Self-efficacy to stop using drugs in adolescent boys at child development institute (LPKA) Palembang city

Authors

  • Nadia Rahma Safira Department of Health Promotion, Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya, Palembang image/svg+xml
  • Fenny Etrawati Department of Health Promotion, Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya, Palembang image/svg+xml
  • Nabila Eka Putri Department of Health Promotion, Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya, Palembang image/svg+xml
DOI: https://doi.org/10.30659/sainsmed.v14i2.32939
Keywords: Self-efficacy, Drugs, Adolescent

Abstract

Adolescent drug misuse self-efficacy pertains to an individual's ideas regarding their capacity and potential to conquer drug addiction and prevent relapse. The objective of the study was to examine the self-efficacy of male adolescent convicts at Child Development Institute (LPKA) Palembang City in their ability to cease drug use. This study employed a quantitative methodology utilizing a cross-sectional research design. The sample comprised 111 adolescents aged 15-24 who engaged in drug addiction at (LPKA) Palembang City. The independent variables include age, education, knowledge, emotional state, and social modeling, whereas the dependent variable is self-efficacy. The analysis employed univariate, bivariate, and multivariate methods. The findings indicate that 45.9% of the respondents had high self-efficacy, while 54.1% had low self-efficacy. Additionally, there is a significant correlation between the age of the respondents (p=0.004, PR=3.360, 95% CI (1.523-7.413)), their knowledge (p=0.000, PR=8.017, 95%CI (2.976-21.597)), emotional state (p=0.004, PR=3.334, 95%CI (1.515-7.339)), and social modeling (p=0.011, PR =3.333, 95% CI (1.377-8.070)) with their self-efficacy. However, the education level variable (p=0.700, PR=0.790) showed no correlation with self-efficacy. Knowledge emerged as the primary factor influencing self-efficacy (p=0.000, PR=7.153, 95% CI (2.375-21.549)) after accounting for age, social modelling and emotional state. The formation of self-efficacy to cease drug abuse is influenced by a deep understanding of the perils associated with drugs Intensive education from health workers together with LPKA administrators is needed to improve the self-efficacy of adolescent boys who abuse drugs so that they can stop using drugs.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Nadia Rahma Safira, Department of Health Promotion, Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya, Palembang
    Department of Health Promotion, Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya, Palembang
  • Fenny Etrawati, Department of Health Promotion, Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya, Palembang
    Department of Health Promotion, Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya, Palembang
  • Nabila Eka Putri, Department of Health Promotion, Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya, Palembang
    Department of Health Promotion, Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya, Palembang

How to Cite

Safira, N. R., Etrawati, F., & Putri, N. E. (2023). Self-efficacy to stop using drugs in adolescent boys at child development institute (LPKA) Palembang city. Sains Medika: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 14(2), 52-57. https://doi.org/10.30659/sainsmed.v14i2.32939

References

Ajhuri, K. F. (2019). Psikologi Perkembangan Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Yogyakarta: Penebar Media Pustaka.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W H Freeman/Times Books/ Henry Holt & Co.

BKKBN. (2020). Pusat Penelitian dan Pengembangan Kependudukan. https://cis.bkkbn.go.id/latbang/?p=13.Accessed 26 June 2023.

BNN. (2020). Press Release Akhir Tahun 2020; “Sikap BNN Tegas, Wujudkan Indonesia Bebas dari Narkoba.” Bnn.Go.Id. https://bnn.go.id/press-release-akhir-tahun-2020/. Accessed 26 June 2023.

Bunsaman, S. M., & Krisnani, H. (2020). Peran Orangtua dalam Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan Narkoba pada Remaja. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat,7(1): 221–228. https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.28132

Chairunnisa, M., Afriani, M., & Sitorus, M. A. (2019). Hubungan Pengetahuan, Usia dan Jenis Kelamin Terhadap Penggunaan NAPZA Pada Remaja Provinsi Sumatera Utara (Analisis Data Sekunder SRPJMN Tahun 2017). Jurnal Diversita, 5(2): 86–94. https://doi.org/10.31289/diversita.v5i2.2234

Fajriah, E., Husaini, H., & Adenan, A. (2017). Pendekatan Metode Narcotics Anonymous dalam Pemulihan Korban Penyalahgunaan Narkoba di Yayasan Lingkaran Harapan Banua Banjarmasin. Jurnal Berkala Kesehatan,1(2): 96–105. https://doi.org/10.20527/jbk.v1i2.3148

Halawa, A. (2020). Self – Efficacy Remaja Pecandu Narkoba di Rumah Sehat Orbit Margorejo Indah Utara Surabaya. Jurnal Keperawatan, 8(2): 50–58. https://doi.org/10.47560/kep.v8i2.211

Hawa Lubis, S., & Sahputra, D. (2021). Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Efikasi Diri pada Siswa the Relationship of Emotional Intelligence with Self-Efficacy. Jurnal Pendidikan Islam,10(02): 907–918. https://doi.org/10.30868/ei.v10i02.1737

Jabar, R., Nurhayati, S., & Rukanda, N. (2021). Peningkatan Pemahaman Tentang Bahaya Narkoba Untuk Mewujudkan Desa Bersih Narkoba. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(6): 3557–3566. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jmm.v5i6.5645

Kusnan, A., Eso, A., Asriati, A., Alifariki, L. O., & Ruslan, R. (2020). Penyuluhan terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Bahaya Narkotika. Holistik Jurnal Kesehatan, 14(2): 195–201. https://doi.org/10.33024/hjk.v14i2.1598

Lukman, G. A., Alifah, A. P., Divarianti, A., & Humaedi, S. (2022). Kasus Narkoba Di Indonesia Dan Upaya Pencegahannya Di Kalangan Remaja. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(3): 405–417. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i3.36796

Maulana, I. M., & Herbawani, C. K. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja Selama Pandemi di Kelurahan Kembangan Utara Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi,23(1): 495–502. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i1.2598

Ningsih, E. D., & Kusuma, E. V. G. (2018). Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Narkoba dan Stigma pada Pecandu Narkoba dengan Motivasi Tidak Memakai Narkoba pada Remaja. KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(2), 83–92. https://doi.org/10.37831/jik.v6i2.148

Novianti, M., Hasan, A. B. P., & Arief, H. (2019). Psikologi Prima Self_Efficacy Penyalahgunaan NAPZA pada Tahap Re-Entry di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido Sukarami. 2(2): 11–24. https://doi.org/https://doi.org/10.34012/psychoprima.v2i2.882

Puslitdatin BNN. (2022). Indonesia Drugs Report 2022. Jakarta: Pusat Penelitian, Data, dan Informasi Badan Narkotika Nasional.

Putri, I. A., & Astuti, Y. D. (2018). Hubungan antara Efikasi Diri dan Kecenderungan Kambuh pada Pecandu Narkoba yang Menjalani Rehabilitasi di Yogyakarta. Psikologika: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 23(2): 151–164. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol23.iss2.art6

Putri, S. S., & Budyanra, B. (2021). Determinan Status Penyalahgunaan Narkoba pada Remaja Usia 15-24 Tahun di Indonesia Tahun 2017.Seminar Nasional Official Statistics, 2020(1): 571–581. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2020i1.421

Razali, A., Pauzi, N., Madon, Z., & Daud, M. N. (2023). The Mediating Role of Depression on the Relationship Between Personal Resources and Recovery Motivation Among Individuals with Drug Abuse Problems. Pertanika Journal of Social Sciences & Humanities, 31(2): 699–717. https://doi.org/10.47836/pjssh.31.2.12

Sawitri, H. (2018). Determinan Berhenti Pakai Narkoba Suntik (Studi Penyalahgunaan Narkoba di 17 Provinsi Tahun 2018. Tesis, Jakarta: Universitas Indonesia.

Sun, G., & Lyu, B. (2022). Relationship between Emotional Intelligence and Self-Efficacy Among College Students: the Mediating Role of Coping Styles. Discover Psychology, 2(42): 1-8. https://doi.org/10.1007/s44202-022-00055-1

Wahyuni, S., & Sari, Y. M. (2019). Hubungan Lingkungan terhadap Penyalahgunaan Narkoba pada Remaja di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Pekanbaru. Midwifery Jornal, 4(2): 83–88. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/mj.v4i2.836

Yunalia, E. M., & Etika, A. N. (2020). Emotional Intelligence Correlation with Self Efficacy in Adolescents. Media Keperawatan Indonesia, 3(3): 137–143. https://doi.org/10.26714/mki.3.3.2020.137-143

Yunitasari, I. (2018). Hubungan Dukungan Keluarga dan Self-Efficacy dengan Upaya Pencegahan Relapse pada Penyalahguna NAPZA Pasca Rehabilitasi. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2): 280–289. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v6i2.4571