Peningkatan Motivasi Berproduksi Berbasis Sumber Daya Lokal di Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal

Budhi Cahyono, Marno Nugroho, Abdul Hakim, Agus Wachjutomo

Abstract


Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan bagai masyarakat di Rowosari Kabupaten Kendal melalui perbaikan tampilan produk. Penampilan produk sangatlah penting, karena konsumen akan semakin tertarik dan berminat untuk membeli. Selain itu kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya lokal, khususnya buah pisang dan nangka sebagai bahan membuat ceriping. Fokus utama pada pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan produktif. Kegiatan ini diawali melalui pertemuan masyarakat sasaran untuk menentukan jenis kegiatan, peserta, dan waktu pelaksanaan. Pada inti acara, tim pengabdian masyarakat FE-Unissula memberikan berbagai penyuluhan, khususnya  bidang  entrepreneurship, produksi, pembukuan, dan pemasaran produk. Selanjutnya, peserta diberikan ketrampilan praktek membuat ceriping pisang dan ceriping nangk, yang kemudian difokuskan pada kegiatan pembungkusan (packaging). Packaging merupakan tahapan penting dalam sistem pemasaran produk. Tim FE juga memberikan bantuan berupa alat pembungkusan dan plastik untuk packaging. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan daya tarik pada produk yang dipasarkan melalui penempilan produk yang lebih baik dan menarik. 

The purpose of this community service is to improve the entrepreneurial spirit of the people in Rowosari, Kendal Regency through improving product appearance. Product appearance is very important, because consumers will be increasingly interested and interested in buying. In addition, this activity is carried out by utilizing local resources, especially bananas and jackfruit as ingredients for making ceriping. The main focus is on community empowerment through productive activities. This activity begins with a target community meeting to determine the type of activity, participants, and timing of implementation. At the core of the event, the FE-Unissula community service team provided various counseling, especially in the fields of entrepreneurship, production, bookkeeping, and product marketing. Furthermore, participants were given practical skills to make banana chips and jackfruit chips, which were then focused on packaging activities. Packaging is an important stage in the product marketing system. The FE team also provided assistance in the form of wrapping tools and plastic for packaging. This activity is expected to provide attractiveness to the products marketed through better and more attractive product display.


Keywords


production motivation; local resources;management; entrepreneurship

Full Text:

PDF

References


Adas, E. B. (2006). The making of entrepreneurial Islam and the Islamic spirit of capitalism. Journal for Cultural Research, 10(02), 113-137. https://doi.org/10.1080/14797580600624745.

Alsa, A (2006); Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif serta Kombinasinya dalam Penelitian Psikologi. Pustaka Pelajar Yogyakarta.

BPS (2018). Tingkat kemiskinan di Indonesia Tahun 2018-2019. Berita resmi statistic BPS No. 47/IX/1 September 2018.

Cahyono, B., & Adhiatma. A. (2009). Kajian Potensi Sumber Daya Petani Tembakau di Kabupaten Wonosobo. Laporan penelitian Kerjasama FE UNISSULA dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo.

Darwin, M. (2005). Memanusiakan rakyat, penanggulangan kemiskinan sebagai arus utama pembangunan. Benang Merah Yogyakarta.

Gandy, J. (2016). Social entrepreneurship as spiritual entrepreneurship. Journal of Ethics & Entrepreneurship, 6(1), 149.

Gümüsay, A.A. (2015). Entrepreneurship from an Islamic Perspective. J Bus Ethics 130, 199–208. http://dx.doi.org/10.1007/s10551-014-2223-7.

Idris, A., & Hijrah Hati, R. (2013). Social entrepreneurship in Indonesia: Lessons from the past. Journal of Social Entrepreneurship, 4(3), 277-301. http://dx.doi.org/10.1080/19420676.2013.820778.

Khambali. (2005). Pemberdayaan masyarakat miskin perkotaan; Model-model pemberdayaan masyarakat. Pustaka Pesantren.

Mubarak, M. Z., Rahman, A. A., & Yaacob, M. R. (2014). Spirituality in Islamic entrepreneurship: Motivationand achievements of successful entrepreneurs in Kelantan. Journal of Techno Social, 6(2).

Muslih. (2006). Filsafat Ilmu. Belukar.

Pranaji. (2006). Penguatan modal sosial untuk pemberdayaan masyarakat pedesaan dalam pengelolaan agroekosistem lahan kering. Jurnal Agro Ekonomi, Volume 24, No. 2, Oktober 2006.

Prawiranegara. (2009). Kajian model potensi ekonomi industri masyarakat berbasis agro technopark (ATP): Studi kasus daerah transmigrasi local Koleberes, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur.

Ulum, M. (2007). Model-model kesejahteraan social Islam: Perspektif normative, filosofis, dan praktis. PT LKiS Pelangi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/ijocs.3.1.56-64

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Author(s)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.