Criminal Responsibility of Perpetrators of Prepared Murder Based on Article 49 of The National Criminal Code (Law Number 1 of 2023)
Abstract
Study This study discusses the criminal liability of perpetrators of premeditated murder based on Article 459 of the National Criminal Code (KUHP Nasional) and the principles of Islamic criminal law, particularly the concepts of qiṣāṣ and diyah. The focus of the study lies in the analysis of the elements of intent, planning, and the perpetrator's capacity to be responsible in both legal systems. The research method is normative-juridical with a doctrinal approach through the study of literature, legislation, and legal doctrine. The results of the study indicate that the National Criminal Code emphasizes the perpetrator's awareness and free will (mens rea), while Islamic criminal law emphasizes intention (al-qaṣd) as well as the perpetrator's moral and intellectual capacity. Both legal systems share the principle that criminal responsibility is personal and requires an evaluation of the perpetrator's awareness, intent, and capacity before sentencing. This study concludes that integrating humanitarian values, substantive justice, and moral-religious principles into criminal law enforcement can strengthen the legitimacy and effectiveness of national legal systems.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Books:
Al-Syatibi. (2003). Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari’ah (Jil. II). Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.
Al-Zuḥaylī, W. (1989). Al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuh (Juz VI). Damaskus: Dār al-Fikr.
Andi Hamzah. (2014). Asas-asas hukum pidana. Jakarta: Rineka Cipta.
Arif Gosita. (2009). Masalah korban kejahatan. Jakarta: Akademika Pressindo.
Arif, B. N. (2019). Pembaharuan hukum pidana dalam perspektif Pancasila. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.
Audah, A. Q. (1992). Al-Tashrī‘ al-Jinā’ī al-Islāmī (Vol. 1). Beirut: Dār al-Kitāb al-‘Arabī.
Audah, A. Q. (1992). Al-Tashrī‘ al-Jinā’ī al-Islāmī (Vol. 2). Beirut: Dār al-Kitāb al-‘Arabī.
Barda, N. A. (1993). Asas-asas hukum pidana. Jakarta: Prenada Media.
Barda, N. A. (2002). Pokok-pokok hukum pidana. Jakarta: Kencana.
Barda, N. A. (2010). Tujuan dan pedoman pemidanaan. Semarang: BP UNDIP.
Barda, N. A. (2011). Penelitian hukum pidana. Jakarta: Rajawali Pers.
Barda, N. A. (2013). Bunga rampai kebijakan hukum pidana. Jakarta: Kencana.
Barda, N. A. (2016). Bunga rampai kebijakan hukum pidana. Jakarta: Kencana.
Barda, N. A. (2018). Reformasi hukum pidana Indonesia. Jakarta: Kencana.
Hiariej, E. O. S. (2016). Prinsip-prinsip hukum pidana. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka.
Hiariej, E. O. S., & Santoso, T. (2025). Anotasi KUHP Nasional. Depok: Rajawali Pers.
Lamintang, P. A. F. (2010). Delik-delik khusus kejahatan terhadap nyawa, tubuh, dan kesehatan. Bandung: Sinar Grafika.
Lamintang, P. A. F. (2010). Delik-delik khusus. Bandung: Sinar Grafika.
Moeljatno. (2008). Asas-asas hukum pidana. Jakarta: Rineka Cipta.
Muladi. (2015). Kapita selekta sistem peradilan pidana. Semarang: BP UNDIP.
Mulyadi. (2014). Putusan hakim dalam hukum pidana. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Roeslan Saleh. (2012). Perbuatan pidana dan pertanggungjawaban pidana. Jakarta: Aksara Baru.
Roeslan Saleh. (2012). Pertanggungjawaban pidana. Jakarta: Aksara Baru.
Roxin, C. (2006). Strafrecht: Allgemeiner Teil. München: C.H. Beck.
Roxin, C. (2006). Täterschaft und Tatherrschaft. Berlin: De Gruyter.
Soponyono, E. (2017). Hukum pidana. Semarang: BP UNDIP.
Soponyono, E. (2018). Analisis mens rea dalam KUHP (tidak diterbitkan).
Sri Endah. (2015). Hukum pidana Islam: Perspektif nilai moral dan keadilan. Semarang: Fakultas Hukum.
Sudarto. (2009). Hukum pidana I. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.
Sudarto. (2013). Hukum pidana dan perkembangan masyarakat. Bandung: Sinar Baru.
Unissula, A. (2018). Hukum pidana Indonesia: Dimensi kesengajaan dan kelalaian. Semarang: UNISSULA Press.
Unissula, A. (2020). Pertanggungjawaban pidana: Teori dan praktik. Semarang: UNISSULA Press.
Unissula, B. (2019). Pelaku tindak pidana dan kapasitas hukum. Semarang: UNISSULA Press.
Unissula, C. (2018). Faktor mental dalam hukum pidana. Semarang: UNISSULA Press.
Unissula, C. (2019). Rehabilitasi dan reintegrasi dalam hukum pidana. Semarang: UNISSULA Press.
Wahyuningsih, S. E. (2019). Pemidanaan dan keadilan substantif dalam hukum pidana. Bandung: Refika Aditama.
Wahyuningsih, S. E. (2021). “Pertanggungjawaban pidana dan unsur subjektif: Perspektif nilai religius.” Jurnal Khaira Umma, 18(2), 89–95.
Regulation:
Republic of Indonesia. (2023). Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code. State Gazette of the Republic of Indonesia 2023 Number 1, Articles 36, 38–40, 38–44, 42–44, 44, 459, 59.
DOI: http://dx.doi.org/10.30659/rlj.5.2.%25p
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Ratio Legis Journal has been indexed in: