Legal Validity of Electronic Documents Derived from Deeds of Granting Mortgage Rights
Abstract
This study examines the legal status and validity parameters of electronic documents derived from the Deed of Granting Mortgage Rights (APHT) within the Electronically Integrated Mortgage Rights Service (HT-el). The study uses a normative juridical method with a statutory approach and a descriptive-analytical specification. Primary, secondary, and tertiary legal materials are examined through qualitative legal analysis, while an interview with an official of the Cirebon Regency Land Office is used as supporting information concerning document examination in practice. The results show that an electronic document derived from an APHT functions as a representation and service requirement rather than as a new deed created entirely electronically. Its validity in HT-el depends on the authenticity of its origin, the authority of the submitting party, integrity, completeness, readability, availability, data conformity, security, and traceability. The Cirebon Regency Land Office examines the electronic document and the draft Electronic Mortgage Rights Certificate before approval. If the documents are incomplete or inconsistent, the PPAT and/or creditor may correct them within the prescribed service period. Failure to correct them results in cancellation of the application and means that the Mortgage Right has not arisen. The study concludes that legal certainty depends on accurate document conformity, careful examination, and a clear allocation of responsibilities among PPATs, creditors, and the Land Office.
Full Text:
PDFReferences
Journals:
Abdillah, Satrio. (2023). “Batasan Kewenangan dan Tanggung Jawab Notaris-PPAT dalam Edukasi Prosedur Pembuatan Akta Otentik Ditinjau dari Pasal 51 KUHP.” Journal of Education Research, 4(1), 67–72.
Adinegoro, Kurnia Rheza Randy. (2023). “Analisis Transformasi Digital Layanan Publik Pertanahan: Hak Tanggungan Elektronik pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang.” Jurnal Administrasi Publik, 19(1), 26–49.
Ameylia, Inge, Marcello Alfarico De Jesus, & Ristantia Prameswari. (2025). “Konflik Norma Hukum pada Pelayanan Hak Tanggungan Elektronik.” Jurnal Minuta, 7(2), 96–108.
Angga, Satria, Yakub Yulizar, & Syuryani. (2023). “Pelaksanaan Pendaftaran Hak Tanggungan yang Terintegrasi Secara Elektronik di Kabupaten Agam.” UNES Law Review, 6(1), 966–978.
Buditama, Fitriya Nurmayuvita, Indah Wahyuni Olii, & Theanya Putri Azizah. (2024). “Batasan Pertanggungjawaban PPAT terhadap Ketidakabsahan Dokumen Kelengkapan Persyaratan dalam Sistem Hak Tanggungan Elektronik (HT-el).” Jurnal Hukum Caraka Justitia, 4(1), 31–50.
Damanto, Dianastuti, & Ana Silviana. (2024). “Peran PPAT dan Keabsahan APHT Menurut Sistem Hak Tanggungan Elektronik.” 17, 1032–1050.
Guntoro, Jefri, Emelia Kontesa, & Herawan Sauni. (2020). “Tinjauan Yuridis Pendaftaran Hak Tanggungan dalam Pelayanan Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik.” Bengkoelen Justice: Jurnal Ilmu Hukum, 10(2), 212–225.
Hariss, Abdul, Herma Yanti, Nur Fauzia, & Bilqist Haris. (2024). “Pelaksanaan Pelayanan Publik Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik oleh Kantor Pertanahan Kota Jambi.” 8(1), 273–282.
Margaret, Agata Tri Putri, & Sapardiyono. (2021). “Pelaksanaan Layanan Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik.” Widya Bhumi, 1(2), 136–148.
Munib, Ali, & Samsul Huda. (2025). “Kepastian Hukum E-Akta Notaris sebagai Alat Bukti Autentik dalam Sistem Pembuktian Perdata di Indonesia.” Policy and Law Journal, 2, 54–65.
Pratama, Andika, Dheina Zahridanti, & Muhammad Rehan. (2026). “Pertanggungjawaban Hukum PPAT atas Kelalaian Pendaftaran Hak Tanggungan Elektronik (HT-el) dalam Perspektif Kepastian Hukum bagi Kreditur.” Equality: Law and Social, 2(1), 20–30.
Royani, M. Nabih, Ana Silviana, et al. (2025). “Hambatan dalam Implementasi Peraturan Menteri ATR/Ka BPN Nomor 5 Tahun 2020 Pelayanan Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik.” 8, 254–268.
Sabatini, Steffy, Muhammad Syukran Yamin Lubis, Ikhsan Lubis, & Dody Safnul. (2025). “Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam Pendaftaran Akta Pemberian Hak Tanggungan Secara Elektronik.” 7(2), 306–326.
Sevia, Innegie, Hasim Purba, & Suprayitno. (2025). “Tanggung Jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) terhadap Pendaftaran Hak Tanggungan Secara Elektronik: Studi di Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru.” Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(9).
Simanungkalit, Rosalina, & Mella Ismelina Farma Rahayu. (2024). “Implikasi dan Faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan PPAT dalam Mendaftarkan APHT ke Kantor Pertanahan.” UNES Law Review, 6(3), 8611–8618.
Sitompul, Gabriel Amadeus, & Albert Lodewyk Sentosa Siahaan. (2024). “Analisis terhadap Pembuatan Surat Pernyataan Keabsahan dan Kebenaran Dokumen Elektronik pada Sertifikat Hak Tanggungan.” Media Hukum Indonesia, 2(4), 20–33.
Socialista, Tembang Merah Sunny, Arsella Imanda Putri, & Dadang Fernando. (2025). “Keabsahan Sertipikat Hak Tanggungan Elektronik dalam Prospek Pejabat Pembuat Akta Tanah.” Law, Development and Justice Review, 8(1), 20–36.
Sulistiyo, Nasep Vandi, Auradian Marta, & Hari Wahyudi. (2024). “Implementasi Inovasi Pelayanan Publik pada Pelayanan HT-el di Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru.” 5, 358–372.
Susanti, Rita, & Dwi Suryahartati. (2026). “Sistem Hak Tanggungan Elektronik (HT-el) di Indonesia: Antara Perlindungan Hukum dan Profesionalitas Pelayanan Hukum.” Jurnal Ragam Pengabdian, 3(1), Special Issue, 1860–1868.
Yudhatama, A. M., M. Muhtarom, & N. Dewi. (2023). “Analisis Pelaksanaan Lelang Hak Tanggungan terhadap Agunan Pembiayaan Nasabah NonPerforming Financing (NPF) di Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Kantor Cabang Syariah Solo.” Jurnal Bevinding, 1(5), 49–54.
Books:
Adjie, Habib. (2023). Relasi Hak Tanggungan, Lelang, dan Cessie. Yogyakarta: Bintang Semesta Media.
Efendi, A’an, & Freddy Poernomo. (2022). Teori Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.
Firmanto, Taufik, Apriyanto, & Rahma Melisha Fajrina. (2024). Buku Referensi Dasar-Dasar Hukum: Teori dan Konsep. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Satrio, J. (2004). Hukum Jaminan, Hak Jaminan Kebendaan, Hak Tanggungan. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Soeroso, R. (2021). Hukum Acara Perdata Lengkap dan Praktis: HIR, RBg, dan Yurisprudensi. Jakarta: Sinar Grafika.
Suyatno, Anton. (2018). Kepastian Hukum dalam Penyelesaian Kredit Macet melalui Eksekusi Jaminan Hak Tanggungan Tanpa Proses Gugatan Pengadilan (2nd ed.). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Tahir, Rusdin, et al. (2023). Metodologi Penelitian Bidang Hukum: Suatu Pendekatan Teori dan Praktik. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Regulation:
Republic of Indonesia. (1996). Law No. 4 of 1996 on Mortgage Rights over Land and Objects Related to Land.
Republic of Indonesia. (2024). Law No. 1 of 2024 amending Law No. 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions.
Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency. (2020). Ministerial Regulation No. 5 of 2020 on Electronically Integrated Mortgage Rights Services.
Interview:
Yanti, Devi. (2026). Interview with Muplihudin, S.SiT., Cirebon Regency Land Office, 31 July 2026.
Refbacks
- There are currently no refbacks.