PEMAKNAAN RASA BERSALAH PADA INDIVIDU DEWASA MUDA DENGAN KECENDERUNGAN PEOPLE PLEASING
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemaknaan rasa bersalah pada individu dewasa muda dengan kecenderungan people pleasing. Fenomena ini berkaitan dengan dorongan untuk mempertahankan penerimaan sosial, menjaga keharmonisan hubungan interpersonal, dan menghindari penolakan dari lingkungan. Individu dengan kecenderungan people pleasing cenderung mengutamakan kebutuhan serta kenyamanan orang lain dibandingkan kebutuhan pribadi, sehingga rentan mengalami rasa bersalah ketika tidak mampu memenuhi harapan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif partisipan secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 2 partisipan dewasa muda yang memiliki kecenderungan people pleasing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa bersalah dimaknai sebagai tekanan yang berkaitan dengan ketakutan mengecewakan orang lain dan kebutuhan untuk mempertahankan hubungan sosial. Rasa bersalah muncul tidak hanya setelah tindakan dilakukan, tetapi juga ketika individu membayangkan kemungkinan penolakan, konflik interpersonal, atau penilaian negatif dari orang lain. 2 partisipan menunjukkan kecenderungan mengalah, menyesuaikan diri, serta mengutamakan kenyamanan orang lain dibandingkan kebutuhan pribadi. Penelitian ini juga menemukan bahwa rasa bersalah berperan dalam mempertahankan pola relasi interpersonal tertentu dan dapat menimbulkan kelelahan emosional, konflik batin, serta kesulitan menetapkan batas diri. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai dinamika psikologis rasa bersalah pada individu dengan kecenderungan people pleasing serta menjadi dasar pengembangan intervensi psikologis yang lebih adaptif.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arnett, J. J. (2015). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties (2nd ed.). Oxford University Press.
Baumeister, R. F., & Leary, M. R. (1995). The need to belong: Desire for interpersonal attachments as a fundamental human motivation. Psychological Bulletin, 117(3), 497–529.
Baumeister, R. F., Stillwell, A. M., & Heatherton, T. F. (1994). Guilt: An interpersonal approach. Psychological Bulletin, 115(2), 243–267.
Choi, Y. (2022). People pleasing behavior and social validation among emerging adults. Journal of Social Psychology, 34(2), 115–128.
Cohen, T. R., & Panter, A. T. (2015). Guilt proneness and moral character. Current Directions in Psychological Science, 24(2), 177–182.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Curtis, M. (2023). Understanding people pleasing tendencies and emotional consequences. Journal of Counseling Perspectives, 15(1), 45–58.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2002). Handbook of self-determination research. University of Rochester Press.
Flett, G. L., Nepon, T., Hewitt, P. L., & Fitzgerald, K. (2016). Perfectionism, components of stress reactivity, and depressive symptoms. Journal of Psychopathology and Behavioral Assessment, 38(4), 645–654.
Haidt, J. (2003). The moral emotions. In R. J. Davidson, K. R. Scherer, & H. H. Goldsmith (Eds.), Handbook of affective sciences (pp. 852–870). Oxford University Press.
Kahija, Y. F. L. (2017). Penelitian fenomenologis: Jalan memahami pengalaman hidup. PT Kanisius.
Lazarus, R. S. (1991). Emotion and adaptation. Oxford University Press.
O’Connor, L. E. (1996). Interpersonal guilt and psychopathology. Journal of Clinical Psychology, 52(1), 73–89.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Tangney, J. P., & Dearing, R. L. (2002). Shame and guilt. Guilford Press.
Yusainy, C., Anggono, C. O., & Herani, I. (2023). Nilai sosial, harmoni, dan perilaku interpersonal pada masyarakat Indonesia. Jurnal Psikologi Sosial, 21(1), 55–69.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Proyeksi by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
TEMPLATE TAKAYA