PROCESS OF INVESTIGATION OF TRAFFIC ACCIDENT ACCIDENTS UNDER AGE IN KEBUMEN RESORT POLICE

Hari Condro Wibisono, Achmad Sulchan

Abstract


Traffic accidents often occur in people's lives, even the culprit is often a minor. This is due to lack of legal awareness and supervision from parents so that children are allowed to drive motorized vehicles before having a driver's license. In this research, the theory of restorative justice analysis, legal certainty, and legal system theory are used. The results of the study showed that the investigation process towards underage traffic accident perpetrators at the Kebumen Resort Police was in accordance with the provisions of the Criminal Procedure Code and Law No. 11 of 2012 concerning the Child Criminal Justice System. Factors causing traffic accidents with child offenders in the Kebumen Resort Police are dominated by human factors, namely due to negative attitudes and behaviors of the offender, negligence (carelessness) in driving, lack of knowledge of the offender in traffic and parents the perpetrators. Barriers to carrying out investigations into underage traffic accident perpetrators at the Kebumen Resort Police are suspects of fear during the examination even though they have been accompanied by parents and Bapas officers, the solution is by investigators to divert light questions along with humor so as not to strain. In addition, it is also difficult to ask permission from the school, because if the permit is called by the police it will be a special note. The solution to overcome this is to call there during school holidays. Keywords: investigation, traffic accident, minors

Kecelakaan lalu lintas sering terjadi dalam kehidupan masyarakat, bahkan tak jarang pelakunya adalah anak yang masih di bawah umur. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran hukum dan pengawasan dari orang tua sehingga anak dibiarkan saja mengemudikan kendaraan bermotor sebelum memiliki surat izin mengemudi.Dalam penelitian ini mengguanakan teori analisis teori restorative justice, teori kepastian hukum dan toerisistem hukum.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa proses penyidikan terhadap pelaku kecelakaan lalu lintas anak di bawah umur di Kepolisian Resor Kebumen telah sesuai dengan ketentuan KUHAP dan Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Perdilan Pidana Anak. Faktor-faktor  penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan pelaku anak di Kepolisian Resor Kebumen didominasi oleh faktor manusia, yaitu disebabkan karena sikap dan perilaku negatif dari pelaku, adanya kelalaian (kurang berhati-hati) dalam berkendara, kurangnya pengetahuan pelaku dalam berlalu lintas dan orang tua pelaku. Hambatan pelaksanaan penyidikan pelaku kecelakaan lalu lintas anak di bawah umur di Kepolisian Resor Kebumen adalah tersangka ketakutan selama pemeriksaan meskipun sudah didampingi orang  tua dan petugas Bapas, solusinya adalah dengan cara penyidik mengalihkan kepertanyaan ringan disertai humor agar tidak tegang. Selain itu juga kesulitan untuk meminta ijin dari pihak sekolah, karena jika ijin dipanggil kepolisian maka akan menjadi catatan khusus. Solusi untuk mengatasinya adalah melakukan pemanggilan ada saat  libur sekolah.

 

Kata kunci : penyidikan, celakaan lalu lintas, anak di bawah umur  

 




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/jdh.2.3.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats