Proses Penerimaan Diri Pada Pasien dengan HIV di Yayasan Peduli Kasih (Peka) Kota Semarang
Keywords:
Penerimaan Diri, ODHIV, Dukungan Sosial, PsikologiAbstract
Diagnosis HIV (Human Immunodeficiency Virus) sering kali dianggap sebagai vonis berat yang meruntuhkan kondisi psikologis individu akibat adanya stigma, diskriminasi, serta guncangan emosional yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam mengenai bagaimana proses penerimaan diri yang dialami oleh orang dengan HIV (ODHIV) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi proses adaptasi tersebut dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini ditentukan melalui teknik purposive sampling, yang melibatkan lima narasumber (N, MDIA, MMK, RA, dan RAE) yang bernaung di bawah Yayasan Peduli Kasih (PEKA) Kota Semarang. Pengumpulan data utama dilakukan melalui teknik wawancara mendalam (in-depth interview) dan observasi, serta didukung dengan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menangkap esensi dan hakikat dari pengalaman hidup para narasumber. Hasil penelitian menunjukkan proses penerimaan diri ODHIV merupakan perjalanan psikologis kompleks, yang bergerak dari fase shock dan denial hingga mencapai fase befriending (berdamai dengan status kesehatannya). Faktor kunci yang mempercepat penerimaan diri adalah dukungan sosial yang kuat dari keluarga dan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS), serta literasi kesehatan yang baik mengenai pengobatan ARV. Sebaliknya, minimnya dukungan dan tingginya stigma menjadi hambatan utama adaptasi psikologis subjek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerimaan diri bukan sekadar pengakuan medis, melainkan proses rekonstruksi makna hidup yang memungkinkan ODHIV memiliki masa depan yang tangguh, sehat, dan produktifReferences
Bastaman, H. D. (2007). Logoterapi: Psikologi untuk menemukan makna hidup dan meraih hidup bermakna. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Edianto, Waluyo, A., & Yona, S. (2019). Correlation of familyacceptance and peer support group toward sexual behavior risk on MSMwith HIV/AIDS in Medan, Indonesia
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Jurnal Kajian Ilmiah, 21(1), 33-54.
Fauziah, A. (2018). Analisis faktor yang berhubungan dengan self acceptance penderita hiv dan aids dalam kelompok dukungan sebaya (kds) berdasarkan teori health belief model, Skripsi (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).
HIV/AIDS.Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (2020) ‘Infodatin HIV AIDS’
Hurlock, E. B. (2009). Psikologi perkembangan: suatu perkembangan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Indrawan, R., & Yuniawati. (2017). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan campuran. Bandung: PT Radika Aditama.
Kaiser, S. (2017). The self-love experiment. Penguin Books.
Kusnan, A., Alifariki, L. O., Asriati, Binekada, I. M. C., Susanty,S.,
Muhdar, & Syam, Y. (2020). Riskfactors for HIV incidence in MSM(male sex man) communities in province of SoutheastSulawesi.Enfermeria Clinica, 30, 8083
Latifah, S., Adiwinata, A. H., & Nadirah, N. A. (2023). Penerimaan Diri Anak Terhadap Perceraian Orang Tua. Jurnal Kajian Gender dan Anak, 7(1), 01–15. https://doi.org/10.24952/gender. v7i1.6824
Neff, K., & Germer, C. (2018). The mindful selfcompassion workbook: A proven way to accept yourself, build inner strength, and thrive. The Guilford
Noya, Andris. (2022). Melawan Stigma. Indramayu : Adab
Sarwono, J. (2017). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif.
Yogyakarta: Graha Ilmu. Setiawan, E. (2020). Stigma dan Diskriminasi pada Pasien HIV/AIDS. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 112-12
Tamara, L. W., & Mardianto, M. (2022). Proses Penerimaan Diri pada Remaja Minangkabau yang Mengalami Perceraian Orang Tua. Socio Humanus, 4(2), 137–150. http://ejournal.pamaaksara.org/index.php/hal
Downloads
Published
Issue
Section
License
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.

Takaya by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under