Hubungan antara Kecemasan Sosial dan Harga Diri dengan Presentasi Diri pada Mahasiswa Baru

Iftirohah Kamila, Retno Anggraini

Abstract


Awal kehidupan di perguruan tinggi merupakan fase penting bagi mahasiswa baru karena diwarnai dengan perubahan dan tantangan kompleks yang rentan memicu tekanan psikologis dan kecemasan. Dalam fase ini, kemampuan presentasi diri strategi individu untuk mengelola kesan dan membangun relasi sosial menjadi kunci adaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecemasan sosial (X1) dan harga diri (X2) secara bersama-sama terhadap presentasi diri (Y) pada Mahasiswa Baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah Mahasiswa Baru (N=100) yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Presentasi Diri, skala Kecemasan Sosial, dan skala Harga Diri. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kecemasan sosial dan harga diri dengan presentasi diri, R=0,002 dan F hitung=1,118 (<0,05). Selanjutnya, tidak terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecemasan sosial dan presentasi diri = 0,048 (>0,05). Kemudian, tidak terdapat hubungan positif yang signifikan antara harga diri dan presentasi diri =0,147 (>0,05).


Keywords


kecemasan sosial, harga diri, presentasi diri, mahasiswa baru

Full Text:

PDF

References


Arianto, A. (2024). University students’ self-presentation on Tiktok in the context of group communication. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 8(1), 151–162. https://doi.org/10.25139/jsk.v8i1.6996

Arnani, N. P. R. (2023). Presentasi diri online di media sosial instagram. Psikologi, 1(2), 155–161.

Arroisi, J., & Badi’, S. (2022). Konsep Harga Diri : Studi Komparasi Perspektif Psikologi Modern dan Islam. Jurmal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 27, 89–106. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol27.iss1.art7

Azizah, E. N., Bahtera Dinastiti, V., Wulandari, R. F., Pamenang, S., & Penulis, K. (2019). Hubungan Kecemasan Dengan Minat Ibu Menjadi Akseptor Kontrasepsi Metode Operatif WanitaAzizah, E. N., Bahtera Dinastiti, V., Wulandari, R. F., Pamenang, S., & Penulis, K. (2019). Hubungan Kecemasan Dengan Minat Ibu Menjadi Akseptor Kontrasepsi Metode Oper. Jurnal Ilmiah Pamenang-JIP, 1(1), 1–5.

Basri, M. (2019). Faktor Kecemasan Siswa Dalam Berbicara Bahasa Inggris Pada Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Jurnal Mitra Pendidikan, 3(11), 1419–1427.

Baumeister, R. F., Tice, D. M., & Hutton, D. G. (1989). Self -Presentational Motivations and Personality Differences in Self -Esteem.

Fatekhah, R. (2023). Konsep self-esteem dalam al- qur’an.

Flett, G. L., Nepon, T., & Hewitt, P. L. (2023). The Perfectionistic Self-Presentation Failure Scale: Psychometric Properties and Associations with Depression and Social Anxiety. Journal of Concurrent Disorders. https://doi.org/10.54127/uais8578

Goffman, E. (1956). The Presentation of Life in Everyday Life.

Greca, A. M. La, & Lopez, N. (1998). Social Anxiety Amon Adolescents: Linkages with Peer Relation s and Friendships. Journal of Abnormal Child Psychology, 26(2), 83–94. https://doi.org/10.1023/A:1022684520514

Gunawan, F., Lastri, & Aulia, D. N. (2025). Peran Konselor Islam Dalam Menangani Kecemasan Sosial pada Remaja (Studi Kasus pada Mahasiswa Prodi BKI Insud Lamongan). Jurnal Dinamika Sosial Dan Sains, 2, 408–411.

Hamka. (2020). Tafsir al-Azhar Jilid 2 : Diperkaya dengan Pendekatan Sejarah, Sosiologi, Tasawuf, Ilmu Kalam, Sastra, dan Psikologi. Prestasi. https://www.google.co.id/books/edition/Tafsir_al_Azhar_Jilid_2/K7oSEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0

Hapsari, P. R., & Ariati, J. (2016). Perbedaan Kelekatan Terhadap Oerang Tua pada Remaja Ditinjau Dari Jenis Kelamin dan Usia: Studi Komparasi pada Siswa Kelas VIII dan Kelas XI. Jurnal EMPATI, 5(1), 78–80. https://doi.org/10.14710/empati.2016.14972

Heatherton, T. F., & Polivy, J. (1991). Development and Validation of a Scale for Measuring State Self-Esteem. Journal of Personality and Social Psychology, 60(6), 895–910. https://doi.org/10.1037/0022-3514.60.6.895

Ihsanillah, M. M., & Auliya. (2024). Konsep Sabar pada Surah Al-Baqarah dan Implikasinya dalam Kesehatan Mental. Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 8(1), 104. https://doi.org/10.58438/alkarima.v8i1.199

Kaplan, & Sadock’s. (2022). Synopsis of Psychiatry. In International Clinical Psychopharmacology (Vol. 12, Issue 3).

Keshavarzi, H., & Haque, A. (2013). The International Journal for the Outlining a Psychotherapy Model for Enhancing Muslim Mental Health Within an Islamic Context. The International Journal for the Psychology of Religion, 37–41. https://doi.org/10.1080/10508619.2012.712000

Khaledian, M., Pishvaei, M., Baghteyfouni, Z. K., & Smaeili, M. (2017). Effect of Islamic-based spiritual therapy on self- esteem and mental health of addicts. https://doi.org/10.18869/acadpub.jrh.7.2.719

Klass, W. H., & Hodge, S. E. (1978). Self-esteem in open and traditional classrooms. Journal of Educational Psychology, 70(5), 701–705. https://doi.org/10.1037/0022-0663.70.5.701

Kusumasari, H., & Hidayati, D. S. (2014). Rasa Malu Dan Presentasi Diri Remaja Di Media Sosial. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 4(2), 91. https://doi.org/10.26740/jptt.v4n2.p91-105

Leary, M. R., & Jongman-Sereno, K. P. (2014). Social Anxiety as an Early Warning System: A Refinement and Extension of the Self-Presentation Theory of Social Anxiety. In Social Anxiety: Clinical, Developmental, and Social Perspectives (Third Edit, Issue 1995). Elsevier Inc. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-394427-6.00020-0

Leary, M. R., & Kowalski, R. M. (1990). Impression Management: A Literature Review and Two-Component Model. Psychological Bulletin, 107(1), 34–47. https://doi.org/10.1037/0033-2909.107.1.34

Marganingsih, K. T. (2007). Perbedaan Tingkat Kecemasan Sosial Mahasiswa Semester 1 Asal Yogyakarta dengan Mahasiswa yang Berasal dari Luar Yogyakarta. In Skripsi.

Mayyadah, S. A., & Hayati, M. (2024). Strategi Guru dalam Mendukung Anak dengan Kecemasan Sosial. 8(2), 153–165.

Mazeikiene, A., Peleckiene, V., & Peleckis, K. (2010). The Main Factors Determining the Choice of Self-Presentation Strategies in Negotiations and Business Meetings. Business: Theory and Practice, 11(4), 353–361. https://doi.org/10.3846/btp.2010.38

Muyasaroh, H., Baharudin, Y. H., Fadjrin, N. N., Pradana, T. A., & Ridwan, M. (2020). Kajian Jenis Kecemasan Masyarakat Cilacap dalam hadapi pandemi covid-19. Lp2m Unugha Cilacap 3.

Raiyati, S. (2017). Presentasi Diri Mahasiswa Penghafal Al Quran. 5(1), 17–24.

Ramadhani, F., & Ningsih, Y. T. (2021). Kontribusi Self Esteem Terhadap Self Presentation Pada Remaja Pengguna Instagram. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 2986–2991. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1330

Reza, A., & Tetteng, B. (2025). Hubungan Harga Diri dengan Presentasi Diri Remaja Pengguna Instagram. Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 3(2), 234–251. https://doi.org/10.61132/observasi.v3i2.1128

Rosenberg, M., Schooler, C., Schoenbach, C., & Rosenberg, F. (1995). Global Self-Esteem and Specific Self-Esteem: Different Concepts, Different Outcomes. American Sociological Review, 60(1), 141. https://doi.org/10.2307/2096350

Rothman, A., & Coyle, A. (2018). Toward a Framework for Islamic Psychology and Psychotherapy : An Islamic Model of the Soul. Journal of Religion and Health. https://doi.org/10.1007/s10943-018-0651-x

Sa’adiyah, S. A., & Fauziyah, N. (2021). The Influence of Self Esteem and Self Conciousness on Self Presentation among Adolesscent Media Users. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(1), 24–36.

Salsabillah, A. T. (2023). Analisis konsep kecemasan dalam perspektif psikologi Islam dan psikologi modern. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 1(5), 426–430.

Sari, P. I., & Utami, R. H. (2023). Pengaruh Social Anxiety terhadap Self Presentation Pengguna Aplikasi Tinder pada Emerging Adulthood di Kota Padang. Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(11), 5127–5133.

Schlenker, B. R., & Leary, M. R. (1982). Social Anxiety and Self-Presentation: A Conceptualization Model. Psychological Bulletin, 92(3), 641–669. https://doi.org/10.1037/0033-2909.92.3.641

Shabiriani, U. N. (2021). Dramaturgi Dalam Identitas Dan Citra Influencer Kadeer Bachdim Pada Akun Instagram D_Kadoor. Jurnal Nawala Visual, 3(2), 81–86. https://doi.org/10.35886/nawalavisual.v3i2.236

Simanjuntak, D. (2022). Makna Kata Khasyyah Dan Khauf Dalam Al-Quran. AL FAWATIH: Jurnal Kajian Al-Qur’an Dan Hadis, 3(2), 217–229.

Sims, G. K., Nelson, L. L., & Puopolo, M. R. (2013). Personal Peacefulness : Psychological Perspectives. Springer New York.

Taufiq, A. (2018). Paradigma Baru Pendidikan Tinggi dan Makna Kuliah Bagi Mahasiswa. 10(1), 34–52.

Valentiner, D. P., Skowronski, J. J., Mounts, N. S., & Holzman, J. B. (2017). Social Anxiety and Relationship Formation During the College Transition: Self-Verification, Self-Image, and Victimization. Journal of Cognitive Psychotherapy: An International Quarterly, 31(2), 136–148. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.1891/0889-8391.31.2.136

Widodo, A. S., & Pratitis, N. T. (2013). Harga Diri dan Interaksi Sosial Ditinjau Dari Status Sosial Ekonomi Orang Tua. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(2), 131–138. https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/persona/article/view/100


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Proyeksi by https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/takaya/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stat