Edukasi Konsumsi Ice Cream Jahe bagi Remaja Putri dalam Usaha Meredakan Dismenorea di SMKN 3 Kota Samarinda Tahun 2024

Dwi Riyan Ariestantia, Dea Lola Alviyani, Khasriyanie Khasriyanie, Marsela Putri Maren, Nurlilah Nurlilah, Nanda Alasri, Novia Ramadhani, Rahmah Hairunisa, Sinta Samia

Abstract


Dismenorea atau nyeri haid merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas harian serta menurunkan kualitas hidup. Salah satu alternatif penanganan alami adalah penggunaan jahe (Zingiber officinale) yang memiliki efek antiinflamasi dan analgesik. Namun, konsumsi jahe secara langsung kurang diminati karena rasa dan aromanya yang kuat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja putri di SMKN 3 Kota Samarinda mengenai manfaat jahe sebagai pereda dismenorea melalui inovasi produk es krim jahe. Metode pelaksanaan dilakukan melalui edukasi dan pemberian intervensi konsumsi es krim jahe kepada 55 responden. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test menggunakan uji Paired t-Test. Hasil menunjukkan terjadi penurunan tingkat nyeri menstruasi yang signifikan setelah intervensi (p = 0,000). Penurunan rerata tingkat nyeri menstruasi dari 2,62 ± 0,49 sebelum intervensi menjadi 2,05 ± 0,61 setelah intervensi, dengan hasil uji Paired t-Test menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik, dengan pergeseran mayoritas responden dari nyeri berat ke sedang dan ringan. Kesimpulannya, konsumsi es krim jahe terbukti efektif menurunkan tingkat nyeri haid dan dapat dijadikan sebagai alternatif alami yang diterima baik oleh remaja. Inovasi ini diharapkan mendorong pola hidup sehat dan pemanfaatan herbal dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja putri.
Dysmenorrhea, or menstrual pain, is a common health problem experienced by adolescent girls and can interfere with daily activities and reduce quality of life. One natural alternative for managing dysmenorrhea is the use of ginger (Zingiber officinale), which has anti-inflammatory and analgesic properties. However, direct consumption of ginger is often less preferred due to its strong taste and aroma. This community service activity aimed to enhance the understanding of adolescent girls at SMKN 3 Samarinda City regarding the benefits of ginger in relieving dysmenorrhea through an innovative ginger ice cream product. The program was implemented through educational sessions and an intervention involving the consumption of ginger ice cream by 55 respondents. Evaluation was conducted using pre-test and post-test measurements analyzed with a Paired t-test. The results demonstrated a significant reduction in menstrual pain intensity after the intervention (p = 0.000), with the mean pain score decreasing from 2.62 ± 0.49 before the intervention to 2.05 ± 0.61 after the intervention. The Paired t-test results indicated a statistically significant difference, accompanied by a shift in the majority of respondents from severe pain to moderate and mild pain levels. In conclusion, the consumption of ginger ice cream was proven to be effective in reducing menstrual pain and can be considered a natural alternative that is well accepted by adolescents. This innovation is expected to promote healthy lifestyle behaviors and the utilization of herbal remedies in maintaining adolescent reproductive health.

Keywords


dismenorea; edukasi kesehatan; eskrimjahe; jahe; remaja putri

Full Text:

PDF

References


Artawan, I. P., Adianta, I. A. A. I. A., Ayu, I. A. M. D. I., & Damayanti, M. (2022). Hubungan Nyeri Haid (Dismenore Primer) Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswi Sarjana Keperawatan Tingkat Iv Itekes Bali Tahun 2022. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(2), 94-99. https://doi.org/10.37294/jrkn.v6i2.412

Dinurrosifa, R. S. (2022). Pemanfaatan Jahe dalam Pembuatan Es Krim Jahe untuk Meredakan Dismenorea Primer. Jurnal DiMas, 4(1), 20-24. https://doi.org/10.53359/dimas.v4i1.36

Jayanti, R., Nasution, A. S., Munir, R., & Ariandini, S. (2022). Determinan Kejadian Dismenore pada Mahasiswi. Jurnal Kesehatan Vokasional, 7(2), 79-84. https://doi.org/10.22146/jkesvo.72218

Rahmah, S., Zubaidah, Z., & Raziansyah, R. (2024). Pengaruh nyeri haid terhadap aktivitas belajar remaja putri Kelas XI di Madrasah Aliyah Hidayatullah Martapura tahun 2024. Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat, 12(1), 24-30. https://doi.org/10.54004/jikis.v12i1.175

Saalino, V., Sampe, L., & Rante, R. (2023). Pengaruh Nyeri haid (Dismenorhea) terhadap aktivitas belajar pada remaja putri di SMAN 4 Toraja Utara. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 8(1), 26-39. https://doi.org/10.56437/jikp.v8i1.135

Syafriani, S., Aprilla, N. I. A., & Zurrahmi, Z. (2021). Hubungan status gizi dan umur menarche dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMAN 2 Bangkinang Kota 2020. Jurnal Ners Universitas Pahlawan, 5(1), 32-37. https://doi.org/10.31004/jn.v5i1.1676.




DOI: https://dx.doi.org/10.30659/abdimasku.5.1.15-21

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran

View My Stats