Hubungan antara Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa Angkatan 2022 Universitas Islam Sultan Agung

Firdasari Angelina, Abdurrohim Abdurrohim

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa angkatan 2022 Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2022 Universitas Islam Sultan Agung Semarang dengan jumlah sampel sebanyak 103 mahasiswa yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan dua skala yaitu skala kesejahteraan psikologis dengan reliabilitas 0,931 dari 48 aitem  dan skala dukungan sosial teman sebaya dengan reliabilitas sebesar 0,930 dari 40 aitem. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai 0,144 untuk variabel kesejahteraan psikologis dan 0,002 variabel dukungan sosial teman sebaya. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan teknik korelasi Spearman Rho menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,778 dengan taraf signifikansi 0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara dukungan sosial teman sebaya dengan kesejahteraan psikologis. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa dari teman sebaya, maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis yang dimiliki, dan semakin rendah dukungan sosial, maka semakin rendah pula kesejahteraan psikologis mahasiswa

Keywords


Dukungan Sosial Teman Sebaya, Kesejahteraan Psikologis

Full Text:

PDF

References


Absyashofa, F. N., & Supradewi, R. (2025). Hubungan dukungan sosial teman sebaya terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di fakultas dakwah uin sts Jambi. Psychology and Educational Science, 01(01), 108–117.

Alaei, M. M., & Hosseinnezhad, H. (2020). The development and validation of Peer Support Questionnaire (PSQ). Teaching English as a Second Language Quarterly (Formerly Journal of Teaching Language Skills), 39(3.2), 1–33. https://doi.org/https://doi.org/10.22099/jtls.2020.37050.4815.

Azwar, S. (2018). Metode penelitian psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Clarabella, S. J. (2015). Hubungan penyesuaian diri dan dukungan sosial teman sebaya dengan hardiness pada remaja yang mengalami residential mobility di keluarga militer. Jurnal Psikologi, 2(2), 101-114.

Dodge, R., Daly, A. P., Huyton, J., & Sanders, L. D. (2012). The challenge of defining wellbeing. International Journal of Wellbeing, 2(3), 222–235.

Eva, N., Shanti, P., Hidayah, N., & Bisri, M. (2020). Pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa dengan religiusitas sebagai moderator. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling, 5(3), 122–131. https://doi.org/10.17977/um001v5i32020p122

Kurniawan, S. R., & Eva, N. (2020). Hubungan antara dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa rantau. Prosiding Seminar Nasional Dan Call Paper, 152–162.

Musyaropah, U., Haibar, R. A. L., Kusuma, N. A., Putri, A. I., & Aulia, A. (2022). Pengaruh dukungan sosial teman sebaya dan efikasi diri terhadap psychological well-being mahasiswa di masa pandemi covid-19. Jurnal Psikologi, 18(2), 171. https://doi.org/10.24014/jp.v18i2.1630

Ramadani, Y. P., Musslifah, A. R., & Purnomosidi, F. (2023). Kesejahteraan psikologis pada mahasiswa rantau di universitas sahid surakarta. Journal Psikologi Konseling, 22(1), 1422-1431. https://doi.org/10.24114/jpk.v22i1.47291

Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081.

Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69 (4), 719–727.

Ryff, C. D., & Singer, B. H. (2008). Know thyself and become what you are: A eudaimonic approach to psychological well-being. Journal of Happiness Studies, 9(1), 13–39. https://doi.org/10.1007/s10902-006-9019-0

Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2010). Health psychology: Biopsychosocial interactions.

Sari, L. N., & Malahati, F. (2025). Hubungan antara dukungan sosial dan penerimaan diri dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa perantauan yang sedang menyusun skripsi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(2), 787–802. https://doi.org/10.59141/japendi.v6i2.7369

Sasmita, I. A. G. H. D., & Rustika, I. M. (2015). Peran efikasi diri dan dukungan sosial teman sebaya terhadap penyesuaian diri mahasiswa tahun pertama program studi pendidikan dokter fakultas kedokteran universitas udayana. Jurnal Psikologi Udayana, 2(2), 280–289. https://doi.org/10.24843/jpu.2015.v02.i02.p16

Seligman, M. E. P. (2011). Flourish: A visionary new understanding of happiness and well-being. Free Press.

Setyawati, I., Fahiroh, S. A., & Poerwanto, A. (2022). Hubungan antara dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada remaja di UPT PRSMP Surabaya. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 5(1), 1–9.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Triwahyuningsih, Y. (2017). Kajian meta-analisis hubungan antara self esteem dan kesejahteraan psikologis. Buletin Psikologi, 25(1), 26–35. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.9382


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat