Legal Review of The Doctrine of Undue Influence (Abuse of Circumstances) in E-Commerce Agreements with Standard Clauses
Abstract
This study aims to analyze the application of the doctrine of undue influence or abuse of circumstances (misbruik van omstandigheden) in e-commerce agreements that use standard clauses as the primary instrument of legal relations between business actors and consumers in the digital era. The development of electronic transactions has encouraged the use of standard clauses for efficiency, speed, and standardization of services, but on the other hand, raises serious issues related to consumer protection. Standard clauses in digital platforms often place consumers in a "take it or leave it" position, creating an imbalance in bargaining power, thus opening up opportunities for exploitation by dominant parties. In these conditions, consumers often do not have adequate opportunities to understand, negotiate, or reject the contents of the agreement due to limited information, urgent needs, or dependence on certain digital services. This study uses a normative juridical method with a statutory and conceptual approach to examine positive legal norms and relevant contract law doctrines. The results show that the element of abuse of circumstances, both economic and psychological, can be fulfilled when business actors exploit their dominant position to establish clauses that are disproportionate and detrimental to consumers. This practice demonstrates that standard clauses in e-commerce do not always reflect contractual fairness, but instead can reinforce the dominance of business actors. Therefore, while standard clauses are permitted in modern business practices, their application must be limited by the principles of good faith, balance, and protection of the weaker party to prevent them from becoming a means of abuse, leading to contractual unfairness and a decline in trust in the digital ecosystem.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Journals:
Ahmad Budi Santoso, “Pembatasan Asas Pacta Sunt Servanda dalam Praktik Perjanjian,” Jurnal Ius Quia Iustum.
Anbar Jayadi, “Penerapan Prinsip Itikad Baik dalam Menilai Klaim Keadaan Memaksa pada Sengketa Kontrak,” Jurnal Hukum & Pembangunan.
Andi Fajar Nugroho, “Implementasi Asas Itikad Baik dalam Kontrak Komersial di Indonesia,” Jurnal Hukum & Pembangunan.
Andi Fajar Nugroho, “Integrasi Hukum Perdata dan Perlindungan Konsumen dalam Era Digital,” Jurnal Hukum & Pembangunan, 2024.
Dewa Gede Rudy, “Reinterpretasi Klausula Force Majeure: Batasan Ketidakterdugaan dalam Dinamika Kontrak Bisnis,” Jurnal Komunikasi Hukum.
Dewa Gede Sudika Mangku, “Pembuktian dalam Sengketa Wanprestasi dan Klaim Force Majeure,” Jurnal Ius Civile.
Dewa Gede Sudika Mangku, “Perlindungan Hukum bagi Kreditur dalam Sengketa Wanprestasi akibat Force Majeure,” Jurnal Ius Civile.
Dian Eka Pratiwi, “Analisis Yuridis Force Majeure dalam Perjanjian Akibat Perubahan Keadaan,” Jurnal RechtsVinding.
Fajar Sugianto, “Keadilan dan Kepastian Hukum dalam Penyelesaian Sengketa Kontrak,” Jurnal Yuridika.
Herlien Budiono, “Asas Iktikad Baik dalam Perjanjian dan Implikasinya dalam Kontrak Modern,” Jurnal Hukum dan Peradilan.
I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, “Peran Mediasi dalam Menyelesaikan Sengketa Wanprestasi,” Jurnal Arena Hukum.
I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, “Transparansi dan Perlindungan Konsumen dalam Kontrak Elektronik,” Jurnal Arena Hukum.
I Nyoman Putu Budiartha, “Peran Hakim dalam Menilai Itikad Baik Para Pihak dalam Sengketa Perjanjian,” Jurnal Hukum Prasada.
Luh Putu Suryani, “Peran Hakim dalam Menilai Alat Bukti pada Sengketa Kontrak,” Jurnal Yuridika.
M. Rizky Darmawan, “Beban Pembuktian dalam Perkara Wanprestasi dan Force Majeure,” Jurnal Ius Quia Iustum.
M. Rizky Darmawan, “Keadilan Substantif dalam Putusan Hakim pada Sengketa Wanprestasi,” Jurnal Ius Quia Iustum.
Muhammad Ridwan Fadli, “Analisis Pembuktian Force Majeure dalam Praktik Peradilan Perdata,” Jurnal Rechtsidee.
Muhammad Ridwan Fadli, “Peran Regulasi dalam Mencegah Eksploitasi Konsumen di E-Commerce,” Jurnal Ius Quia Iustum.
Nabila Rahmawati, “Intervensi Politik terhadap Independensi Penegak Hukum di Indonesia,” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum.
Nabila Rahmawati, “Perlindungan Konsumen dalam Kontrak Baku E-Commerce di Indonesia,” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum.
Nabila Rahmawati, “Prinsip Itikad Baik dalam Pelaksanaan Perjanjian dan Penyelesaian Sengketa Kontrak,” Jurnal RechtsVinding.
Ni Nyoman Seriadi, “Klausula Baku dalam Transaksi Elektronik dan Perlindungan Konsumen,” Jurnal RechtsVinding.
Niru Anita Sinaga dan Nurlely Darwis, “Wanprestasi dan Akibat Hukumnya dalam Pelaksanaan Perjanjian,” Jurnal Mitra Manajemen.
Putu Gede Aristha, “Penerapan Klausula Force Majeure dalam Kontrak Komersial berdasarkan Perspektif KUHPerdata,” Jurnal Kertha Semaya.
R. Aditya Pratama, “Keseimbangan Kepentingan Para Pihak dalam Sengketa Wanprestasi,” Jurnal Arena Hukum.
R. Aditya Pratama, “Standar Pembuktian dalam Arbitrase Komersial di Indonesia,” Jurnal Arena Hukum.
Rina C. Hadi, “Dark Patterns dalam Desain Antarmuka Digital dan Implikasinya terhadap Perlindungan Konsumen,” Jurnal Ius Quia Iustum.
Rina Lestari, “Efektivitas Mediasi dalam Penyelesaian Sengketa Perdata di Indonesia,” Jurnal Hukum & Pembangunan.
Rina Shahriyani Shahrullah, “Penerapan Asas Itikad Baik dalam Hukum Kontrak Indonesia,” Jurnal Hukum & Pembangunan.
Shanti Riskawati, “Problematika Yuridis Penerapan Klausula Force Majeure dalam Kontrak Bisnis,” Jurnal Hukum Replik.
Sigit Suseno, “Relasi Kekuasaan Politik dan Penegakan Hukum dalam Sistem Demokrasi,” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum.
Siti Aisyah, “Keseimbangan Posisi Tawar dalam Hukum Perjanjian Modern,” Jurnal RechtsVinding.
Siti Aisyah, “Penerapan Force Majeure dalam Perjanjian di Masa Ketidakpastian Ekonomi,” Jurnal RechtsVinding.
Siti Maryam, “Implementasi Pasal 1244 dan Pasal 1245 KUHPerdata dalam Penyelesaian Wanprestasi Akibat Peristiwa Tak Terduga,” Jurnal Riset Hukum Perdata.
Siti Nurhalimah, “Standarisasi Kontrak Elektronik sebagai Upaya Perlindungan Konsumen,” Jurnal RechtsVinding.
Books:
Agus Yudha Hernoko, Hukum Perjanjian: Asas Proporsionalitas dalam Kontrak Komersial, Jakarta: Kencana, 2021.
Ahmad Miru dan Sakka Pati, Hukum Perjanjian: Penjelasan Makna Pasal 1233 sampai 1456 BW, Jakarta: Rajawali Pers, 2014.
Ali, M., & Heryani, N. Sosiologi Hukum dalam Transaksi Elektronik. Jakarta: Rajawali Pers, 2023.
Daniel Kahneman, Thinking, Fast and Slow, New York: Farrar, Straus and Giroux, 2011.
Herlien Budiono, “Asas Iktikad Baik dalam Perjanjian dan Implikasinya dalam Kontrak Modern,” Jurnal Hukum dan Peradilan, 2021. (→ ini jurnal, dipindah ke bawah)
Herowati Poesoko, Dinamika Hukum Perjanjian: Kajian terhadap Asas Kebebasan Berkontrak dalam Perkembangan Hukum Modern, Yogyakarta: LaksBang Pressindo, 2015.
J. Satrio, Hukum Perikatan: Perikatan yang Lahir dari Perjanjian, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2018.
Muhammad Syaifuddin, Hukum Kontrak: Memahami Kontrak dalam Perspektif Filsafat, Teori, Dogmatik, dan Praktik Hukum, Bandung: Mandar Maju, 2021.
Munir Fuady, Hukum Kontrak (Dari Sudut Pandang Hukum Bisnis), Bandung: Citra Aditya Bakti, 2021.
N.H. Simanjuntak, Hukum Perdata Indonesia, Jakarta: Prenada Media, 2023.
R. Subekti, Hukum Perjanjian, Jakarta: Intermasa, 2014.
Richard Susskind, Online Courts and the Future of Justice, Oxford: Oxford University Press, 2019.
Ridwan Khairandy, Hukum Kontrak Indonesia dalam Perspektif Perbandingan, Yogyakarta: FH UII Press, 2022.
Salim HS dan Erlies Septiana Nurbani, Hukum Kontrak: Teori dan Teknik Penyusunan Kontrak, Jakarta: Rajawali Pers, 2022.
Salim HS, Perkembangan Hukum Kontrak di Luar KUH Perdata, Jakarta: Rajawali Pers, 2021.
Suharnoko, Hukum Perjanjian: Teori dan Analisis Kasus, Jakarta: Kencana, 2022.
Sutan Remy Sjahdeini, Kebebasan Berkontrak dan Perlindungan yang Seimbang bagi Para Pihak dalam Perjanjian Kredit Bank di Indonesia, Jakarta: Pustaka Utama Grafiti, 2009.
Regulations:
Civil Code (KUHPerdata)
Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection
Law Number 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions as amended by Law Number 19 of 2016
Law Number 30 of 1999 concerning Arbitration and Alternative Dispute Resolution
Law Number 48 of 2009 concerning Judicial Power
PERMA Number 1 of 2016 concerning Mediation in Court
DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jhku.v21i1.52406
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Hukum Khairu Ummah Indexed by :
![]() | Jurnal Hukum Khaira Ummah | |
| Faculty of Law, Unissula | Copyright of Jurnal Hukum Khaira Ummah | |
| Jalan Kaligawe Raya KM.4, Terboyo Kulon, Genuk, | ISSN ( 1907-3119 ) e-ISSN ( 2988-3334 ) | |
| Semarang, Central Java, Indonesia, 50112 |




