Hubungan Antara Dukungan Sosial Pasangan dengan Kecenderungan Berselingkuh pada Warga Binaan Pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB Kota Salatiga

Keshia Pritandini, Luh Putu Shanti Kusumaningsih

Abstract


Menjalani masa pidana merupakan fase yang penuh tekanan bagi warga binaan akibat adanya pembatasan fisik, sosial, serta psikologis yang mengganggu stabilitas hubungan pasangan warga binaan sehingga muncul adanya kecenderungan untuk berselingkuh. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap kecenderungan berselingkuh seseorang adalah dukungan sosial terutama yang berasal dari pasangan sebagai orang terdekat. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial pasangan dengan kecenderungan berselingkuh pada warga binaan pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dengan populasi penelitian berjumlah 185 warga binaan. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 80 warga binaan yang sedang dalam hubungan pernikahan, terdiri dari 70 subjek laki-laki dan 10 subjek perempuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala dukungan sosial pasangan (31 aitem; α = 0,964) dan skala kecenderungan berselingkuh (31 aitem; α = 0,752). Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang sangat signifikan antara dukungan sosial pasangan dan kecenderungan berselingkuh pada warga binaan di Rutan Kelas IIB Kota Salatiga dengan nilai koefisien korelasi rxy = -0,501 dan signifikansi p = 0,000 (p < 0,01). Hal ini membuktikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial pasangan yang dimiliki oleh warga binaan, maka semakin rendah kecenderungan berselingkuh yang ditunjukkan. Sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial pasangan yang dimiliki warga binaan, maka semakin tinggi kecenderungan berselingkuh yang ditunjukkan

Keywords


dukungan sosial, kecenderungan berselingkuh, warga binaan, rumah tahanan

Full Text:

PDF

References


Ahmad, R., Nawaz, M.R., Ishaq, M. I., Khan, M.M., & Ashraf, H. A. (2023). Social exchange theory: Systematic review and future directions. Frontiers in Psychology, 13, 1015921. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1015921

Amalia, V. (2017). Kepuasan pernikahan berhubungan dengan kecenderungan berselingkuh. Jurnal Ilmu Perilaku, 1(1), 45-57. https://doi.org/10.25077/jip.1.1.45-57.2017

Asyigah, Rasendriya, A.N., & Kaloeti, D.V.S. (2025). Hubungan antara dukungan sosial pasangan dengan kesejahteraan psikologis pada warga binaan pemasyarakatan yang divonis di atas lima tahun. Thesis. Semarang: Universitas Diponegoro.

Azwar, S. (2017). Metode Penelitian Psikologi Edisi II. Penerbit Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. (2025). Jumlah perceraian menurut provinsi dan faktor penyebab perceraian (perkara), 2024. Diakses pada 5 Juli 2026. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/VkhwVUszTXJPVmQ2ZFRKamNIZG9RMVo2VEdsbVVUMDkjMw==/nikah-dan-cerai-menurut-provinsi.htmlkusu

Bendon, K., Suwartiningsih, S., & Kudubun, E.E. (2024). Interaksi sosial warga binaan pemasyarakatan perempuan di rutan (rumah tahanan) kelas II B di Salatiga. Nnovative: Journal Of Social Science Research Volume 4 Nomor 6 Tahun 2024 Page 4873-4881.

Christanti, A., & Wati, C.L.S. (2023). Hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri pada mahasiswa rantau yang berdomisili di dormitory Unika Atma Jaya. Psiko Edukasi, 21(2), 106–122. https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v21i2.4947.

Ditjen PAS. (2025). Status pelaporan jumlah penghuni perkanwil. Retrieved from https://sdppublik.ditjenpas.go.id/#

Gustafsson, E., Francoeur, C., Blanchette, I., & Sirois, S. (2022). Visual exploration in adults: Habituation, mere exposure, or optimal level of arousal?. Learning & Behavior, 50(2), 233-241.

Gün, Zübeyit. (2025). Effects of social support on the mental health of incarcerated individuals. Psikiyatride Güncel Yaklaşımlar: 17, 333-346. 10.18863/pgy.1505020.

Hidayat, K., & Bashori, K. (2016). Psikologi sosial: Aku, kami, dan kita. Penerbit Erlangga: Jakarta.

Jayanti, T.N. (2013). Uji korelasi intensi berselingkuh dengan big five personality. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.2 No.2.

Karimalfi, A. (2023). Faktor penyebab perselingkuhan dan konsekuensinya terhadap mental pasangan. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) Volume 1, Issue 4, 2023 pp. 235-245.

McFadden, D. (2024). Social support and trauma experiences of imprisoned men. Journal of Correctional Health, 18(2), 123-138.

Monintja, G.K., & Sarajar, D.K. (2025). Pengaruh loneliness terhadap kecenderungan selingkuh pada hubungan pacaran jarak jauh. Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2.

Pettus-Davis, C. (2014). Social support among releasing men prisoners with lifetime trauma experiences. International Journal of Law and Psychiatry, 37(5), 512–523. https://doi.org/10.1016/j.ijlp.2014.02.024

Rahman, A.A. (2013). Psikologi Sosial. PT. RajaGrafindo Persada: Depok.

Saktiana, G.M. (2022). Triangular theory of love vs conditional integration theory of love untuk penelitian pemasaran. Akmenika: Jurnal Akuntasi & Manajemen Vol. 19 No.2 October 2022, 640-648.

Santiningsih, N.M., Kencana, I.P.E.N, & Sukarsa, I.K.G. (2022). Identifikasi dan kausalitas dari faktor penyebab perselingkuhan di kota Denpasar. Jurnal Matematika Vol. 12, No. 1, Juni 2022, pp. 1-10. https://doi.org/10.24843/JMAT.2022.v12.i01.p144

Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interactions (7th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Setyawati, I., Fahiroh, S. A., & Poerwanto, A. (2022). Hubungan antara dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada remaja Di UPT PRSMP Surabaya. Archetype: Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 5(1), 1–9.

Turney, K., Malae, K. R., Christensen, M. A., & Halpern-Meekin, S. (2023). “Even though we’re married, I’m single”: The meaning of jail incarceration in romantic relationships. Criminology, 61, 795–822.

Utami, K.P. & Wijaya, Y.D. (2018). Hubungan dukungan sosial pasangan dengan konflik pekerjaan-keluarga pada ibu bekerja. Jurnal Psikologi (Vol. 16, Issue 1).

Wicaksono, D.A., & Aryono, M.M. (2020). Assesment psikologi warga binaan dalam menghadapi persiapan masa bebas pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan. Widya Warta No. 01 Tahun XLIV/Januari 2020 ISSN 0854-1981.

Widiastuti, T., Pengantar Ir Sofia Alisjahbana, Ms. W., & Suwardi, H. (2013). Teori Komunikasi 2. Penerbit Universitas Bakrie: Jakarta.

Wulandari, M. A. (2025). Gambaran self acceptance, dukungan sosial, tingkat kecemasan pada narapidana. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(4), 562–568. https://doi.org/10.59395/1mxcjs85

Yanti, M., & Tobing, D. H. (2024). Strategi coping pada narapidana perempuan yang sedang menjalani hukuman: Literature review. Deviance Jurnal Kriminologi, 8(2), 198–215. https://doi.org/10.36080/djk.2757

Zulfaini, A. (2023). Hubungan antara kesepian dengan intensi berselingkuh pada pasangan yang menjalani long distance marriage pada komunitas driver’s dan pengirim Sumberejo. Skripsi. Lampung: Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat