Coastal Ecological Damage and Family Resilience: An Environment-Based Family Law Perspective

Fathurrahim Fathurrahim

Abstract


This study aims to analyze the causal relationship between coastal ecological damage and the degradation of family law functions, as well as to offer a relevant family law reconstruction model to internalize the principle of environmental sustainability in strengthening the resilience of coastal families. The background of this study is based on the fact that coastal families are social units that are highly vulnerable to abrasion, marine pollution, mangrove degradation, overfishing, and the impacts of climate change. Such ecological damage not only causes an environmental crisis, but also has an impact on economic, health, educational, and social harmony aspects within families. Fisherman families, for example, face declining catch productivity, which has implications for the limited fulfillment of children's rights. On the other hand, family law in Indonesia is still sectoral and private in nature, so it is not yet fully integrated with environmental law or maritime policy. This study finds that family law needs to be reconstructed in order to respond to ecological challenges by internalizing the principles of intergenerational justice, ecosystem protection, and the fulfillment of the right to a healthy environment. This reconstruction is realized through three main approaches: reinterpreting norms to include environmental protection clauses in family law, institutional reform so that courts and family authorities are more responsive to ecological issues, and the integration of local coastal wisdom such as sasi laut and awig-awig into the modern legal framework. The results of this study offer an environmentally-based family law model that not only protects internal household relations, but also makes coastal families both legal subjects and ecological actors in ecosystem restoration. Thus, this study provides a new contribution to the study of family law and environmental law, while offering equitable and sustainable policy recommendations for the resilience of coastal families amid ecological change.


Keywords


Ecological Damage; Family Law; Resilience.

Full Text:

PDF

References


Journals:

Afifah, D., Chusni, A., Nurun Nahar, A., Alfin Sirojuddi, M., & Noor Fatmawati, N. (2024). Persepsi Masyarakat Nelayan Dalam Menghadapi Perubahan Iklim Studi Desa Ujung Batu Kawasan Pesisir Utara Pulau Jawa (Ditinjau Aspek Sosial Ekonomi). Utility: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Ekonomi, 8(1), 42–58. https://doi.org/10.30599/utility.v8i1.3107

Anugerah, T, D., A. H. ,. &. Agusta, I. (2021). Dampak Penambangan Timah Laut terhadap Sumber Penghidupan Rumah Tangga Nelayan di Kabupaten Meranti. BHUMI: Jurnal Agraria, 7(1), 112–125. https://doi.org/10.31292/bhumi.v7i1.480

Ary, W. (2016). Ketahanan Sosial Nelayan: Upaya Merumuskan Indikator Kerentanan [Vulnerability] Terkait Dengan Bencana Perubahan Iklim. Masyarakat Indonesia, 42(2), 185–199. https://doi.org/10.14203/jmi.v42i2.665

Ayatina, H., Mashabi, I., Alifa, H. L., Zahara, W., & Makfi, M. M. (2021). Peran Hukum Keluarga Sebagai Penggerak Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia. At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 3(2), 721–730. https://doi.org/10.20885/tullab.vol3.iss2.art1

Azizi, A., Kumala Putri, E. I., & Fahrudin, A. (2017). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Pendapatan Nelayan Akibat Variabilitas Iklim. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 12(2), 225. https://doi.org/10.15578/jsekp.v12i2.5320

Burhanuddin. (2016). Integrasi Ekonomi dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Yang Berkelanjutan. EduTech (Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial), 2(1). https://doi.org/10.30596/edutech.v2i1.565

Clark, J. R. (2018). Coastal Zone Management Handbook (J. R. Clark, Ed.; 1 ed.). CRC Press. https://doi.org/10.1201/9781315139654

Darmaningrum, K. T. (2021). Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir dengan Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai (P2MPP). Islamic Management and Empowerment Journal, 3(2), 133–150. https://doi.org/10.18326/imej.v3i2.133-150

Dewi, F. A., & Fajarwati, L. (2021). Local Knowledge: Analisis Pengetahuan Lokal Masyarakat Pesisir dalam Menghadapi Perubahan Iklim. Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 5(1), 31. https://doi.org/10.19184/jlc.v5i1.25292

Febriani, I. S. (2022). Upaya Pelestarian Lingkungan Melalui Penguatan Ekologi Keluarga Berbasis Al-Quran. Jurnal Studi Gender dan Anak, 9(01), 55. https://doi.org/10.32678/jsga.v9i01.5942

Fitriasari, S., Budimansyah, D., Insani, N. N., & Tresnayadi, S. (2022). The implications of the green constitution movement program in creating law awareness for river border community. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 19(1), 1–8. https://doi.org/10.21831/jc.v19i1.40146

Gustika, W., Dharmawan, A. H., & Abdulkadir-sunito, M. A. (2023). Kerentanan Nafkah Rumahtangga Nelayan dalam Tekanan Variabilitas Iklim: Studi Kasus Desa Dendun, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(1), 43–56. https://doi.org/10.14710/jil.21.1.43-56

Hidayati, I., Ghani, M. W., Putri, I. A. P., Widayatun, W., & Situmorang, A. (2021). Aspirations of Fishermen’s Families on the North Coast of Java for Children’s Education. Society, 9(2), 607–623. https://doi.org/10.33019/society.v9i2.329

Jeremy Putra Pratama, Rohmansyah Rohmansyah, Laurensius Puntodewo, & Fathin Aulia Rahman. (2025). Ketahanan Masyarakat Pesisir terhadap Dampak Perubahan Iklim: Studi Kasus Nelayan dan Pelaku Usaha di Kecamatan Paku Haji. Journal of Management and Social Sciences, 4(1), 20–36. https://doi.org/10.55606/jimas.v4i1.1709

Kamaluddin, I., Setiawan, B., & Jakiyudin, A. H. (2023). Eksplorasi Kebijakan dan Hukum Tentang Green Economy ditinjau dengan Islamic Legal Maxims di Indonesia. Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum, 7(1), 139–162. https://doi.org/10.30656/ajudikasi.v7i1.6465

Raden Sulistiyanto & Nuryanti Nuryanti. (2021). Kehidupan Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Pendidikan Masyarakat Nelayan Desa Jobokuto Kecamatan Kota Jepara Kabupaten Jepara. Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata, 17(3), 137–148. https://doi.org/10.56910/gemawisata.v17i3.170

Salim, A., Utami, R. A., & Fernando, Z. J. (2022). Green Victimology: Sebuah Konsep Perlindungan Korban Dan Penegakan Hukum Lingkungan Di Indonesia. Bina Hukum Lingkungan, 7(1), 59–79. https://doi.org/10.24970/bhl.v7i1.302

Satmaidi, E. (2017). Konsep Deep Ecology Dalam Pengaturan Hukum Lingkungan. Supremasi Hukum: Jurnal Penelitian Hukum, 24(2), 192–105. https://doi.org/10.33369/jsh.24.2.192-105

Setiawan, E. (2014). Dinamika Pembaharuan Hukum Keluarga Islam Di Indonesia. De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah, 6(2). https://doi.org/10.18860/j-fsh.v6i2.3207

Subianto, J. (2013). Peran Keluarga, Sekolah, Dan Masyarakat Dalam Pembentukan Karakter Berkualitas. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 8(2). https://doi.org/10.21043/edukasia.v8i2.757

Sutarto, D. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Keluarga Persepektif Gender. Jurnal Trias Politika, 2(2), 267. https://doi.org/10.33373/jtp.v2i2.1473

Ulfa, M. (2018). Persepsi Masyarakat Nelayan dalam Menghadapi Perubahan Iklim (Ditinjau dalam Aspek Sosial Ekonomi. Jurnal Pendidikan Geografi, 23(1), 41–49. https://doi.org/10.17977/um017v23i12018p041

Usman. (2013). Peran Isteri dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi Keluarga Nelayan. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 15(1), 71–96. https://doi.org/10.14203/jmb.v15i1.142

Wahyono, A., Imron, M., & Nadzir, I. (2016). Kapasitas Adaptif Masyarakat Pesisir Menghadapi Perubahan Iklim: Kasus Pulau Gangga, Minahasa Utara. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 3(1), 133. https://doi.org/10.15578/jksekp.v3i2.315

Wahyuni, W., A., Z. (2019). Miskin Di Laut Yang Kaya: Nelayan Indonesia dan Kemiskinan. Sosioreligius, 1(4), 52–60. https://doi.org/10.24252/sosioreligius.v4i1.10622

Yusuf, A. W. (2015). Artikel Kehormatan: Fungsi Hukum Harus Menjamin Keadilan. PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law), 2(1), 1–13. https://doi.org/10.22304/pjih.v2n1.a1

Books:

Achmad, F. (2013). Dualisme Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris. Pustaka Belajar.

Adi Sasono. (2008). Rakyat bangkit bangun martabat (Cet. 1). Kerja sama Pustaka Alvabet dan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

Ahmad Hamdani, et. al. (2019). Peran Keluarga Dalam Ketahanan Dan Konsepsi Revolusi Mental Perspektif Alquran. LPTQ Provinsi Banten bekerjasama dengan Gaung Persada (GP) Press.

Kartasasmita, G. (with Center for Information and Development Studies (Indonesia)). (1996). Pembangunan untuk rakyat: Memadukan pertumbuhan dan pemerataan. CIDES.

Kusnadi. (2003). Akar kemiskinan nelayan (Cet. 1). LKiS : Distribusi, LKiS Yogyakarta.

Romli, A. (2018). Teori Hukum Integratif Rekonstruksi Terhadap Teori Hukum Pembangunan dan Teori Hukum Progresif. Genta Publishing.

Satria, A. (2015). Pengantar sosiologi masyarakat pesisir (Cetakan pertama). Kerja sama antara Fakultas Ekologi Manusia IPB dengan Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Internet:

Atok Miftachul Hudha, H., Abdulkadir Rahardjanto. (2019). ETIKA LINGKUNGAN (Teori dan Praktik Pembelajarannya). Universitas Muhammadiyah Malang. https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8722/1/Hudha%20Husamah%20Rahardjanto%20-%20Etika%20Lingkungan%20Pembelajaran.pdf

Ismelina, F. R. (2006). Fungsi Hukum Dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dalam Pelestarian Fungsi Lingkungan Pesisir [Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Dipobegoro Semarang]. https://lintar.untar.ac.id/repository/penelitian/buktipenelitian_10217003_10A160224103848.pdf

Melania Hanny Aryantie, W. S. W., Khaerul Amru. (2023). Pantai Utara Jawa dan Dampak Nyata Perubahan Iklim. Mongabay. https://mongabay.co.id/2023/09/20/pantai-utara-jawa-dan-dampak-nyata-perubahan-iklim/

Muhammad Arhan Rajab. (2025). Resiliensi Sosial Komunitas Nelayan Perikanan Skala Kecil Menghadapi Perubahan Iklim Di Perairan Teluk Lampung Provinsi Lampung [Program Studi Ilmu Sosiologi Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar]. https://lib.unm.ac.id/storage/file_thesis/ygdqVuu4wclJyOZ8eZXNklMDBhz8PjR9tz7rF0bj.pdf

Regulation:

Law No. 35 of 2014 concerning Amendments to Law No. 23 of 2002 concerning Child Protection

Law No. 16 of 2019 concerning Amendments to Law No. 1 of 1974 concerning Marriage




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/akta.v13i1.48325

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Jurnal Akta has been indexed by:

Editorial Office: Jurnal Akta Room 2nd Floor Imam As Syafei Building Faculty of Law Universitas Islam Sultan Agung. Jln. Kaligawe KM. 4, Semarang City, Central Java, Indonesia. 

Phone: +62 8214461245
Email: jurnalakta@unissula.ac.id

Creative Commons License

JURNAL AKTA (eISSN : 2581-2114, pISSN: 2406-9426), This work is licensed under a Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0).