Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Resiliensi Mahasiswa yang Terdampak Banjir di Perumahan Genuk Semarang

Talitha Rajni Farah Aristawidya, Agustin Handayani

Abstract


Mahasiswa memerlukan kemampuan psikologis yang kuat untuk bertahan dan beradaptasi di tengah tantangan kehidupan akibat bencana banjir. Regulasi emosi dan resiliensi diduga berperan penting dalam mendukung ketahanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan resiliensi mahasiswa yang terdampak banjir di Perumahan Genuk, Semarang. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan, melibatkan 154 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen meliputi skala regulasi emosi dan skala Connor-Davidson Resilience Scale. Analisis data dilakukan dengan korelasi Pearson Product Moment. Hasil menunjukkan hubungan positif signifikan antara regulasi emosi dan resiliensi (r = 0,397; p < 0,01), yang berarti regulasi emosi yang lebih baik meningkatkan resiliensi mahasiswa.


Keywords


regulasi emosi, resiliensi, mahasiswa, banjir

Full Text:

PDF

References


Azwar, S. (2017). Metode penelitian psikologi (Edisi ke-2). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

BPBD Kota Semarang. (2023). Dokumen kajian risiko bencana kota semarang provinsi jawa tengah 2023-2027. BPBD Kota Semarang.

Connor, K. M., & Davidson, J. R. T. (2003). Development of a new resilience scale: the connor-davidson resilience scale (cd-risc). Depression and anxiety, 18(2), 76–82. doi: 10.1002/da.10113

Fadhillah, N., & Sulaeman, S. (2026). Pengembangan alat ukur resiliensi psikologis: skala resiliensi connor-davidson (cd-risc). from https://www.researchgate.net/publication/399988631_Pengembangan_Alat_Ukur_Resilien si_Psikologis_Skala_Resiliensi_Connor-Davidson_CD-_RISC

Fathoni, H. M., & Karwuryan, F. (2024). Resiliensi masyarakat korban banjir kecamatan karanganyar kabupaten demak. Jurnal ilmiah pendidikan dasar, 09(04).

Fauziya, I. L., & Daulima, C. H. N. (2017). Hubungan kecerdasan emosi dengan resiliensi penyintas Jurnal Keperawatan Indonesia, 20(3), 148–157. doi: 10.7454/jki.v20i3.624

Gross, J. J. (1998). Antecedent-and response-focused emotion regulation: divergent consequences for experience, expression, and physiology. Journal of Personality and Social Psychology, 74(1), 224–237.

Indahsari, S. A., & Hidayatulloh, A. F. (2023). Dampak bencana banjir rob dan adaptasi masyarakat terhadapnya di kabupaten semarang. Jurnal Energi Baru Dan Terbarukan, 4(3), 202–208. doi: 10.14710/jebt.2023.18845

Mahardika, D., & Larasati, E. (2018). Manajemen bencana oleh badan penanggulangan bencana daerah (bpbd) dalam menanggulangi banjir di kota semarang. Journal of Management& Public Policy, 7, nomor 2.

Nuryono, W., Rahmasari, D., Sifaq, A., & Indarwati, T. A. (2022). Pelatihan untuk meningkatkan regulasi emosi pada korban banjir jombang. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 5, 76–84. http://ejurnal.uij.ac.id/index.php/CONS

Purba, A. (2025). Resiliensi psikologis korban banjir di Indonesia. Jurnal Wacana Sosial Nusantara, 1(1). doi: 10.33096/jpki.v1i1.103

Sari, K, H, U., Purnawan, I., & Hidayat, I, A. (2022). Hubungan kecerdasan emosional dengan resiliensi pada wanita pasca bencana banjir. Dunia keperawatan: Jurnal keperawatan dan kesehatan, 10. doi:10.20527/dk.v9i3.9731

Sembiring, M., & Tarigan, T. (2022). Hubungan regulasi emosi dengan resiliensi akademik siswa sma seminari menengah pematangsiantar. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 2(2). doi:10.52110/jppak


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat