Dinamika Dukungan Emosional Mahasiswa dalam Ekosistem Digital: Analisis Peran Aplikasi FeelSafe sebagai Media Dukungan Psikososial

Karima Az Zahra Wulansari, Abdurrohim Abdurrohim

Abstract


Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami tekanan emosional akibat tuntutan akademik, sosial, dan personal. Keterbatasan akses serta rendahnya pemanfaatan layanan kesehatan mental formal mendorong mahasiswa untuk mencari alternatif dukungan emosional, salah satunya melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika dukungan emosional mahasiswa dalam ekosistem digital serta mengkaji peran aplikasi FeelSafe sebagai media dukungan psikososial non-klinis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan melibatkan 25 mahasiswa sebagai partisipan. Evaluasi dilakukan dalam konteks penggunaan FeelSafe sebagai media dukungan emosional digital non-klinis. Data dikumpulkan melalui penilaian pengguna menggunakan skala numerik 1–5 terhadap beberapa aspek, meliputi empati, pendekatan kognitif-reflektif, afirmasi, refleksi diri, kebermanfaatan, sikap tidak menghakimi, dan validasi emosi, serta didukung oleh evaluasi pakar melalui kolaborasi dengan biro psikologi dan psikolog profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai FeelSafe sebagai ruang aman digital untuk mengekspresikan emosi tanpa rasa takut akan penilaian. Skor rata-rata pada aspek empati, refleksi diri, sikap tidak menghakimi, dan validasi emosi berada pada kategori baik hingga sangat baik, yang mencerminkan pengalaman dukungan emosional yang positif. FeelSafe dipersepsikan sebagai media dukungan psikososial pendamping yang membantu mahasiswa mengenali dan merefleksikan kondisi emosionalnya, tanpa menggantikan peran layanan profesional.


Keywords


dukungan emosional, mahasiswa, ekosistem digital, dukungan psikososial, kesehatan mental

Full Text:

PDF

References


Adwah, A. R. (2024, March). Peran dukungan sosial dalam upaya menjaga kesehatan mental pada mahasiswa tingkat akhir studi kasus di uin sunan kalijaga. In the indonesian conference on disability studies and inclusive education (Vol. 4, No. 1, pp. 45-56).

Hamza, S. Z., Aguilar Silvan, Y., & Ng, L. C. (2025). Use of online tools for mental health among racially and ethnically diverse college students: mixed methods study. Jmir human factors, 12, e60628.

Hidayat, Erik Ibnu, M. Ramli, and Arbin Janu Setiowati. (2021). Pengaruh self eficacy, self esteem, dukungan sosial terhadap stres akademik mahasiswa tingkat akhir. Jurnal pendidikan: teori, penelitian, dan pengembangan 6(4):635. doi: 10.17977/jptpp.v6i4.14728.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Situasi kesehatan jiwa di indonesia. Kemenkes RI.

Listiyandini, I. R. A. (2025). Digital mental health services: the urgency of research and its implementation in indonesia. Jurnal psikologi ulayat, 10(2), 284–299.

Nidaussa'idah, R., & Nuqul, F. L. (2025). Sistematik literatur review: dukungan sosial online berdampak positif pada kesehatan mental. Journal of psychology and social sciences, 3(1), 1-11.

Nurvalita Putri, A., Nurlaila, S., & Pranoto, H. (2025). Mengurai stres akademik mahasiswa: kombinasi regulasi emosi dan dukungan sosial. Jurnal empati, 14(4), 371-379. https://doi.org/10.14710/empati.2025.53349

Permata, N. G., & Laili, N. (2025). Peran dukungan sosial dan manajemen waktu pada stres akademik mahasiswa tingkat akhir universitas muhammadiyah sidoarjo. Al-isyraq: jurnal bimbingan, penyuluhan, dan konseling islam, 8(1), 101-122.

World Health Organization. (2021). Mental health atlas 2020. World health organization.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat