Legal Harmonization of River Basin Protection in Southern Bali Through an Ecosystem-Based Governance Framework
DOI:
https://doi.org/10.30659/jdh.v9i3.55885Kata Kunci:
Ecosystem-Based Governance, Environmental Law, Legal Harmonization, River Basins, Spatial Planning, Water Resources.Abstrak
River basin protection in South Bali faces increasing pressures from development, urbanization, and tourism activities that threaten the sustainability of river ecosystems. Although Indonesia has established a legal framework through the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, Law Number 17 of 2019 concerning Water Resources, environmental protection regulations, and spatial planning law, river basin protection remains constrained by regulatory fragmentation, overlapping authority, and inconsistent spatial utilization. This study aims to analyze the legal construction of river basin protection from the perspectives of water resources, environmental, and spatial planning law; identify normative disharmony and implementation challenges in South Bali; and formulate a legal harmonization model based on an ecosystem-based governance approach. This study employs normative legal research using statutory, conceptual, and analytical approaches. The results indicate that these legal regimes provide a strong normative foundation but continue to operate sectorally, limiting optimal river protection. The proposed harmonization model emphasizes the integration of legal norms, river basin-based spatial planning, strengthened institutional coordination, effective oversight mechanisms, and meaningful public participation. An ecosystem-based approach is essential to balance economic development, legal certainty, and ecological sustainability in river areas, particularly amid the growing development pressures in South Bali.Referensi
Astoni, P. Y. (2025). Legal Analysis of Indonesian River Management and Flood Management Policy. Iblam Law Review, 5(3), 83-93.
Aswandi, A. (2022). Pendekatan Ekosistem Sebagai Kerangka Pengelolaan DAS Batanghari di Jambi-Sumatera: Ecosystem Approach as a Framework for Batanghari Watershed Management in Jambi-Sumatra. Jurnal Silva Tropika, 6(2), 94-105.
Azizah, A. N., & Suheri, T. (2020). Identifikasi Karakteristik Fisik Dan Masyarakat Dalam Mengelola Kawasan Permukiman Sempadan Sungai. Jurnal Wilayah Dan Kota, 6(02), 54-63.
Dewi, G. S. (2019). Penolakan masyarakat terhadap reklamasi teluk benoa provinsi bali. Diponegoro Private Law Review, 3(1).
Eryani, I. G. A. P., Sinarta, I. N., & Surayasa, I. N. (2014). Perubahan Fungsi Lahan Di Muara Sungai Terhadap Pelestarian Sumber Daya Air. Bumi Lestari, 14(1), 85-90.
Fahruddin, M. (2019). Penegakan hukum lingkungan di indonesia dalam perspektif Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Veritas, 5(2), 81-98.
Ferianda, A. (2015). Identifikasi Ketidaksesuaian Peruntukan Ruang Kawasan Lindung Sempadan Sungai Pedindang di Kota Pangkalpinang (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).
Huda, M., & Najicha, F. U. (2023). Analisis ketentuan perancangan tata ruang wilayah yang baik berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007. Jurnal Hukum POSITUM, 8(1), 96-110.
Junef, M. (2021). Penegakkan Hukum Dalam Rangka Penataan Ruang Guna Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Penelitian Hukum P-ISSN, 1410, 5632.
Lubis, M. D. A., & Silitonga, S. (2025). Perlindungan Sungai Sebagai Ruang Ekologis Publik Dalam Penegakan Tindak Pidana Lingkungan. Jurnal Perspektif Hukum, 6(2), 121-130.
Luke, S. H., Slade, E. M., Gray, C. L., Annammala, K. V., Drewer, J., Williamson, J., ... & Struebig, M. J. (2019). Riparian buffers in tropical agriculture: Scientific support, effectiveness and directions for policy. Journal of Applied Ecology, 56(1), 85-92.
Ma’sura, A., & Suparji, S. (2022). Kepastian Hukum Pemanfaatan Ruang Pasca Adanya Putusan Mahkamah Agung Yang Menyatakan Tidak Sah dan Tidak Berlaku Umumnya Pasal Yang Mengatur Peruntukan Ruang Dalam Peraturan Daerah. Jurnal Magister Ilmu Hukum: Hukum dan Kesejahteraan, 7(1), 52-70.
Muchtar, A. (2025). Pengelolaan Daerah Aliran Sungai:(Konsep, Sistem Hidrologi, dan Model Penerapannya). Dunia Penerbitan buku.
Pahlewi, R. Y., & Rahman, B. (2023). Penataan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau sempadan sungai. Jurnal Kajian Ruang, 3(2), 265-279.
Pambudi, A. S. (2025). Policy and Regulatory Implementation in Water Resources Conservation Development in Indonesia: A Critical Analysis. Protection: Journal Of Land And Environmental Law, 3(3), 103-130.
Pambudi, A. S., & Kusumanto, T. (2023). Water resources governance in Indonesia towards environmental sustainability along with social and economic development. In Environmental Governance in Indonesia (pp. 289-311). Cham: Springer International Publishing.
Parkes, M. W., Morrison, K. E., Bunch, M. J., Hallström, L. K., Neudoerffer, R. C., Venema, H. D., & Waltner-Toews, D. (2010). Towards integrated governance for water, health and social–ecological systems: The watershed governance prism. Global Environmental Change, 20(4), 693-704.
Putri, F. A. J., & Ehsonov, J. R. (2024). The impact of land reform policies on the sustainable management of natural resources in local communities. Journal of Human Rights, Culture and Legal System, 4(2), 510-537.
Ramon, F., & Halim, A. (2021). Mekanisme perizinan dalam pemanfaatan sumber daya air menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019. Wasaka Hukum, 9(2), 402-420.
Rizaldy, W. F. (2023). Paradigma Dan Pengaturan Pengelolaan Sumber Daya Air Pasca Lahirnya Undang Undang Nomor 17 Tahun 2019. Journal of Law and Administrative Science, 1(2), 51-62.
Saadiya, A. Z., & Najicha, F. U. (2023). Implementasi Kebijakan Penataan Ruang dalam Mewujudkan Pembangunan yang Berkesinambungan. Jurnal Hukum Positum, 8(2), 299-316.
Safaria, F., Gunawan, G., & Susetyaningsih, A. (2021). Pemanfaatan Sempadan Sungai Sebagai Ruang Terbuka Hijau. Jurnal Konstruksi, 19(1), 179-190.
Sapiddin, A. S. A., Saleng, A., Bachri, S., & Ilmar, A. (2018). The Portrait of Water Resources Sustainable Management in Indonesia: Pragmatic Approaches. JL Pol'y & Globalization, 78, 75.
Saputro, A. H. (2017). Penegakan Hukum Pasal 104 Juncto 60 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dikaitkan Dengan Pencemaran Aliran Sungai Kedungsuko Kabupaten Nganjuk. Novum: Jurnal Hukum, 4(2), 48-56.
Sheldon, F., Peterson, E. E., Boone, E. L., Sippel, S., Bunn, S. E., & Harch, B. D. (2012). Identifying the spatial scale of land use that most strongly influences overall river ecosystem health score. Ecological Applications, 22(8), 2188-2203.
Simamora, J., & Sarjono, A. G. A. (2022). Urgensi Regulasi Penataan Ruang Dalam Rangka Perwujudan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Nommensen Journal of Legal Opinion, 59-73.
Siregar, W., Nurlinda, I., & Priyanta, M. (2021). Kebijakan Penegakan Hukum Lingkungan atas pelanggaran administrasi tata Ruang Dan Alih FUNGSI Lahan Sempadan Sungai Dalam rangka Terwujudnya tata Ruang Yang berkelanjutan. Jurnal Poros Hukum Padjadjaran, 3(1), 130-149.
Sopiani, S., & Akhmaddhian, S. (2025). Penegakan Hukum terhadap Pengelolaan Sumber Daya Air Tanpa Izin di Indonesia. Savana: Indonesian Journal of Natural Resources and Environmental Law, 2(01), 66-74.
Sulistyawati, N. P. Y., & Citrawati, N. N. A. (2025). Penerapan Penggelolaan Sampah Dikawasan Aliran Sungai Terkait dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang terdapat dalam Pasal 3 UUPPLH Tahun 2009. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 27, 239-246.
Sulistyawati, N. P. Y., & Kusumawardhani, S. A. M. A. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Pencemaran Lingkungan Dikawasan Hutan Mangrove Badung Bali Terkait Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 9(1), 890-900.
Sulistyawati, N. P. Y., Kusumawardhani, S. A. M. A., & Sutariani, N. L. (2024). Kepastian Hukum Penataan Ruang Wilayah Setelah Berlakunya Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang. Kerta Dyatmika, 21(2), 32-47.
Tarigan, B. H., Putri, R. M., & Budhiartie, A. (2021). Permasalahan Penataan Ruang di Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Tata Ruang. Mendapo: Journal of Administrative Law, 2(1), 11-21.
Wibowo, S. E. (2018). Memahami Makna Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Perihal Penguasaan Oleh Negara Terhadap Sumber Daya Alam Comprehend the Meaning of Article 33 Of The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia on State Authority Over Natural Resources. Jurnal Legislasi Indonesia, 12(4), 1-57.
Wijaya, I. M. A. (2025). Penegakan Hukum Lingkungan Terhadap Pencegahan Alih Fungsi Lahan di Provinsi Bali: Environmental Law Enforcement Towards the Prevention of Land Conversion in Bali Province. Ganec Swara, 19(4), 1657-1666.
Wulandari, A. S. R., & Ilyas, A. (2019). Pengelolaan Sumber Daya Air di Indonesia: Tata Pengurusan Air dalam Bingkai Otonomi Daerah. Gema Keadilan, 6(3), 287-299.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- The journal holds the copyright for each article published with work licensed simultaneously under a Creative Commons Attribution 4.0 International License, which allows others to share the work with an acknowledgment of the authorship and early publication of the work in this journal.Â
- Authors must agree to the copyright transfer agreement by checking the Copyright Notice column at the initial stage when submitting the article.
- The copyright of this document is owned by Journal Master of Law UNISSULA and is protected by law