hukum Pada Tindak Pidana Ringan (Pencurian) Di Wilayah Hukum Polres Salatiga Pada Tahun 2019, Jurnal Bedah Hukum Fakultas Hukum Universitas Boyolali, Vol. 4, No. 2, hlm.42.
Books:
Alexander, Larry dan Emily Sherwin. 2001. The Rule of the Rules: Morality, Rules, and the Dilemmas of Law. Durham and London: Duke University Press.
Amir Ilyas, 2012, Memahami Tindak Pidana Dan Pertanggungjawaban Pidana Sebagai Syarat Pemidanaan, Yogyakarta:Rangkang Education Yogyakarta & PuKAP-Indonesia.
Amiruddin, 2006, Pengantar Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Pt Raja Grafindo Persada.
Andi Hamzah. 2005. Delik-Delik Tertentu Dalam KUHP. Jakarta: Sinar Grafika.
Andrisman, Tri. 2005. Hukum Pidana. Bandar Lampung: Universitas Lampung.
Arief, Barda Nawawi. 2005. Pembaharuan Hukum Pidana Dalam Perspektif Kajian Perbandingan. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Atmasasmita, R. 2016. Hukum Kejahatan Bisnis: Teori & Praktik di Era Globalisasi. Prenada Media.
Basyir, Ahmad Azhar. 2004. Asas-Asas Hukum Mu’amalah (Hukum Perdata). Cet. Ke-2. Yogyakarta: FH UII.
Basyir, Ahmad Azhar. 2006. Ikhtisar Fikih Jinayat (Hukum Pidana Islam). Cet Ke-2. Yogyakarta: UII Press.
Bawengan, G.W. 1974. Teknik Pemeriksaan dan kasus-kasus kriminil. Pradnya Paramita. Jakarta.
Bentham, Jeremy. 2006. Teori Perundang-Undangan: Prinsip-Prinsip Legislasi, Hukum Perdata dan Hukum Pidana. Bandung: Nusamedia dan Nuansa.
Busroh, Firman Freaddy. 2016. Teknik Perundang-Undangan (Suatu Pengantar). Jakarta: Cintya Press.
Fraser, Nancy. 1997. Justice Interruptus: Critical Reflections on the “Postsocialist” Condition. New York: Routledge.
Halim, A. Ridwan. 2005. Pengantar Ilmu Hukum Dalam Tanya Jawab. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Hamzah, Andi. 1993. Sistem Pidana dan Pemidanaan Indonesia. Jakarta: PT Pradnya Paramita.
Hartono. 2010. Penyidikan dan Penegakan Hukum Pidana. Jakarta: Sinar Grafika.
Husin, Kadri dan Budi Rizki Husin. 2016. Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Hyronimus Rhiti, 2015. Filsafat Hukum Edisi Lengkap (Dari Klasik ke Postmodernisme), Ctk. Kelima, Universitas Atma Jaya, Yogyakarta.
I Ketut Adi Purnama, 2008, Transparansi Penyidik Polri, Reflika aditama, Bandung.
Ida Bagus anggapurana Pidada Dkk, 2022, Tindak Pidana dalam KUHP, Widina Bhakti Persada, Bandung.
Komariah Emong Sapardjadja, 2002, Ajaran Sifat Melawan Hukum Material dalam Hukum Pidana Indonesia; Studi Kasus tentang Penerapan dan Perkembangannya dalam Yurisprudensi, Ed. I, Cet.I, Bandung: PT Alumni.
Lamintang, P.A.F. dan Franciscus Lamintang. 2016. Dasar-Dasar Hukum Pidana di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Lamintang, P.A.F. dan Jisman Samosir. 2010. Delik-Delik Khusus: Kejahatan yang Ditujukan terhadap Hak Milik. Bandung: Nuansa Aulia.
Lubis, Hendra. 2022. Tindak Pidana Pencurian. Bandung: Refika Aditama.
M. Agus Santoso, 2014, Hukum,Moral & Keadilan Sebuah Kajian Filsafat Hukum, Ctk. Kedua, Kencana, Jakarta.
M. Ali Zaidan, 2015, Menuju Pembaruan Hukum Pidana, Jakarta: Sinar Grafika.
M. Yahya Harahap, 2009, Pembahasan Permasalahan Dan Penerapan KUHAP: Penyidikan Dan Penuntutan, Jakarta: Sinar grafika.
Mahrus Ali, 2011, Dasar-Dasar Hukum Pidana, Sinar Grafika, Jakarta.
Moeljatno, 2008, Asas-asas Hukum Pidana, Jakarta: Rineka Cipta.
Moeljatno. 1993. Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: PT Rineka Cipta. (Edisi Cet. 9, 2015 dan 2018).
Mudzakir. 2008. Perencanaan Pembangunan Hukum Nasional Bidang Hukum Pidana dan Sistem Pemidanaan (Politik Hukum dan Pemidanaan). Jakarta: Departemen Hukum dan HAM BPHN.
Mukti Fajar Dan Yulianto Achmad, 2010, Dualisme Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Muladi dan Barda Nawawi Arief, 2005, Teori-Teori dan Kebijakan Pidana, alumni, Bandung.
Muladi dan Barda Nawawi Arief. 2010. Teori-Teori dan Kebijakan Pidana. Cet. 4. Bandung: Alumni.
Muladi, 1995, Kapita Selekta Sistem peradilan Pidana, Undip, Semarang.
Muladi. 1995. Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Muslich, Ahmad Wardi. 2005. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika.
Nasution, Muhammad Syukri Albani. 2017. Hukum Dalam Pendekatan Filsafat. Cet. Kedua. Jakarta: Kencana.
P.A.F. Lamintang, 1984, Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia, Bandung: Sinar Baru.
Pangaribuan, Luhut M.P. 2023. Hukum Acara Pidana. Jakarta: Sinar Sinanti.
Perdanakusuma, Musa. 1984. Bab-Bab tentang Kedokteran Forensik. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Prasetyo, Teguh. 2013. Hukum Pidana. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Prodjodikoro, Wirjono. 2023. Tindak-Tindak Pidana Tertentu di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.
Reksodiputro, Mardjono. 1993. Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Sabiq, Sayyid. 2006. Fiqih Sunnah. Jakarta: Pena Pundi Aksara.
Samosir Djisman, Fungsi Pidana Penjara Dalam Sistem Pemidanaan di Indonesia, Bina Cipta.
Samosir, Djisman. 2012. Fungsi Pidana Penjara Dalam Sistem Pemidanaan di Indonesia. Bandung: Bina Cipta.
Santoso, M. Agus. 2014. Hukum, Moral & Keadilan: Sebuah Kajian Filsafat Hukum. Cet. Kedua. Jakarta: Kencana.
Santoso, Topo. 2003. Membumikan Hukum Pidana Islam: Penegakan Syari’at dalam Wacana dan Agenda. Jakarta: Gema Insani Press.
Sapardjadja, Komariah Emong. 2002. Ajaran Sifat Melawan Hukum Material Dalam Hukum Pidana Indonesia. Bandung: PT Alumni.
Shant, Dellyana. 1998. Konsep Penegakan Hukum. Jakarta.
Sitompul, DPM dan Abdussalam. 2007. Sistem Peradilan Pidana. Jakarta: Restu Agung.
Soejono Soekamto Dan Sri Mamudi, 1995, Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat, Jakarta: Pt.Raja Grafindo Persada.
Soejono Soekamto, 1986,Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: Ui Press.
Soekanto, Soerjono. 1981. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: Universitas Indonesia.
Soekanto, Soerjono. 2004. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Cet. Kelima. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Soesilo, R. 1988. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Komentar-Komentarnya Pasal Demi Pasal. Bogor: Politea.
Suarni, S., et al. 2024. Buku Referensi Hukum Pidana: Teori Komprehensif. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Sudarsono. 2001. Pengantar Ilmu Hukum. Cet. III. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Sudarto. 1990. Hukum dan Hukum Pidana. Bandung: Alumni.
Sudarto. 2010. Kapita Selekta Hukum Pidana. Cet. 4. Bandung: Alumni.
Suggono, Dendy. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Suharto dan Junaidi Efendi. 2010. Panduan Praktis Bila Menghadapi Perkara Pidana. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Sumadi Suryabrata, 1998, Metodologi Penelitian, Jakarta: Raja Gofindo.
Sunarso, S. 2022. Viktimologi Dalam Sistem Peradilan Pidana. Jakarta: Sinar Grafika.
Teguh Prasetyo, 2013, Hukum Pidana, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Wantu, Fence M., dkk. 2010. Cara Cepat Belajar Hukum Acara Perdata. Cendekia.
Wibowo, Kurniawan Tri. 2020. Hukum Dan Keadilan. Depok: Papas Sinar Sinanti.
Regulation:
Criminal Procedure Code;
Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code;
Law Number 2 of 2002 concerning the Republic of Indonesia National Police;
The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia;
DOI: http://dx.doi.org/10.30659/rlj.5.2.%25p
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Ratio Legis Journal has been indexed in: