Hubungan Antara Religiusitas Dengan Kebermaknaan Hidup Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Semarang

Kirana Yasti Anggraeni, Inhastuti Sugiasih

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik mengenai hubungan religiusitas dengan kebermaknaan hidup pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Semarang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri dari 60 narapidana yang memenuhi kriteria penelitian. Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa dua skala, yaitu skala kebermaknaan hidup dan skala religiusitas. Skala kebermaknaan hidup terdiri dari 33 aitem dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,940, sedangkan skala religiusitas terdiri dari 23 aitem dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,943. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment Pearson. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai korelasi sebesar rxy = 0.788 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti hipotesis dapat diterima. Artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara religiusitas dengan kebermaknaan hidup pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Semarang.

 


Keywords


religiusitas, kebermaknaan hidup, narapidana Perempuan.

Full Text:

PDF

References


Arista, D. (2017). Kebermaknaan Hidup dan Religiusitas Pada Mantan Narapidana Kasus Pembunuhan.

Bastaman, H. . (2007). Logoterapi Psikologi Untuk Menemukan Makna Hidup Dan Meraih Hidup Bermakna H.D. Bastaman. Raja Grafindo Persada.

Huber, S., & Huber, O. W. (2012). The Centrality of Religiosity Scale (CRS). Religions, 3(3), 710–724. https://doi.org/10.3390/rel3030710

Lays, M. (2019). Hubungan antara Religiusitas dengan Kebermaknaan Hidup pada Narapidana Pengguna Narkoba yang Direhabilitasi di Lapas.

Lestari, P. N. (2020). HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA MUALAF DI KOTA SEMARANG.

Lubis, S. M., & Maslihah, S. (2012). Analisis Sumber-Sumber Kebermaknaan Hidup Narapidana yang Menjalani Hukuman Seumur Hidup. Jurnal Psikologi Undip, 11(1), 12. www.bps.go.id

Rahmawati, I., & Desiningrum, D. R. (2020). Pengalaman Menjadi Mualaf: Sebuah Interpretative Phenomenological Analysis. Jurnal EMPATI, 7(1), 92–105. https://doi.org/10.14710/empati.2018.20151

Reza, iredho fani. (2015). Psikologi Agama : Peran Agama Dalam Membentuk Perilaku Manusia. noer fikri offset.

Siddik, I. N., Oclaudya, K., Ramiza, K., & Nashori, F. (2018). Kebermaknaan hidup ODHA ditinjau dari ikhlas dan dukungan social. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 3(1), 98–114.

Suryadi, B., & Hayat, B. (2021). Religiusitas (1st ed., Issue 40). Bibliosmia Karya Indonesia.

Vanhooren, S., Leijssen, M., & Dezutter, J. (2017). Ten prisoners on a search for meaning: A qualitative study of loss and growth during incarceration. Humanistic Psychologist, 45(2), 162–178. https://doi.org/10.1037/hum00000


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat