Pengalaman Mahasiswa dalam Memaknai Peran Lingkungan Sosial Terhadap Pembentukan Orientasi Seksual Pada Perempuan dengan Ketertarikan Sesama Jenis di Kota Semarang
Abstract
Fenomena perubahan orientasi seksual di kalangan perempuan dewasa awal kini semakin berkembang seiring dinamika sosial dan teknologi informasi. Meskipun keberadaan komunitas non-heteronormatif masih tabu dan menghadapi resistensi kultural serta religius yang kuat di Kota Semarang. Penelitian ini berfokus pada pemahaman secara mendalam terkait esensi pengalaman hidup (lived experience) mahasiswi dalam memaknai peran lingkungan sosial terhadap pembentukan orientasi seksual pada perempuan dengan ketertarikan sesama jenis di Kota Semarang. Dengan melibatkan tiga partisipan yang dipilih menggunakan purposive sampling, penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga mahasiswi aktif di Semarang lalu di lakukan analisis data menggunakan DPA (Descriptive Phenomenological Analysis). Hasil penelitian menemukan tiga tema utama, yaitu (1) pemaknaan relasional yang melahirkan ketidakpercayaan terhadap figur laki-laki; (2) lingkungan sosial dan media virtual sebagai ruang aman, eksplorasi, dan penguatan identitas seksual; serta (3) penyaringan relasi terdekat yang memunculkan konflik psikologis akibat pertentangan norma sosial dan agama. Pengalaman relasional dengan ayah, berupa jarak emosional, perceraian, dan kurangnya perhatian, dimaknai sebagai konteks pembentukan persepsi negatif terhadap figur laki-laki dan hubungan heteroseksual. Pertemanan dan media virtual menjadi ruang penerimaan, eksplorasi, serta penguatan identitas seksual. Sementara itu, keterbukaan selektif dan pembatasan informasi digunakan untuk mengelola privasi, sedangkan pertentangan dengan nilai agama dan norma sosial memunculkan konflik batin, perasaan bersalah, dan tekanan emosional. Dengan demikian, lingkungan sosial dimaknai sebagai ruang dukungan sekaligus tekanan dalam pengelolaan identitas seksual.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Apriani, R. (2022). Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Perubahan Orientasi Seksual Lesbian di Akun Base Twitter. Jurnal Empirika, 7(1), 1–18. https://doi.org/10.47753/je.v7i2.122
Arrington, C. L. M., Stephenson, J., & Rothblum, E. D. (2009). Sexual Fluidity: Understanding Women’s Love and Desire. Journal of Gay & Lesbian Mental Health, 13(3), 227–228. https://doi.org/10.1080/19359700902897075
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.
Fernandes, T., Alves, B., & Gato, J. (2023). Between Resilience and Agency: A Systematic Review of Protective Factors and Positive Experiences of LGBTQ+ Students. In Healthcare (Switzerland) (Vol. 11, Nomor 14). Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). https://doi.org/10.3390/healthcare11142098
Firdaus, E., Nurwijayanti, A. M., Anggraeni, R., & PH, L. (2022). The Description of Self-Role in Lesbian Behavior in the Area of Semarang City. Indonesian Journal of Global Health Research, 4(1), 151–158. https://doi.org/10.37287/ijghr.v4i1.865
Garnets, L. D., & Peplau, L. A. (2014). A new paradigm for women’s sexual orientation: Implications for therapy. A New View of Women’s Sexual Problems, 24(1), 111–122. https://doi.org/10.1300/J015v24n01_14
Khairani, N., & Rodiah, I. (2023). Kekuatan Media Sosial untuk Meningkatkan Eksistensi LGBT. Journal of Feminism and Gender Studies, 3(2), 107–120. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/FGS/index
Linda Putri, Arifianto, & Mariyati. (2020). Studi Fenomenologi Pengalaman Kaum Homoseksual Menuju Coming Out Di Kota Semarang. Jurnal Ners Widya Husada, 7(3), 10–25. https://doi.org/10.33666/jnwh.v7i3.453
Rachmawati, I. N. (2007). Pengumpulan Data Dalam Penelitian Kualitatif : Wawancara. jurnal kepetawatan indonesia, 11(1), 35–40. https://doi.org/10.7454/jki.v11i1.184
Rahmawati, D. T., Abdullah, M. N. A., & Wilodati, W. (2025). Faktor Penyebab Orientasi seksual Lesbian pada Fase Dewasa Awal di Kalangan Atlet Futsal Putri. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(5), 5053–5058. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i5.7892
Tanhidy, J. (2024). Orientasi Seksual Kaum LGBT Dalam Lensa Dogmatik- Etik: Upaya Meningkatkan Kualitas Manusia Kristen. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 2(2), 13–16.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Proyeksi by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
TEMPLATE TAKAYA