Kecemasan Berobat ke Pelayanan Kesehatan Selama Pandemi pada Masyarakat Randutatah Paiton Probolinggo

Lailatul Fitrih Febriani, Dyan Evita Santi

Abstract


Penyebaran COVID-19 berlangsung dengan cepat di Indonesia dan menyebabkan kekhawatiran sehingga menimbulkan perasaan cemas dan takut yang merupakan respon umum dari manusia dengan lingkungan yang tedampak. Kecemasan merupakan keadaan emosi yang muncul saat individu sedang stres, dan ditandai oleh perasaan tegang, pikiran yang membuat individu merasa khawatir. Kecemasan yang berkepanjangan akan menyebabkan stres sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari serta menimbulkan ketidakstabilan situasi dan kondisi salah satunya masyarakat takut untuk memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecemasan berobat ke pelayanan kesehatan selama pandemi pada masyarakat Randuatatah Paiton Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam (indepth interview). Subjek yang diwawancari sebanyak 3 subjek dengan kriteria masyarakat yang menolak berobat ke pelayanan kesehatan. Hasil penelitian di ketahui bahwa di masa pandemi saat ini masyarakat Randutatah Paiton Probolinggo yang sakit memilih untuk merawat diri dirumah dengan membeli obat diapotik atau menggunakan minuman herbal karena ketika harus memeriksakan diri ke rumah sakit ataupun klinik kesehatan, masyarakat merasa khawatir saat mengikuti prosedur rumah sakit yang menurut pendapat masyarakat tenaga kesehatan terlalu lama dalam penanganan dan gejala yang mereka keluhkan selalu dikatakan covid.

Kata kunci: Kecemasan, Pandemi, Pelayanan Kesehatan


Full Text:

Download PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30659/psisula.v3i0.18630

Refbacks

  • There are currently no refbacks.