The Effectiveness of the Integrated Criminal Justice System for Inmates at the Class 1 Semarang State Detention Center

Agung Pratomo

Abstract


This research is rooted in a fundamental paradigm shift within the Indonesian penal system, moving from retribution toward rehabilitation and social reintegration, as mandated by Law Number 22 of 2022 concerning Corrections. This study focuses on evaluating the effectiveness of the Integrated Criminal Justice System (SPPT) in guaranteeing the fulfillment of the rights of Correctional Inmates (WBP) at the Class I State Prison (Rutan) in Semarang. This evaluation is crucial to map the discrepancy between ideal legal norms (Das Sollen) and actual implementation practices (Das Sein), particularly regarding obstacles in granting integrative rights due to the stringent requirements under Government Regulation (PP) Number 99 of 2012 for perpetrators of serious crimes. This study aims to analyze in depth the effectiveness of SPPT implementation regarding the fulfillment of inmates' rights at the Class I State Prison in Semarang, as well as to identify multifactorial constraints that significantly affect the operational effectiveness of the system. This research utilizes an empirical juridical approach with descriptive-analytical specifications. The results regarding the effectiveness of the Integrated Criminal Justice System (SPPT) implementation at the Class I State Prison in Semarang indicate significant positive achievements within the framework of fulfilling essential basic rights for Correctional Inmates (WBP), supported by a favorable officer-to-inmate ratio and the availability of adequate care facilities, thereby demonstrating compliance with the mandate of Law Number 22 of 2022. However, the overall effectiveness of the system is hindered by substantial structural constraints, particularly in the case of progressive integrative rights such as Remission and Parole. It is recommended to pursue aggressive technology integration to accelerate cross-sectoral data coordination and simultaneously improve the professional qualifications of internal HR. This step aims to ensure that rehabilitation documentation becomes a solid and objective foundation for releasing decision-making, thereby prioritizing the restoration of human dignity over mere procedural rigidity.


Keywords


Correctional; Criminal; Effectiveness; Integrated; Justice.

Full Text:

PDF

References


Journals:

Adiansyah, dkk. “reaktualisasi konsep recht idee gustav radbruch sebagai fondasi hukum progresif indonesia.” Sentri: jurnal riset ilmiah 5, no. 1 (januari 2026).

Afrizal, r., kurniawan, i., & wahyudi, f. "relevansi pelayanan tahanan dalam sistem pemasyarakatan terhadap tujuan pemasyarakatan (tinjauan perubahan undang-undang pemasyarakatan)." masalah-masalah hukum 53, no. 1 (2024).

Ashri, abdul munif. “ratifikasi indonesia terhadap konvensi anti-penghilangan paksa (icpped): catatan tentang keselarasan norma dan prospek pembaruan hukum.” Undang: jurnal hukum 6, no. 1 (2023).

Atqiya, a. N., nasoha, a. M. M., putri, e. H., prameswati, n. M., & purnamasari, s. D. I. D. "perlindungan hak warga negara dalam negara demokrasi: perspektif konstitusional dan hak asasi manusia." jurnal pendidikan dan kewarganegara indonesia 2, no. 2 (2025).

Barama, m. "model sistem peradilan pidana dalam perkembangan." jurnal ilmu hukum 3, no. 8 (2016).

Nandika, rio budi and nurlely darwis. “pelaksanaan cuti bersyarat bagi narapidana di lapas kelas 1 cipinang (periode 1 januari 2024 s/d 30 juni 2024).” Lex progressium: jurnal kajian hukum dan perkembangan hukum 1, no. 2 (agustus 2024).

Novita, ria ayu, agung basuki prasetyo, suparno. "efektivitas pelaksanaan undang-undang nomor 2 tahun 1960 tentang perjanjian bagi hasil tanah pertanian (tanah kering) di desa bringin, kecamatan bayan, kabupaten purworejo." diponegoro law journal 6, no. 2 (2017).

Nuryadi, deni. "pencarian, pembebasan dan pencerahan." jurnal hukum progresif 1, no. 1 (t.th).

Perdana, rizky nanda, muhammad junaidi, dan diah sulistyani ratna sediati. “reposisi kebijakan lembaga pemasyarakatan dalam meminimalisir kelebihan kapasitas narapidana.” Jurnal juridisch 1, no. 3 (november 2023).

Poluan, junivan christian, debby t. Antow, dan lusy k.f.r. Gerungan. “analisis yuridis reintegrasi sosial dalam sistem pemasyarakatan berdasarkan undang-undang nomor 22 tahun 2022 tentang pemasyarakatan.” Lex privatum 14, no. 2 (september 2024).

Pratama, rezky dan iyah faniyah. “pemberian remisi terhadap narapidana korupsi dalam perspektif hak asasi manusia.” Ekasakti legal science journal 2, no. 2 (april 2025).

Putra, bahrudin agung permana, paham triyoso. "peranan kejaksaan dalam melakukan pengawasan terhadap narapidana yang memperoleh pembebasan bersyarat (studi di kejaksaan negeri malang)." jurnal fakultas hukum universitas brawijaya (t.th).

Putri Ayu Arumsari dan Harmanto, “Strategi Pembinaan Warga Negara Yang Baik di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Lamongan” (Jurnal Kajian Moral dan Kewarganegaraan, Vol 7, No. 2, 2019), hlm. 58.

Rahardjo, satjipto. "hukum progresif: hukum yang membebaskan." jurnal hukum progresif 1, no. 1 (april 2005).

Rahman, doris, santoso budi nu, dan widya daniswara. “fungsi lembaga pemasyarakatan dalam pembinaan narapidana di lembaga pemasyarakatan.” Widya pranata hukum 3, no. 2 (september 2021).

Rusli dan faisal. “efektivitas pembinaan narapidana pada lembaga pemasyarakatan kelas iib lhoksukon.” Jurnal suloh: fakultas hukum universitas malikussaleh 13, no. 2 (oktober 2025).

Books:

Adi, rianto. Metodologi penelitian sosial dan hukum. Jakarta: granit, 2004.

Al atok, rosyid. Negara hukum indonesia. Malang: unit pelaksana teknis pusat pengkajian pancasila, universitas negeri malang, 2016.

Anwar, yesmil & adang. Sistem peradilan pidana (konsep, komponen & pelaksanaannya dalam penegakan hukum di indonesia). Bandung: widya padjadjaran, 2011.

Arief, barda nawawi. Kebijakan hukum pidana. Bandung: pt. Citra aditya bakti, 2002.

Chandra, tofik yanuar dan hajairin. Kebijakan sistem peradilan pidana terpadu berbasis teknologi informasi (sppt-ti) sebagai upaya pemberantasan korupsi. 2023.

Diantha, i made pasek. Metodologi penelitian hukum normatif dalam justifikasi teori hukum. Jakarta: kencana, 2016.

Regulation:

The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia (UUD NRI 1945).

Law Number 22 of 2022 concerning Corrections.

Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 99 of 2012 concerning the Second Amendment to Government Regulation Number 32 of 1999 concerning the Requirements and Procedures for the Implementation of the Rights of Correctional Inmates.

Regulation of the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia Number 8 of 2024 concerning the Implementation of Security and Order in Correctional Work Units.

Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code.

New Criminal Procedure Code (KUHAP).

Other regulations/policies.

Etc:

Arief, barda nawawi. “kepolisian dalam perspektif kebijakan kriminal dan sistem peradilan pidana.” Makalah seminar nasional polisi indonesia iii, universitas diponegoro, semarang, 22-23 october 1998.

Muliadi, ahmad. “makalah politik hukum.” Makalah perkuliahan sap s-2, universitas jayabaya, jakarta, 2012.

Reksodiputro, mardjono. “sistem peradilan pidana indonesia (melihat kepada kejahatan dan penegakan hukum dalam batas-batas toleransi).” Pidato pengukuhan penerimaan jabatan guru besar tetap dalam ilmu hukum pada fakultas hukum universitas indonesia, jakarta, 1993.

Veriati, acik. Dasar-dasar asesmen risiko dan kebutuhan: modul pelatihan pejabat fungsional pembimbing kemasyarakatan pertama. Depok: pusat pengembangan diklat fungsional dan ham bpsdm hukum dan ham, 2019.

Wulandari, s. "reintegrasi sosial dalam sistem pemasyarakatan sebagai visi pemidanaan dalam hukum nasional." dalam prosiding seminar nasional teknologi dan multidisiplin ilmu (semnastekmu), vol. 3, no. 2, 26-36, december 2023.

Yuliani, putri anisa. "program pembinaan kemandirian di lembaga pemasyarakatan terbuka kelas iib jakarta." skripsi, universitas islam negeri syarif hidayatullah, jakarta, 2014.

Internet:

Admin Kemenkumham Jateng. “Sambangi Rutan Kelas I Semarang, Stafsus Menkumham RI Tegaskan Untuk Segera Lengkapi Fasilitas.” Kantor Wilayah Kementerian Hukum RI Provinsi Jawa Tengah, 26 March 2024. https://jateng.kemenkum.go.id/component/content/article/sambangi-rutan-kelas-i-semarang-stafsus-menkumham-ri-tegaskan-untuk-segera-lengkapi-fasilitas (diakses pada 12 Januari 2026).

Cahya, Cun. “Rutan Kelas 1 Semarang akan Pertahankan Satu Bangunan Peninggalan Kolonial Belanda untuk Gereja dan Vihara.” Suara Merdeka, 24 September 2024. https://www.suaramerdeka.com/semarang-raya/p-0413083167/rutan-kelas-1-semarang-akan-pertahanan-satu-bangunan-peninggalan-kolonial-belanda-untuk-gereja-dan-vihara (Accessed on 12 January 2026).

Dörr, Oliver. ‘Detention, Arbitrary’, Max Planck Encyclopedia of Public International Law [MPEPIL] (June 2021). https://opil.ouplaw.com/display/10.1093/law:epil/9780199231690/law-9780199231690-e776 (Accessed on 24 February 2026).

Nugraha, M. R. “Hak-hak Tahanan dan Narapidana yang Harus Dipenuhi.” Hukumonline, 12 January 2026. https://www.hukumonline.com/klinik/a/hak-hak-tahanan-dan-narapidana-yang-harus-dipenuhi-lt527139e23a0ca/

Topan, Rendra. “Hak dan Kewajiban Anak yang Berkonflik dengan Hukum dan Anak Binaan.” Hukum Positif Indonesia, 12 May 2023. https://rendratopan.com/2023/05/12/hak-dan-kewajiban-anak-yang-berkonflik-dengan-hukum-dan-anak-binaan/.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/rlj.5.2.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Ratio Legis Journal has been indexed in: