Hubungan Antara Persepsi Terhadap Standar Kecantikan dan Perbandingan Sosial dengan Kecemasan Sosial pada Mahasiswi yang Memiliki Masalah Jerawat di Universitas Islam Sultan Agung

Alya Dhiya Pitaloka, Joko Kuncoro

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi standar kecantikan dan perbandingan sosial dengan kecemasan sosial pada mahasiswi Universitas Islam Sultan Agung Semarang yang memiliki masalah jerawat, dengan hipotesis bahwa kedua variabel independen berpengaruh signifikan secara simultan dan parsial, serta perbandingan sosial memediasi hubungan tersebut. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 96 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berbasis skala Likert yang diadaptasi dari instrumen standar: Social Anxiety Symptom Severity Scale (SASS) untuk kecemasan sosial, Sociocultural Attitudes Towards Appearance Questionnaire-4 (SATAQ-4) untuk persepsi standar kecantikan, dan Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM) untuk perbandingan sosial. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda dan PROCESS Model 4 Hayes setelah memenuhi uji asumsi (normalitas, linearitas, dan multikolinearitas). Hasil menunjukkan ketiga hipotesis diterima: hubungan positif dan signifikan secara simultan (R = 0,841; R² = 0,706; F = 111,347; p < 0,05) dengan sumbangan efektif masing-masing 29,16% dan 15,86%; secara parsial juga signifikan (p < 0,05); serta mediasi parsial melalui perbandingan sosial (indirect effect = 0,510; 95% BootCI = 0,248–0,847). Temuan ini mendukung teori Clark & Wells (1995), Objectification Theory (Fredrickson & Roberts, 1997), dan Social Comparison Theory (Gibbons & Buunk, 1999), serta menekankan pentingnya intervensi seperti edukasi body positivity untuk mengurangi dampak tekanan kecantikan di media sosial pada kesejahteraan psikologis perempuan muda..


Keywords


Kecemasan Sosial, Persepsi Standar Kecantikan, Perbandingan Sosial

Full Text:

PDF

References


Grimmer, A. (2024). Social Anxiety Symptom Severity scale (SASS). www.onlinecbtresources.co.uk

Schaefer, L. M., dkk (2015). Development and validation of the sociocultural attitudes towards appearance questionnaire-4 (SATAQ-4). Psychological Assessment, 27(1), 54–67. https://doi.org/10.1037/a0037917

Gibbons, F. X., &Buunk, B. P. (1999). Individual differences in social comparison: Development of a scale of social comparison orientation. Journal of Personality and Social Psychology, 76(1), 129–142. https://doi.org/10.1037/0022-3514.76.1.129

Garcia, G., &Winduwati, S. (2023). RepresentasiStandarKecantikan Wanita di Media Sosial Instagram @springsummerstyle.

Jeste, D., Lieberman, J., &Fassler, D. (2012). DIAGNOSTIC AND STATISTICAL MANUAL OF

DSM-5TM (5 ed.). American Psychiatric Association.

Leigh, E., & Clark, D. M. (2018). Understanding Social Anxiety Disorder in Adolescents and Improving Treatment Outcomes: Applying the Cognitive Model of Clark and Wells (1995). DalamClinical Child and Family Psychology Review (Vol. 21, Nomor 3, hlm. 388–414). Springer New York LLC. https://doi.org/10.1007/s10567-018-0258-5

O’Brien, K. S., dkk. (2009). Upward and downward physical appearance comparisons: Development of scales and examination of predictive qualities. Body Image, 6(3), 201–

https://doi.org/10.1016/j.bodyim.2009.03.003

Putri, B. B. K., Noer, A. H., Pebriani, L. V., &Purba, F. D. (2025). Indonesian Translation and Adaptation of Social Appearance Anxiety Scale (SAAS) for Early Adolescent Girls in Indonesia. Psychology Research and Behavior Management, 18, 475–485. https://doi.org/10.2147/PRBM.S498021

Rizkia, R., Aulia, R., &Andriyani, S. (2023). Women’s Perception of Beauty Standart Women’s Perception of Beauty Standards. Vol.1 No.2.

Schneider, S., & Schupp, J. (2011). 360 SOEPpapers on Multidisciplinary Panel Data Research. www.diw.de

Thai, H., Davis, C. G., Mahboob, W., Perry, S., Adams, A., & Goldfield, G. S. (2023). Reducing Social Media Use Improves Appearance and Weight Esteem in Youth With Emotional Distress. Psychology of Popular Media, 13(1), 162–169. https://doi.org/10.1037/ppm0000460

Leigh, E., & Clark, D. M. (2018). Understanding Social Anxiety Disorder in Adolescents and Improving Treatment Outcomes: Applying the Cognitive Model of Clark and Wells (1995). DalamClinical Child and Family Psychology Review (Vol. 21, Nomor 3, hlm. 388–414). Springer New York LLC. https://doi.org/10.1007/s10567-018-0258-5

Alomari, N. A., dkk. (2022). Social Anxiety Disorder: Associated Conditions and Therapeutic Approaches. Cureus. https://doi.org/10.7759/cureus.32687

Antony, M. M., & Rowa, K. (2005). Evidence-based assessment of anxiety disorders in adults. Dalam Psychological Assessment (Vol. 17, Nomor 3, hlm. 256–266). https://doi.org/10.1037/1040-3590.17.3.256

Autrilia, R., & Ninin, R. H. (2022). Eksplorasi Dampak Psikologis pada Remaja yang Memiliki Masalah Penampilan dengan Jerawat. Jurnal Psikologi Udayana, Vol.9 No.2(2), 194–205. https://doi.org/10.24843/JPU/2022.v09.i02.p09

Cahya, M., dkk. (2023). Dampak Media Sosial Terhadap Kesejahteraan Psikologis Remaja: Tinjauan Pengaruh Penggunaan Media Sosial pada Kecemasan dan Depresi Remaja. Vol. 3 No.8.

Dewi, R., & Dianovinina, K. (2022). Perempuan dan Depresi: Pengaruh Ketidakpuasan Tubuh.

Pengaruh Ketidakpuasan Tubuh Proyeksi, Vol.17 No.1, 89–99.

Faudy Akbar, R. (2015). Analisis Persepsi Pelajar Tinggt Menengah pada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus(Vol. 10, Nomor 1).

Festinger, L. (1954). A Theory of Social Comparison Processes. Human Relations, 7(2), 117–

https://doi.org/10.1177/001872675400700202

Garcia, G., & Winduwati, S. (2023). Representasi Standar Kecantikan Wanita di Media Sosial Instagram @springsummerstyle.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat