PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SDN KALIGAWE
DOI:
https://doi.org/10.30659/kontinu.9.2.456-466Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Matematika kelas IV di SDN Kaligawe. Model pembelajaran Make A Match merupakan salah satu model kooperatif yang menekankan aktivitas mencari pasangan kartu soal dan jawaban untuk meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui pemberian pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan SPSS, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05 sehingga hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model Make A Match terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Rata-rata nilai pretest sebesar 55 meningkat menjadi 80 pada posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Make A Match pada materi Piktogram dalam pembelajaran IPAS lebih efektif dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Kaligawe.Referensi
Berpikir, K., Siswa, K., & Sman, D. I. (2021). 1* , 1 , 2 2 *. 4(1), 30–37.
Facione, P. A. (2020). Critical thinking: What it is and why it counts (Updated ed.). Insight Assessment
Fisher, A. (2019). Critical thinking: An introduction (2nd ed.). Cambridge University Press.
Huda, M. (2019). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Pustaka Pelajar.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian pembelajaran matematika sekolah dasar. Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek.
OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing.
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing.
Partnership for 21st Century Learning. (2019). Framework for 21st century learning definitions. Battelle for Kids
Program, P., Pendidikan, S., Sekolah, G., & Sania, K. M. (2024). Program studi pendidikan guru sekolah dasar fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas islam sultan agung 2024.
Rahmasari, D., & Nuriadin, I. (2022). Pengaruh Model Make A Match pada Topik Bangun Datar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di Sekolah Dasar. 6(5), 7815–7821.
Rusman. (2022). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru (Edisi revisi terbaru). Rajawali Pers.
Slavin, R. E. (2020). Educational psychology: Theory and practice (13th ed.). Pearson Education.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sundayana, R. (2020). Statistika penelitian pendidikan. Alfabeta.
Susanto, A. (2021). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Kencana.
Woolfolk, A. (2021). Educational psychology (14th ed.). Pearson.
Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2020). Landasan bimbingan dan konseling. Remaja Rosdakarya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors retain the copyright and and full publishing rights without restrictions and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.






