Reconstruction of Sentencing for Public Officials Committing Corruption Crimes Based on Restorative Governance in the Perspective of Ta‘zīr
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agung, I. G. A. N., Sh, M., & Simon Nahak, S. H. (2025). Kajian Yuridis Tentang Pemberatan Tindak Pidana Korupsi Dan Strategi Pencegahan Analisis Komprehensif Dalam Sistem Hukum Indonesia. Dira Media Kreasindo.
Assaidi, A. I. A. (2025). Konvergensi Hukum Jinayah Islam dan Hukum Pidana Modern: Telaah Normatif dan Praktis. Jurnal Al-Nadhair, 4(01), 42–54.
Braithwaite, J. (2016). Restorative justice and responsive regulation: The question of evidence. RegNet Research Paper, 2016/51.
Dewi, R. C., & Murdiana, E. (n.d.). Strategi Reformasi Sistem Hukum.
Fajarwati, R. A. (2025). Rekonstruksi Sistem Pemidanaan Berbasis Nilai Universal Hukum Islam Dalam Implementasi KUHP 2023. Jurnal Hukum Sasana, 11(2), 404–416.
Kafrawi, T. S. H. M., Azis, M. I., & Fikri, M. (2025). Korupsi Sebagai Extraordinary Crime: Telaah Maqāṣid Al-Syarī ‘Ah dan Implementasi Sanksi Ta ‘Zīr dalam Hukum Islam. Jurnal Tana Mana, 6(3), 226–234.
Khobid, M., & Gunarto, G. (2018). Analisa Kebijakan Formulasi Hukum Pidana Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Hukum Khaira Ummah, 13(1), 37–44.
Luntungan, N. G., Rusdi, M., & Sierrad, M. Z. (2023). Asas Praduga Tak Bersalah Dalam Hukum Pidana: Refleksi Hak Asasi Manusia. Juris Humanity: Jurnal Riset Dan Kajian Hukum Hak Asasi Manusia, 2(2), 63–76.
Mutakin, A., Firdaus, S. S., Nurhadi, S., Ghufron Maksum, M. H., Thalhah, S. A., Adnan, M., Fauzi, H. U., Shabah, M. A. A., Ghosiyah, E., & Uyuni, B. (2022). Teori-Teori Hukum Islam (Aplikasi Kontekstual di Indonesia). Publica Indonesia Utama.
Pramita, S. A. (2025). Penerapan restorative justice dalam penologi modern: Alternatif pemidanaan di era reformasi hukum. Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik| E-ISSN: 3031-8882, 2(2), 899–912.
Puanandini, D. A., Maharani, V. S., & Anasela, P. (2025). Korupsi sebagai kejahatan luar biasa: Analisis dampak dan upaya penegakan hukum. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan Dan Hukum, 4(1).
Quratuainniza, H. S., Sahwahita, P. N., Paramesti, N. Z., Azzahra, E. A., & Triadi, I. (2026). Keadilan sebagai Basis Moral Hukum: Analisis Filsafat dan Relevansinya bagi Sistem Hukum Indonesia. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 4(1), 155–168.
Ratnayutika, N. P. (2025). Reconstructing Criminal Policy on Asset Recovery: A Comparative Study of Anti-Corruption Enforcement in Indonesia and Nigeria: Merekonstruksi Kebijakan Pidana dalam Pemulihan Aset: Studi Perbandingan Penegakan Hukum Anti-Korupsi di Indonesia dan Nigeria. Academia Open, 10(2), 10–21070.
Rinanti, P., & Prasetyo, H. (2025). Model Pemidanaan Korporasi Berbasis Efek Jera dalam Kasus Korupsi di Indonesia. JURNAL USM LAW REVIEW, 8(3), 2371–2386.
Ropiah, S., & SH, M. (2026). DARURAT KORUPSI: Membaca Krisis Integritas dan Jalan Keluar bagi Indonesia. Goresan Pena.
Sabadina, U. (2025). Sanksi Tindakan Dalam Hukum Pidana di Indonesia Perspektif Teori Relatif. UIR Law Review, 9(2), 13–25.
Sihombing, L. A. (2024). Restorative justice, kejahatan, hukuman, dan peradilan pidana: Sebuah analisis kesejarahan, peluang dan tantangan. UNES Law Review, 6(3), 8902–8911.
Sine, J. A., Manuain, O. G., & Fanggi, R. A. (2025). Penerapan Pidana Tambahan Berupa Uang Pengganti Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Mantan Bupati Kabupaten Kupang Ibrahim Agustinus Medah (Putusan No. 78/Pid. Sus-TPK/2021/PN. KPG). Artemis Law Journal, 2(2), 570–582.
Sulistiyawati, E., & Rahmah, S. (2025). Jarimah Ta’jir Menurut Perspektif Hukum Pidana Islam. Ahsan: Jurnal Ilmiah Keislaman Dan Kemasyarakatan, 191–201.
Supriyanto, Supanto;, & Hartiwiningsih. (2017). Redefinisi Unsur “yang Dapat Merugikan Keuangan (Perekonomian) Negara” dalam Tindak Pidana Korupsi,. Jurnal Amanna Gappa Fakultas Hukum Universitas Hassanuddin, 25(2), 7–18.
Sutanti, R. D. S., Simamora, J. T. M., Al Karima, P. Z., & Aryaputra, M. I. (2026). Pidana Pengawasan dalam KUHP Nasional Sebagai Alternatif Pemidanaan Berbasis Keadilan Restoratif. JURNAL USM LAW REVIEW, 9(2), 1042–1062.
Syari, F. (2025). TINDAK PIDANA PELAKU KORUPSI PERSPEKTIF MUHAMMAD SYAHRUR (Studi Amar Putusan Hakim Nomor: 70/Pid. Sus-TPK/2024/PN. Jkt. Pst Tentang Kasus Korupsi). Universitas Islam Indonesia.
Weenas, A. H. P. N. (2024). Efektivitas Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi Sebagai Alat Rekayasa Sosial. Jurnal Yustika: Media Hukum Dan Keadilan, 27(01), 24–41.
Wibowo, H. H., Rizalqi, D. F., & Yani, S. H. (2021). Pengaruh revisi undang-undang kpk dalam kegiatan pemberantasan korupsi di Indonesia. Jurnal Sosial Dan Sains, 1(8), 943–950.
Wicaksono, Y. P., & Mahipal, M. (2025). Eksistensi Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Nasional Indonesia: Peluang Dan Tantangan. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(3), 2138–2151.
Widiartana, G. (2017). Paradigma Keadilan Restoratif Dalam Penanggulangan Kejahatan Dengan Menggunakan Hukum Pidana. Justitia et Pax, 33(1).
DOI: http://dx.doi.org/10.30659/ldj.8.2.1042-1056
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Law Development Journal has been indexed by:
Editorial Office: RUMAH JURNAL FH UNISSULA (RJFHU) 2nd Floor, Faculty of Law Universitas Islam Sultan Agung. Jln. Kaligawe KM. 4, Semarang City, Central Java, Indonesia.
Email: ldj@unissula.ac.id
LAW DEVELOPMENT JOURNAL (eISSN : 2747-2604), This work is licensed under a Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0).















