Legal Protection for Child Witnesses Based on the Principle of the Child's Best Interests

Leni Dwi Nurmala, Kadek Wiwik Indrayanti, Nahdiya Sabrina, Emira Lingga Febriyan

Abstract


Children who witness criminal cases are in a vulnerable position because of their psychological limitations and lack of full intellectual maturity. Although Indonesian law provides special protection for child witnesses, in criminal justice practice, child testimony is often positioned as weak secondary evidence. This situation indicates a gap between normative regulations (written law) and their implementation in practice (law in action). This study seeks to examine how children who are minors are legally protected and treated as witnesses within the juvenile criminal justice system, as well as to evaluate how their testimonies are assessed during the process of gathering evidence. The research method employed is normative juridical, incorporating both legal and conceptual approaches. The legislative approach is carried out by examining various legal provisions relating to the protection and status of child witnesses, specifically Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System, Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection, and the Criminal Procedure Code. The results show that the legal position of child witnesses must be understood as protective-participatory, by recognizing the role of children in the evidentiary process while guaranteeing the protection of their rights and best interests. 


Keywords


Child Witness Testimony; Criminal Evidence; Juvenile Criminal Justice System; Legal Protection.

Full Text:

PDF

References


Afifah, Wiwik. “Perlindungan Hukum Anak Sebagai Saksi Dalam Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia.” Jurnal DIH Jurnal Ilmu Hukum 10, no. 20 (2014): 63–75.

Aji, Arya Permana, and Siti Munawaroh. “Analisis Yuridis Terhadap Kesaksian Anak Di Bawah Umur Dalam Perspektif Hukum Acara Pidana.” Jurnal Magister Ilmu Hukum ‘DEKRIT 12, no. 2 (2022): 46–56.

Alfianto, Rendi Alfianto, and Agus Rasyid Chandra Chandra. “Tinjauan Yuridis Kekuatan Pembuktian Saksi Unus Testis Nullus Testis Dalam Perkara Asusila Terhadap Anak (Studɨ Putusan PN Cibadak No. 449/Pid.Sus/2021/PN Cibadak).” Truth de Journal 1, no. 1 (2024): 1–16.

Anwar, Mashuril, and M Ridho Wijaya. “Fungsionalisasi Dan Implikasi Asas Kepentingan Terbaik Bagi Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum: Studi Putusan Pengadilan Tinggi Tanjung Karang.” Undang: Jurnal Hukum 2, no. 2 (2019): 265–92.

April, No, Mizan Mizan, and Universitas Negeri Gorontalo. “Perlindungan Anak Yang Dipanggil Menjadi Saksi Dalam Kasus Pidana Oleh Peran Dinas Pengendalian Penduduk , Keluarga Berencana , Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak ( PP2KPPA ) ( Studi Di Dinas PP2KPPA Kota Gorontalo ) Berhadap Dengan Hukum Yang S.” Jurnal Begawan Hukum (JBH) 2, no. 1 (2024): 223–44.

Asmadi, Erwin. “Perlindungan Hukum Bagi Anak Sebagai Saksi Dalam Pemeriksaan Perkara Pidana.” Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum 1, no. 2 (2020): 51–60.

Budiarto, Yusuf, Bagio Kadaryanto, and Rudi Pardede. “Perlindungan Hukum Bagi Korban Anak Tindak Pidana Pencabulan Pada Proses Penyidikan Di Polres Meranti Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan.” Rio Law Jurnal, no. 6 (2014): 1154–67.

Fitriani, Nur. “Tinjauan Yuridis Kekuatan Pembuktian Keterangan Saksi Anak Dalam Persidangan Perkara Pidana.” Jurnal Legalitas 12, no. 1 (2023): 14–24.

Gustawinata, Mochammad Aditia, Lastuti Abubakar, and Ema Rahmawati. “Analisis Hukum Terhadap Perlindungan Dan Integrasi Hak Anak Sebagai Hak Asasi Manusia Dalam Sistem Hukum Indonesia.” Jurnal Tana Mana 6, no. 2 (2025): 245–57.

Hartini, Fri. “Perlindungan Anak Dari Tindakan Atas Perilaku Yang Berkonflik Dengan Hukum.” Syakhsiyah Jurnal Hukum Keluarga Islam 1, no. 21 (2022): 25–37.

Haryanto, Imam, Azzhara Nikita Wahdah, Anisa Almagfira, Dean Putri Amelia, Ilham Indra Mulya, and Joy Catherine Carina Tambunan. “Konsep Perlindungan Hukum Bagi Anak Turut Serta Dalam Melakukan Tindak Pidana Berdasarkan Hukum Positif Indonesia.” Media Hukum Indonesia (MHI) 2, no. 3 (2024): 186.

Herningsih, Meliana Kartika, and R. Rahaditya. “Stigmatisasi Pada Anak Nakal Dan Bermasalah Dengan Hukum.” Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik 5, no. 3 (2025): 2041–48.

Hidayati, Febriana Nur, Siti Fatimah, and Bambang Santoso. “Kekuatan Alat Bukti Saksi Korban Yang Masih Dibawah Umur Dan Tidak Disumpah Dalam Persidangan Perkara Pencabulan Anak.” Jurnal Verstek 4, no. 2 (2016): 71–79.

Iman, Candra Hayatul. “Kebijakan Hukum Pidana Perlindungan Anak Dalam Pembaharuan Sistem Peradilan Dan Pidana Anak Di Indonesia.” Jurnal Hukum Dan Peradilan 2, no. 2 (2013): 1–22.

Indonesia, Republik. Undang-Undang Republik Indonesia 2012 Nomor 11 Tahun Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (2012).

Kase, Samuel Jarno, Rudepel Petrus Leo, and Deddy R Ch Manafe. “Law Enforcement And Protection For Child Victims Of Sexual Violence : A Case Study In Tesi Ayofanu Village , South Central Timor Regency Penegakan Hukum Dan Perlindungan Terhadap Anak Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual : Studi Kasus Di Desa Tesi Ayofa.” Jurnal Hukum Sehasen 12, no. 1 (2026): 225–36.

Ksatria Anantiar Putra, Bima Aditya Ramadhan, Anak Agung Ngurah Bayu Adhi Perdana, Fadlan Razak, Abid Triasa, and Novri Hardiansyah. “Kapabilitas Anak Sebagai Saksi Dalam Persidangan.” Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik Dan Humaniora 1, no. 2 (2024): 288–98.

Latupeirissa, Mario Valentino, Dasar Kekuatan Mengikat, and Rodrigo Fernandes Elias. “Dasar Kekuatan Mengikat Keterangan Anak Yang Belum Cukup Umur Sebagai Alat Bukti Dalam Perkara Pidana.” Lex Crimen XII, no. 3 (2023).

Lestari, Ani, and Khairul Huda. “Loving Not Labelling : Dampak Negatif Labelling Terhadap Perkembangan Bakat Dan Kreatif Anak.” Genta Mulia 12, no. 1 (2021): 24–40.

Lestari, Meilan. “Hak Anak Untuk Mendapatkan Perlindungan Berdasarkan Peraturan Perundang - Undangan.” UIR Law Review 1, no. 2 (2017): 21–22.

Loemnanu, Artista Helendian, and Ni Nengah Ayudhya Shantika Devi. “Perlindungan Anak Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak.” Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik 5, no. 3 (2025): 1760–69.

Mardiyah, Ainul, Evi Yuliani, Sakhi Nabila Al-husna, and Mira Shaila Ardana. “Trauma Psikologis Anak Binaan Akibat Pengkhianatan Dan Respons Keluarga Pasangan Pada Kasus Asusila Di LPKA Kelas 1 Medan.” Fatih: Journal of Contemporary Research 03, no. 01 (2026): 1–9.

Mariana, Montisa, and Irma Maulida. “Strategi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak Dalam Pendampingan Perempuan Dan Anak Korban Kekerasan Seksual.” LOGIKA : Jurnal Ilmiah Lemlit Unswagati Cirebon 23, no. 1 (2019): 1–11.

Muchtar, Syamsuddin, and Abd Asis. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Saksi Dalam Sistem Peradilan Pidana Legal Protection of Witness Children in The Criminal Justice System.” Jurnal Al-Qaḍāu Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam 7, no. 2 (2020): 1–11.

Muizzuddin, Ahmad Haris, Nur Muhammad, Rofiatun Azizah, Anggun Juliantoro, and Bagus Dian Mahendra. “Implementasi Prinsip Kepentingan Terbaik Untuk Anak Dalam Sistem Peradilan Anak Melalui Pemidanaan Edukatif.” Jurnal Syariah Dan Hukum Islam 1, no. 2 (2022): 343-363.

Nanda, Dhea Hafifa. “Eksistensi Kedudukan Anak Sebagai Korban Dalam Perkara Perlindungan Anak.” Jurnal Verstek 9, no. 3 (2021): 633–41.

Oeliga, Chindi, Yensi Afita, and M Nanda Setiawan. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Saksi Dalam Perkara Tindak Pidana.” Datin Law Journal 3, no. 1 (2022): 62–78.

Pradana, Yudha. “Implementasi Prinsip ‘Kepentingan Terbaik Bagi Anak’ Dalam Proses Persidangan Anak Secara Elektronik Pada Masa Pandemi Di Kota Jakarta Barat.” Jurnal Ilmiah Hukum Dan Hak Asasi Manusia 1, no. 2 (2022): 43–53.

Prastini, Endang. “Kekerasan Terhadap Anak Dan Upaya Perlindungan Anak Di Indonesia.” Jurnal Citizenship Virtues 4, no. 2 (2024): 760–70.

Prihatin, Febri, Gunawan Santoso, Sri Utami. “Analisis Hak Dan Kewajiban Peserta Didik Di Sekolah Dan Di Rumah Jurnal Pendidikan Transformatif.” Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) 02, no. 04 (2023): 270–88.

Putri, Ajiza Amelia, Erry Gusman, and Riki Zulfiko. “Pelaksanaan Perlindungan Hak Anak Sebagai Saksi Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Oleh Ayah Kandung Terhadap Ibu Kandung Di Unit Ppa Polres Sijunjung.” PALAR (Pakuan Law Review) 09, no. 3 (2023): 33–49.

Putri, Angelica, and Hisar Siregar. “Peran Kejaksaan Dalam Memberikan Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Saksi Dalam Sistem Peradilan Pidana.” Judge : Jurnal Hukum 06, no. 04 (2025): 892–901.

Ramadhan, Azis Akbar. “Keabsahan Alat Bukti Saksi Anak Dalam Sistem Pembuktian Peradilan Pidana.” Jurnal Studi Hukum 06, no. 1 (2024): 23–31.

Sardol, S. Masribut. “Praktek-Praktek Penanganan Anak Berkonflik Dengan Hukum Dalam Kerangka Sistem Peradilan Pidana Anak (Juvenile Justice System) Dalam Tinjauan Hukum Pidana Di Indonesia.” Jurnal Judiciary 1, no. 2 (2017): 64–86.

Sarutomo, Bambang. “Penyebab Anak Di Bawah Umur Melakukan Tindak Pidana Pencurian Di Kabupaten Demak.” International Journal of Law Society Service 1, no. 1 (2021): 24–30.

Siagian, Amrizal, and Esi Sumarsih. “Kekuatan Saksi Anak Sebagai Alat Bukti Dalam Tindak Pidana Persetubuhan Terhadap Anak.” Mizan: Journal of Islamic Law 4, no. 2 (2020): 203–14.

Lee, Soo Jee. “A Child's Voice vs. a Parent's Control: Resolving a Tension Between the Convention on the Rights of the Child and US Law.” Columbia Law Review 117 (2017): 687.

Tang, Ahmad. “Hak-Hak Anak Dalam Pasal 54 UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.” AL-Qayyimah, Jurnal Pendidikan Islam, Prodi PAI Pascasarjana IAIN Bone 2, no. 2 (2019): 98–111.

Telaumbanua, Nosama. “Kekuatan Alat Bukti Keterangan Anak Dalam Pembuktian Tindak Pidana Persetubuhan.” Jurnal Panah Hukum 2, no. 2 (2023): 182–95.

Tumbel, Aprilia S. “Perlindungann Hukum Terhadap Anak Sebagai Saksi Tindak Pidana Menurut Sistem Peradilan Pidana Anak.” Jurnal Lex Crimen IV, no. 5 (2015): 39–47.

Wulandari, Made Indri, Anak Agung, Adi Lestari. “Perlindungan Hukum Terhadap Pendampingan Anak Sebagai Saksi Korban Dalam Peradilan Anak.” Jurnal Mahasiswa Hukum Saraswati 04, no. 02 (2024): 1597–1612.

Yuliawan, Bogi, Hartanto Hartanto, and Teguh Satya Bhakti. “Efektivitas Kebijakan Restitusi Dalam Perlindungan Hak Anak Korban Kejahatan Seksual.” Binamulia Hukum 14, no. 1 (2025): 33–42.

Prakoso, Abintoro. Pembaharuan Sistem Peradilan Pidana Anak. Yogyakarta: Aswaja Presindo, 2016.

Teguh, Harrys Pratama. Teori dan Praktek Perlindungan Anak dalam Hukum Pidana. Yogyakarta: Andi Publishing, 2018.

Moelong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif.Edisi Revisi. Jakarta: Remaja Rosdakarya, 2010.

Gultom, Maidin. Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia. Bandung: Refika Aditama, 2008.

Marlina. Peradilan Pidana Anak di Indonesia, Pengembangan Konsep Diversi dan Restoratif Justice. Bandung: Refika Aditama, 2019.

Lubis, Muhammad Ansori, Ariani Yestati, Leni Dwi Nurmala, and Dince Aisa Kodai. Buku Referensi Perlindungan Hukum Anak Perspektif Hak Asasi Dan Keadilan Restoratif. Medan: PT. Media Penerbit Indonesia, 2025.

Soekanto, Soerjono, and Sri Marmuji. Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Press, 2001.

Law Number 11 of 2012 concerning the Criminal Justice System

Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection




DOI: http://dx.doi.org/10.26532/jph.v13i2.50438

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Jurnal Pembaharuan Hukum Indexed by :

google_scholar onesearch crossref garuda base dimension DOAJ sinta
Jurnal Pembaharuan Hukum  
Faculty of Law, UnissulaCopyright of Jurnal Pembaharuan Hukum
Jalan Kaligawe Raya KM.4, Terboyo Kulon, Genuk,ISSN 2580-3085 (Online) ISSN 2355-0481 (Print)
Semarang, Central Java, Indonesia, 50112JPH is licensed under a