Pengolahan Limbah Sarang Lebah Klanceng sebagai Sabun dan Pemanfaatan Dehumidifier untuk Meningkatkan Kualitas Madu di UMKM Jepara

Ika Buana Januarti, Muhammad Sagaf, Tristan Alfian, Muhammad Teguh Fais, Syaela Putri Salsabila

Abstract


Usaha madu klanceng Omah Ra&Fi Jepara (Mitra) terdapat di Kabupaten Jepara mempunyai 100 buah koloni lebah Trigona leavicep. Produksi madu dimulai dari rumah lebah diambil dari setup, dan diperas menggunakan alat pemeras manual. Madu kemudian disaring,  kemudian dikemas menggunakan botol plastik dan botol kaca. Hasil perasan madu kurang bersih karena tercampur oleh kotoran sarang lebah yang rusak. Kandungan/kadar air pada madu selama ini belum dilakukan kontrol kualitas dikarenakan ketidaktahuan dan ketiadaan alat kontrol. Hal inilah yang menjadi kendala untuk menjaga kualitas madu dari Omah Ra&Fi. Permasalahan lain yaitu mitra juga belum memanfaatkan limbah sarang lebah menjadi produk bernilai jual, manajemen usaha masih sederhana dan terbatas di Jepara sehingga dapat dirumuskan tujuan pengabdian untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi dengan penambahan setup koloni jenis Heterotrigona itama dan leavicep, memberi spinner dan pengurang kadar air dehumidifier, melatih pembuatan limbah menjadi sabun, dan memperluas area pemasaran dengan membuat market place serta mendesain kemasan dengan teknologi Augmented Reality. Kegiatan pengabdian dimulai dari persiapan, pelaksanaan, pendampingan dan monitoring serta evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan bahwa mitra telah mampu menggunakan alat-alat meningkatkan kontrol kualitas madu, membuat sabun, mengemas madu dan sabun dengan kemasan terbaru serta memanfaatkan market place di Instagram dan facebook.

The Omah Ra&Fi Jepara (Mitra) honey business is located in Jepara Regency and has 100 bee colonies. Honey production begins with the honeycomb being removed from the hive and pressed using a manual press. The honey is then filtered and packaged in plastic and glass bottles. The honey extraction process results in honey that is not very clean because it is mixed with debris from damaged bee hives. The water content in the honey has not been quality controlled due to a lack of knowledge and the absence of control equipment. This is an obstacle to maintaining the quality of honey from Omah Ra&Fi. Another problem is that partners have not yet utilized bee hive waste into products with commercial value, and business management is still simple and limited in Jepara. Therefore, the objectives of this community service program can be formulated as follows: to increase production capacity and quality by adding Heterotrigona itama and leavicep colony setups, providing spinners and dehumidifiers to reduce moisture content, training in the production of soap from waste, and expanding the marketing area by creating a marketplace and designing packaging with Augmented Reality technology. The community service activities began with preparation, implementation, assistance, monitoring, and evaluation. The results of the activities showed that the partners were able to use the tools to improve honey quality control, make soap, package honey and soap with the latest packaging, and utilize the marketplace on Instagram and Facebook.


Keywords


augmented reality; dehumidifier; madu klanceng; sabun antibakteri; spinner

Full Text:

PDF

References


Adityarini, D., Suedy, S. W. A., & Darmanti, S. (2020). Kualitas madu lokal berdasarkan kadar air, gula total dan keasaman dari Kabupaten Magelang. Buletin Anatomi dan Fisiologi, 5(1), 18-24. https://doi.org/10.14710/baf.5.1.2020.18-24

BSN. (2018). Standar Nasional Indonesia SNI 8664:2018 Madu. www.bsn.go.id.

Fadhilah, R., & Rizkika, K. (2015). Laba Lebah Tanpa Sengat (1st ed.). PT. Trubus Swadaya.

Hartono, H., Zuhanda, M. K., Aramita, F., Suswati, S., & Rahman, S. (2025). Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pakan Ikan Berbasis Serangga BSF di Desa Marindal II: Utilization of Organic Waste using BSF Insect-Based Fish Feed in Marindal II Village. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 10(8), 1869-1879. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v10i8.9714

Januarti, I. B., & Rahmawati, L. M. (2024). Training on making environmentally friendly soap from soap nuts and bengle essential oil in Gajahmungkur District. Community Empowerment, 9(9), 1235–1240. https://doi.org/10.31603/ce.9048

Kurniati, E., Adelia, K. A. C., Dwinanda, I. G., Suprayogi, T., & Ayu, R. W. (2025). Aplikasi Eco-Enzyme sebagai Bahan Pembuatan Sabun Antiseptik Cair yang Ramah Lingkungan. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(7), 1706–1714. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v10i7.9240

Laelasari, I., & Hayya, A. W. (2025). Pendampingan Berbasis Bio-Ecopreneurship untuk Menguatkan Kreativitas dan Minat Berwirausaha Penggiat Majelis Taklim. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(8), 1976–1984. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v10i8.9697

Mahani, M., Berliana, A. P., & Nurhadi, B. (2022). Profil Spesies Lebah dan Tanaman Pakan, serta Korelasi Kadar Total Fenol dan Warna Madu dari Berbagai Jenis Madu di Indonesia. 7(4), 5239–5254.

Maulida, S., Humaidi, H., Rizqiana, S., Tio, Y., & Rahmawati, R. M. (2025). Pemanfaatan Pemasaran Digital, Sertifikasi Halal dan Diversifikasi Produk Meningkatkan Pendapatan Kelompok Pengolahan Makanan Beku. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(5), 1198–1209. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v10i5.8714

Ningrum, Y. D. A., & Januarti, I. B. (2022). Pelatihan dan Praktek Pembuatan Bar Soap di Kecamatan Gajah Mungkur Semarang. Jurnal DiMas, 4(2), 50–52. https://doi.org/10.53359/dimas.v4i2.44

Sagaf, M., Syakhroni, A., & Khoiriyah, N. (2022). Analisa Pengurangan Kadar Air Madu Klanceng Menggunakan Metode Dehumidifikasi. Jurnal Disprotek, 13(1), 21–27. https://doi.org/10.34001/jdpt.v12i2

Wijanarko, K. D., Alfian, T., Darmawanto, E., & Susila, D. A. (2023). Augmented Reality dalam buku ilustrasi dalam meningkatkan literasi PAUD DELIMA Kelurahan Jobokuto Kabupaten Jepara. SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya, 6(2), 55-62. https://doi.org/10.34001/jsuluh.v6i2.6664




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/abdimasku.5.1.38-44

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran

View My Stats