Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Kecemasan Menghadapi Pertandingan Sepak Bola pada Atlet di Akademi Persib

Thaasa Nazmi Tarena, Abdurrohim Abdurrohim

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan kecemasan menghadapi pertandingan sepak bola pada atlet Akademi Persib. Hipotesis yang diajukan yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara regulasi emosi dengan kecemasan menghadapi pertandingan sepak bola pada atlet Akademi Persib. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Difficulties in Emotion Regulation Scale-18 (DERS-18) yang terdiri dari 18 aitem dan Skala Kecemasan Menghadapi Pertandingan yang terdiri dari 30 aitem. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 94 atlet sepak bola berusia 14–17 tahun di Akademi Persib. Analisis data menggunakan korelasi Spearman Rank (Spearman's rho) dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 29.0. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi sebesar (r_s = 0,873) dengan nilai signifikansi (p < 0,001), sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kesulitan regulasi emosi dengan kecemasan menghadapi pertandingan. Artinya, semakin tinggi kesulitan atlet dalam meregulasi emosi, semakin tinggi pula kecemasan yang dialami ketika menghadapi pertandingan. Sebaliknya, semakin rendah kesulitan regulasi emosi, semakin rendah pula kecemasan yang dialami atlet. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan regulasi emosi merupakan salah satu aspek psikologis yang penting dalam membantu atlet menghadapi tekanan dan tuntutan pertandingan sepak bola.


Keywords


regulasi emosi, kesulitan regulasi emosi, kecemasan menghadapi pertandingan, atlet sepak bola, Akademi Persib

Full Text:

PDF

References


Acocella, J. R., & Calhoun, J. F. (1990). Psychology of adjustment: Human relationship. McGraw-Hill.

Aliyas, S. E., Chalapathy, C. V., Mathew, L., & Thomas, A. (2024). Emotion regulation and sports performance: A systematic review. Journal of Chemical Health Risks, 14, 1037–1046.

Alwin, S., & Putri, W. (2020). Hubungan antara kepercayaan diri dan regulasi emosi terhadap kecemasan menghadapi pertandingan pada atlet karate di Kota Demak. Jurnal Psikologi, 15(1), 88–97.

Barrett, L. F. (2011). Depends on your point of view. Emotion Review, 3(1), 8–16. https://doi.org/10.1177/1754073910380974

Besharat, M. A., & Pourbohlool, S. (2011). Moderating effects of self-confidence and sport self-efficacy on the relationship between competitive anxiety and sport performance. Procedia?, 2(7), 760–765. https://doi.org/10.4236/psych.2011.27116

Budisetyani, P. (2018). Regulasi emosi dan kecemasan pada atlet softball remaja putri di Bali. Jurnal Psikologi Udayana, 5(1), 218–225.

Campenhout, G. Van, Sterkenburg, J. Van, & Oonk, G. (2019). Has the World Cup become more migratory? A comparative history of foreign-born players in national football teams, c. 1930–2018.

Dewi Anggreini, dkk. (2021). Efek regulasi emosi terhadap kecemasan prapertandingan atlet UKM Taekwondo di Kota Makassar. Psyche 165 Journal, 14(4), 336–341. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v14i4.134

Ery, S. (2014). Hubungan antara regulasi emosi dengan kecemasan menghadapi pertandingan.

European Federation of Sport Psychology. (2024). Abstract book: FEPSAC 17th Congress 2024: Performance under pressure in sports, military/police, performing arts, medicine, business and daily life. https://fepsac2024.eu/assets/images/FEPSAC%20CONGRESS%202024%20FIN AL%20Abstractbook.pdf

Farah, M., Suharsono, Y., & Prasetyaningrum, S. (2019). Konsep diri dengan regulasi diri dalam belajar. Jurnal Psikologi, 07(02), 171–183.

Greenberger, D. (2016). Mind over mood.

Gross, J. J. (2015). Emotion regulation: Current status and future prospects. Psychological Inquiry, 1–26. https://doi.org/10.1080/1047840X.2014.940781

Gross, J. J., & Thompson, R. A. (2007). Emotion regulation: Conceptual foundations. Dalam Handbook of emotion regulation.

Guimond, A., Nishimi, K., & Karmel, W. (2025). Coping and emotion regulation: A scoping review. Journal of Counseling Psychology, 65(3), 149–162. https://doi.org/10.1037/cap0000377

Hasmarlin, H. (2019). Self-compassion dan regulasi emosi pada remaja. Psikologi, 2012, 148–156.

Li, Y., & Mateos, G. (2022). Networks of international football: Communities, evolution and globalization of the game.

Lukman, I. M., Sudirjo, E., & Rahman, A. A. (2024). Analisis tingkat kecemasan pemain sepak bola putra Rice Cake FC. Jurnal Kejaora: Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olah Raga, 9, 37–44.

Nugroho, A. (2024). Manajemen stres atlet Puslatda Daerah Istimewa Yogyakarta ditinjau dari jenis. Jurnal, 6(2), 165–175.

Patris L. Lengmani. (2025). Kecemasan kompetisi: Tinjauan kritis literatur psikologi olahraga berdasarkan multidimensional anxiety theory.

Safitri, A. (2019). Hubungan antara regulasi emosi dengan kecemasan olahraga pada atlet judo. Jurnal Psikologi, 1989, 51–58.

Victor, S. E., & Klonsky, E. D. (2016). Validation of a brief version of the Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS-18) in five samples. Journal of Psychopathology and Behavioral Assessment, 38, 582–589


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat