Pelatihan Desain Grafis sebagai Langkah Penjaringan dan Regenerasi Pekerja Kreatif pada UMKM GALGIL Indonesia

Sam Farisa Chaerul Haviana, Bagus Satrio Waluyo Poetro, Widhya Nugroho Satrioajie

Abstract


Bisnis UMKM GALGIL Indonesia yang bergerak di bidang fashion, dengan produk utamanya Kaos berdesain unik Khas Kota Tegal sangat bergantung pada pekerja kreatifnya. Pekerja desainer grafis yang mampu menghasilkan karya-karya menarik tentunya akan menunjang penjualan produk UMKM GALGIL Indonesia. Selama ini ide desain dan pembuatan desain kaos yang unik dan menarik ditangani langsung oleh pada pendirinya. Namun dengan berkembangnya bisnis GALGIL Indonesia dan visi memajukan bisnis dengan memperkuat peran para pendirinya dalam manajemen, maka perlu ada kaderisasi pekerja kreatif dalam UMKM GALGIL Indonesia. Tantanganya adalah bahwa untuk mendapatkan pekerja kreatif yang potensial, enerjik dan mau bekerja pada level UMKM tidaklah mudah. Untuk merekrut SDM profesional dibidang desain grafis tentunya tidak murah dan mungkin akan sulit menemukan SDM profesional di daerah lokasi GALGIL Indonesia berpusat. Oleh karena itulah, GALGIL Indonesia bekerjasama dengan pelaksana pengabdian khususnya dosen Teknik Informatika UNISSULA untuk melakukan pendekatan lain dalam rangka kaderisasi dan penjaringan pekerja kreatif yaitu melalui program pelatihan desain grafis bagi masyarakat maupun siswa-siswa SMA/SMK/Sederajat atau Mahasiswa bahkan kalangan umum yang memiliki potensi. GALGIL Indonesia dengan visinya tentu juga ingin memberikan kontribusi yang lebih luas dengan memberikan peluang kerja pada masyarakat di kota Tegal dan sekitarnya.

The MSME business of GALGIL Indonesia, which is engaged in fashion, with its main product, T-shirts with unique designs from the City of Tegal, relies heavily on its creative workers. Graphic designer workers who are able to produce interesting works will certainly support the sales of GALGIL Indonesia's MSME products. So far, the idea of designing and making unique and interesting t-shirt designs has been handled directly by the founders. However, with the development of GALGIL Indonesia's business and the vision of advancing the business by strengthening the role of its founders in management, there needs to be a regeneration of creative workers in GALGIL Indonesia's MSMEs. The challenge is that to get creative workers who are potential, energetic, and willing to work at the MSME level is not easy. To recruit professional human resources in the field of graphic design is certainly not cheap and it may be difficult to find professional human resources in the area where GALGIL Indonesia is located. Therefore, GALGIL Indonesia collaborates with community service implementers, especially UNISSULA Informatics Engineering lecturers to take another approach in the context of regeneration and recruitment of creative workers, namely through graphic design training programs for the community as well as high school / vocational / equivalent students or students and even the general public who have potency. GALGIL Indonesia with its vision of course also wants to make a wider contribution by providing job opportunities to the people in the city of Tegal and its surroundings.

Keywords


Graphic design; regeneration; MSME

Full Text:

PDF

References


Huda, M., & Prasetyo, A. (2020). Efektivitas promosi melalui media sosial pada umkm di kabupaten kebumen. Jurnal Ekonomi Dan Teknik Informatika, 8(1), 14–24.

Khairani, Z., Soviyant, E., & Aznuriyandi, A. (2018). Efektivitas promosi melalui instagram pada umkm sektor makanan dan minuman di Kota Pekanbaru. Jurnal Benefita, 3(2), 239–247.

Nidianita, E. W., & Puspitasari, D. (2018). Peran Kaum Muda Kotagede: Konservasi dan Regenerasi Kelangsungan Usaha Kreatif Perak. Jurnal Studi Pemuda, 6(2), 619–635.

Oktaviani, W. F., & Fatchiya, A. (2019). Efektivitas Penggunaan Media Sosial sebagai Media Promosi Wisata Umbul Ponggok, Kabupaten Klaten. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 17(1), 13–27.

Purbohastuti, A. W. (2017). Efektivitas Media Sosial Sebagai Media Promosi. Tirtayasa Ekonomika, 12(2), 212–231.

Ramadan, A., & Fatchiya, A. (2021). Efektivitas Instagram Sebagai Media Promosi Produk “Rendang Uninam.†Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 5(1), 64–84.

Rosita, F. A. D., Ruja, I. N., & Kurniawan, B. (2021). Regenerasi Sebagai Upaya Mengatasi Penurunan Pengrajin Sentra Batik Desa Ngentrong Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek. SANDHYAKALA Jurnal Pendidikan Sejarah, Sosial dan Budaya, 2(2), 11–27.

Sobirin, A., & Basri, N. F. (2013). Suksesi Pada Perusahaan Keluarga: Studi Eksplorasi Pada Industri Batik Pekalongan. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 1(1), 14–27.

Uthami, R. S. (2020). Efektivitas Media Sosial sebagai Media Promosi. Studi Pustaka, 9(3).

Widiastuti, E. (2019). Peningkatan Pengetahuan, Ketrampilan dan Kemampuan Sumber Daya Manusia sebagai Strategi Keberlangsungan Usaha pada UMKM Batik di Kabupaten Banyumas. Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Akuntansi, 21(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/ijocs.5.1.35-44

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Sam Farisa Chaerul Haviana, Bagus Satrio Waluyo Poetro, Widhya Nugroho Satrioajie

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.