Edukasi Low Back Pain Myogenic dengan Pendekatan William Flexion Exercise pada Lansia di Posyandu Menur, Kelurahan Mojolangu
Abstract
Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu masalah muskuloskeletal yang sering dirasakan oleh lansia sebagai akibat dari proses degenerasi dan penurunan kemampuan sistem gerak, yang berpengaruh pada terbatasnya aktivitas sehari-hari. Kondisi ini memerlukan upaya penanganan yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga promotif dan preventif di tingkat komunitas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para lansia tentang LBP myogenic melalui edukasi kesehatan dan pemberian William Flexion Exercise. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Menur RW XI, Kelurahan Mojolangu, Kota Malang. Metode pelaksanaan meliputi observasi keluhan nyeri, pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), pemberian edukasi kesehatan menggunakan media leaflet, diskusi yang melibatkan interaksi, serta penilaian melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa 4 dari 8 lansia mengalami keluhan LBP dengan intensitas nyeri sedang. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh indikator, dari tingkat pemahaman awal yang rendah pada pre-test hingga mencapai 100% pada post-test. Kesimpulannya, edukasi tentang kesehatan dan pelaksanaan Williams Flexion Exercise berjalan sukses dan memenuhi sasaran yang ditetapkan. Diharapkan bahwa latihan yang telah diberikan bisa dilakukan rutin untuk membantu meredakan rasa sakit pada bagian punggung bawah.
Low Back Pain (LBP) is one of the musculoskeletal problems commonly experienced by older adults due to degenerative processes and decreased musculoskeletal function, which can limit daily activities. This condition requires management efforts that are not only curative but also promotive and preventive at the community level. This community service program aimed to improve older adults’ understanding of myogenic LBP through health education and the implementation of Williams Flexion Exercise. The activity was conducted at Posyandu Menur RW XI, Mojolangu Village, Malang City. The methods included observation of pain complaints, measurement of pain intensity using the Numeric Rating Scale (NRS), health education using leaflets, interactive discussions, and evaluation through pre-test and post-test assessments. The evaluation results indicated that 4 of the 8 elderly participants reported low back pain (LBP) complaints with moderate pain intensity. In addition, there was a significant increase in knowledge across all indicators, from a low level of understanding in the pre-test to 100% achievement in the post-test. In conclusion, health education and the implementation of Williams Flexion Exercise were carried out successfully and achieved the intended objectives. It is expected that the exercises provided can be performed routinely to help reduce lower back pain.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amila, A., Syapitri, H., & Sembiring, E. (2021). The Effect of William Flexion Exercise on Reducing Pain Intensity for Elderly with Low Back Pain. International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS), 4(1), 28–36. https://doi.org/10.35654/IJNHS.V4I1.374
Anung, Z. L., Kusumaningtyas, M., & Windiastoni, Y. H. (2023). Effect of Additional William Flexion Exercise on Functional Ability in Myogenic Low Back Pain Patients. Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health), 7(2), 82–88. https://doi.org/10.35910/JBKM.V7I2.609
Ayu, N. P., Harared, I., & Yesi, A. (2026). William Flexion Exercise Dan Infra Red Pada Low Back Pain Myogenic. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 5(1), 234–239. https://doi.org/10.59025/T1EF5313
Hanik, U., Lasman, Nurhidayati, & Sukanto. (2024). Pengaruh Latihan Fleksi William Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Bawah Pada Lansia Di Unit Pelayanan Terpadu Sosial Tresna Werdha Blitar Di Kabupaten Tulungagung. Journal of Medical and Health Science, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.21070/ANAMNETIC.V1I3.1594
Maysaroh, I., Israwan, W., Zakaria, A., & Hargiani, F. X. (2021). Penurunan Nyeri dengan Pemberian William Flexion Exercise pada Pasien Low Back Pain Myogenik di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Jurnal Penelitian Kesehatan “SUARA FORIKES” (Journal of Health Research “Forikes Voice”), 12(0), 168–171. https://doi.org/10.33846/sf12nk337
Raymond Oskar, Achmad Banu Mustofa, Adam Samudra Humaidy, Abdul Rahmat Amin Mayu, Dinda Camela Damayanti, Faiqatul Qari’ah, Nadya Setyarini Farizka, & Bayu Prastowo. (2024). Edukasi Low Back Pain Myogenic pada Komunitas Lansia Wonorejo, Malang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disiplin, 1(2), 45–51. https://doi.org/10.70134/JUPENGEN.V1I2.179
Rosadi, R., Rabecha Rachel, S., Hasta Baruna, A., Sunaringsih, S., & Wardojo, I. (2023). Analisis Hubungan Durasi dan Posisi Duduk Terhadap Resiko Low Back Pain pada Karyawan Puskesmas Dinoyo. Jurnal Ilmiah Fisioterapi (JIF), 06(1), 12–16.
Safei, I., Nadraini, M., Hidayati, P. H., Muchsin, A. H., & Surdam, Z. (2024). Prevalensi dan Gambaran Pasien Low Back Pain pada Lansia. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(4), 259–270. https://doi.org/10.33096/FMJ.V4I4.443
Sahara, R., & R P, T. Y. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Low Back Pain (LBP) : Systematic Review. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(03), 92–99. https://doi.org/10.33221/JIKES.V19I03.585
Sari, D. C., Ismaningsih, Zein, R. H., & Hayati, W. (2019). Edukasi Kasus Low Back Pain Myogenik Siswa dengan Modalitas Infrared dan William Flexion Exercise. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(2), 82–94. https://doi.org/10.36341/JPM.V2I2.688
Sudharmono, U., Sitompul, M., Malinti, E., & Sri Mei Wulandari, I. (2024). Edukasi Dan Pemberdayaan Lansia dalam Menjaga Kesehatan di Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal Bandung. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(3), 1221–1235. https://doi.org/10.33024/JKPM.V7I3.13372
Wahid, M. A., Rahmanto, S., & Ayu Saputri P, H. (2023). Penyuluhan Fisioterapi Komunitas dalam Meningkatkan Pengetahuan Tentang Low Back Pain pada Posyandu Lansia Di Desa Wonokerso. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 6(3), 300–306. https://doi.org/10.36341/JPM.V6I3.3271
Wijoyo, E. B., & Daulima, N. H. C. (2020). Optimalisasi Integritas Diri Melalui Terapi Kelompok Teraupetik Lansia: Studi Kasus. Jurnal JKFT, 5(2), 26. https://doi.org/10.31000/JKFT.V5I2.3919
Wulidatullayli, S., Ika Wardojo, S. S., & Suharto, B. (2025). Peran Fisioterapi Dalam Penatalaksanaan Nyeri Punggung Bawah Pada Lansia di Posyandu Tulusrejo RW 03 Kota Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(8), 4103–4109. https://doi.org/10.59837/JPMBA.V3I8.3215
Zahari, Z., Ishak, A., & Justine, M. (2020). The effectiveness of patient education in improving pain, disability and quality of life among older people with low back pain: A systematic review. Journal of Back and Musculoskeletal Rehabilitation, 33(2), 245–254. https://doi.org/10.3233/BMR-181305;WGROUP:STRING:PUBLICATION
DOI: http://dx.doi.org/10.30659/abdimasku.5.3.132-139
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran
View My Stats

