Perdebatan “Suara Perempuan†dalam Tatanan Moralitas Hukum: Tanggapan untuk Bernard L. Tanya

Rian Adhivira Prabowo

Abstract


Tahap moralitas Lawrence Kohlberg dan penggunaanya dalam Hukum Progresif sebagaimana diungkapkan oleh Bernard L. Tanya perlu untuk dieksplorasi lebih dalam. Penggunaan tahapan moral tersebut melupakan satu pertanyaan besar bahwa suara perempuan dalam tatanan moral Kohlberg akan kesulitan dalam mencapai fase ketiga, yaitu fase awal dalam tingkat kedua moral konvensional. Tatanan moralitas yang hierarkis tersebut dapat digunakan dalam tatanan moralitas hukum beresiko membuat hukum sedari awal telah bersifat hierarkis, yaitu maskulin. Rekonstruksi pola berpikir mengenai tatanan moralitas hukum yang timpang tersebut kemudian mutlak diperlukan. Paper ini mengeksplorasi lebih jauh perdebatan moralitas Kohlberg untuk kemudian mengelaborasikannya dengan kebutuhan empiris suara perempuan dalam penegakan hukum.

Kata Kunci: Etika Kepedulian, Etika Keadilan, Suara Perempuan.


References


Brian Z. Tamanaha, 2006, Law as a Means to an End, Cambridge University Press, USA.

Carol Gilligan, 1993, In A Different Voice, Psychological Theory and Women’s Development, Harvard University Press. Cambridge, Massachussetts & London.

Catherine Mackinnon, 1987, Difference and Dominance dalam Catherine Mackinnon. Feminism Unmodified, Discourse on Life and Law, Harvard University Press, Cambridge, Massachussets, and London.

Catherine MacKinnon, 1993, Feminism, Marxism, Method and the State : Toward Feminist Jurispridence dalam Kelly Weisberg, Feminist Legal Theory Foundations, Temple University Press, Philadelphia.

Dennis Patterson (ed), 2010, A Companion to Philosophy of Law and Legal Theory, Wiley-Blackwell.

Frans Magnis Suseno, 2005, Pijar-Pijar Filsafat dari Gathloco ke Filsafat Perempuan, dari Adam Muller ke Postmodernisme, Kanisius, Yogyakarta.

_______, 1992, Filsafat Sebagai Ilmu Kritis, Kanisius, Yogyakarta.

Janice McLaughlin, 2003, Feminist Social and Political Theory, Contemporary Debates and Dialogues, PalgraveMacmillan, New York.

K. Bertens, 2011, Etika, Gramedia, Jakarta.

Mahfud MD, dll, 2013, Dekonstruksi dan Gerakan Pemikiran Hukum Progresif, Thafa Media & Konsorsium Hukum Progresif UNDIP, Semarang.

Satjipto Rahardjo, 2006, Membedah Hukum Progresif, Kompas, Jakarta.

_______, 2004, Ilmu Hukum, Citra Aditya Bakti, Bandung.

Sigmund Freud, 2010, Female Sexuality dalam Ivan Smith (ed). Sigmund Freud Complete Works, Tanpa Penerbit.

_______, 2001, Totem and Taboo, Routledge, London & New York.

Simone de Beauvoir, 1956, The Second Sex, Jonathan Cape, London.




DOI: http://dx.doi.org/10.26532/jh.v29i1.333

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Jurnal Hukum Indexed by :

google_scholar onesearch garuda crosref onesearch sinta sinta scopus
Jurnal Hukum
   
Faculty of Law, UnissulaCopyright of Jurnal Hukum
Jalan Kaligawe Raya KM.4, Terboyo Kulon, Genuk,ISSN 1412-2723 ( Print )e-ISSN 2723-6668 ( Online )
Semarang, Central Java, Indonesia, 50112