Hubungan Atherosclerotic Cardiovascular Disease Score dengan derajat stenosis berdasarkan gensini score

Nisya Oktia Nahda, M. Saugi Abduh, Titiek Sumarawati

Abstract


Penyakit jantung koroner adalah suatu penyakit pembuluh darah yang dapat menimbulkan kematian. Faktor risiko penyakit jantung koroner dapat dihitung menggunakan atherosclerotic cardiovascular disease score (ASCVD score) dan menilai stenosis dengan Gensini Score. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan ASCVD Score dengan derajat stenosis berdasarkan Gensini score pada pasien penyakit jantung koroner.
Desain penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan studi cross sectional dengan menggunakan data sekunder Rumah Sakit Islam Sultan Agung periode Januari 2020 - Desember 2021. Data dianalisis menggunakan uji Spearman dan analisis multivariat regresi logistik untuk mengetahui faktor risiko yang dominan.
Data diolah menggunakan uji Spearman ditemukan nilai p sebesar 0,000 (p<0,05) dengan koefisien korelasi 0,397 menujukkan terdapat hubungan signifikan antara ASCVD Score dengan derajat stenosis berdasarkan Gensini Score. Hasil analisis multivariat regresi logistik diperoleh faktor risiko dominan yang menyebabkan penyakit jantung koroner adalah jenis kelamin P= 0,000,OR=5,122;95% C.I=2,203-11,907. Data yang diolah meliputi 151 pasien ditemukan dari ASCVD Score derajat ringan dan derajat stenosis ringan-sedang adalah 37 pasien (92,5%), ASCVD score derajat ringan dan stenosis berat adalah 3 pasien (7,5%). ASCVD Score derajat borderline dan stenosis ringan-sedang adalah 15 pasien (75%), ASCVD Score derajat borderline dan stenosis berat adalah 5 pasien (25%). ASCVD Score intermediate dan stenosis ringan-sedang adalah 33 pasien (57,9%), ASCVD Score derajat Intermediate dan stenosis berat adalah 24 pasien (42,1%). ASCVD Score derajat tinggi dan stenosis ringan-sedang adalah 14 pasien (41,2%). ASCVD Score derajat tinggi dan stenosis berat adalah 20 pasien (58,5%).
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara ASCVD Score dengan derajat stenosis berdasarkan Gensini Score.

Kata kunci : ASCVD Score, Atherosclerotic Cardiovascular Disease Score, Penyakit Jantung Koroner, Derajat Stenosis, Gensini Score.

Full Text:

PDF

References


American Heart Association (2021) ‘2021 Heart Disease and Stroke Statistics Update Fact Sheet American Heart Association Research Heart Disease , Stroke and other Cardiovascular Diseases Coronary Heart Disease ( CHD )’, American Heart Association.

Avci, A. et al. (2016) ‘Association between the gensini score and carotid artery stenosis’, Korean Circulation Journal, 46(5), pp. 639–645. doi: 10.4070/kcj.2016.46.5.639.

Boroumand, M. A. et al. (2008) ‘Correlation between lipoprotein(a) serum concentration and severity of coronary artery stenosis in an Iranian population according to Gensini score’, Clinical Biochemistry, 41(3), pp. 117–120. doi: 10.1016/j.clinbiochem.2007.10.004.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018) ‘Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar’, Kementrian kesehatan RI, pp. 1–582. Available at: https://dinkes.kalbarprov.go.id/wp-content/uploads/2019/03/Laporan-Riskesdas-2018-Nasional.pdf.

Lissa, N., 1, U. and Azam, M. (2019) ‘Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Penderita Diabetes Mellitus Info Artikel’, HIGEIA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH RESEARCH AND DEVELOPMENT, 3(2), pp. 311–323. Available at: http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia.

Marleni, L. and Alhabib, A. (2017) ‘Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner di RSI SITI Khadijah Palembang’, Jurnal Kesehatan, 8(3), p. 478. doi: 10.26630/jk.v8i3.663.

Meidayanti, D. (2020) ‘MANFAAT LIKOPEN DALAM TOMAT SEBAGAI PENCEGAHAN TERHADAP TIMBULNYA ATEROSKLEROSIS’, urnal Medika Hutama Vol 02 No 03, 02(01), pp. 402–406.

Patriyani, R. E. H. and Purwanto, D. F. (2016) ‘Faktor Dominan Risiko Terjadinya Penyakit Jantung Koroner (PJK)’, (Jkg) Jurnal Keperawatan Global, 1(1), pp. 23–30. doi: 10.37341/jkg.v1i1.12.

Rampidis, G. P. et al. (2019) ‘A guide for Gensini Score calculation’, Atherosclerosis, 287(May), pp. 181–183. doi: 10.1016/j.atherosclerosis.2019.05.012.

Santosa, W. N. and Baharuddin, B. (2020) ‘Penyakit Jantung Koroner dan Antioksidan’, KELUWIH: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 1(2), pp. 98–103. doi: 10.24123/kesdok.v1i2.2566.

Setyowati, N., Saugi Abduh, M. and Soffan, M. (2021) ‘Hubungan Lingkar Pinggang Dengan Derajat Stenosis Berdasarkan Skor Signifikan Dan Non Signifikan’, Jurnal.Unissula.Ac.Id, pp. 148–157. Available at: http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/kimukes/article/view/17842.

Sugiritama, I. W. and Adiputra, I. N. (2019) ‘Potensi Antosianin Dalam Manajemen Menopause’, Jurnal Kesehatan Andalas, 8(1), p. 158. doi: 10.25077/jka.v8i1.985.

Wainstein, M. V. et al. (2017) ‘Elevated serum interleukin-6 is predictive of coronary artery disease in intermediate risk overweight patients referred for coronary angiography’, Diabetology and Metabolic Syndrome. BioMed Central, 9(1), pp. 1–7. doi: 10.1186/s13098-017-0266-5.

World Health Organization (2018) World Health Statistics, World Health Organization.

Zhang, M. H. et al. (2020) ‘Association of plasma free fatty acids levels with the presence and severity of coronary and carotid atherosclerotic plaque in patients with type 2 diabetes mellitus’, BMC Endocrine Disorders. BMC Endocrine Disorders, 20(1), pp. 1–9. doi: 10.1186/s12902-020-00636-y.

Zhu, G. Y. L. V. D. B. J. L. B. F. R. D. F. et al. (2019) ‘Semiautomated Characterization of Carotid Artery Plaque Features From Computed Tomography Angiography to Predict Atherosclerotic Cardiovascular Disease Risk Score’, HHS Public Access, 176(3), pp. 139–148. doi: 10.1097/RCT.0000000000000862.Semiautomate


Refbacks

  • There are currently no refbacks.