Analysis of Criminal Punishment of Narcotics Dealers from A Positive Criminal Law Perspective

Prasna Daniswara

Abstract


This study aims to analyze the criminalization provisions for drug dealers in positive criminal law in Indonesia, examine judges' considerations in sentencing in criminal justice practice, and assess the relevance of these criminalization policies from the perspective of national criminal law reform. The research focuses on the dynamics between the repressive approach in Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics and the more humanistic and proportional approach in Law Number 1 of 2023 concerning the National Criminal Code. This study uses a normative legal research method with a statute approach, a case approach, and a conceptual approach. The data sources used include primary, secondary, and tertiary legal materials, which are analyzed qualitatively to gain a comprehensive understanding of the criminalization policy for drug dealers. The research findings indicate that the criminalization of drug dealers in Indonesia is comprehensive yet tends to be repressive, with heavy and layered sanctions. In judicial practice, judges consider legal, sociological, and philosophical aspects while adhering to the principle of individualization of punishment, although a punitive approach still tends to dominate.


Keywords


Criminalization; Narcotics Dealers; Positive Criminal Law.

Full Text:

PDF

References


Journals:

Khobid, M., Gunarto, G., & Hanim, L. (2018). Analisa kebijakan formulasi hukum pidana dalam penanggulangan tindak pidana korupsi. Jurnal Hukum Khaira Umma, 13(1), 37.

Suteki. (2018). Rekonstruksi kebijakan pidana dalam perspektif keadilan Pancasila. Jurnal Hukum Khaira Umma, 13(2), 215.

Books:

Andi Hamzah. (2010). Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta.

Andi Hamzah. (2010). Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta.

Badan Narkotika Nasional. (2020). Laporan Tahunan BNN. Jakarta: BNN RI.

Barda Nawawi Arief. (2010). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Kencana.

Barda Nawawi Arief. (2010). Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Kencana.

Barda Nawawi Arief. (2011). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Kencana.

Barda Nawawi Arief. (2011). Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana dalam Penanggulangan Kejahatan. Jakarta: Kencana.

Barda Nawawi Arief. (2016). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Kencana.

Bentham, J. (1948). An Introduction to the Principles of Morals and Legislation. New York: Hafner Press.

Friedman, L. M. (1975). The Legal System: A Social Science Perspective. New York: Russell Sage Foundation.

Gatot Supramono. (2004). Hukum Narkotika Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Hegel, G.W.F. (1991). Philosophy of Right. Oxford: Oxford University Press.

Ibrahim, J. (2006). Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia.

Kant, I. (1996). The Metaphysics of Morals. Cambridge: Cambridge University Press.

Mardani. (2008). Penyalahgunaan Narkoba dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Pidana Nasional. Jakarta: Rajawali Pers.

Marzuki, P. M. (2011). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana.

Moeljatno. (2008). Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta.

Muladi & Barda Nawawi Arief. (2010). Teori-Teori dan Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni.

Muladi. (2002). Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.

Rahardjo, S. (2006). Membedah Hukum Progresif. Jakarta: Kompas.

Rahardjo, S. (2007). Biarkan Hukum Mengalir. Jakarta: Kompas.

Rahardjo, S. (2009). Hukum dan Perilaku: Hidup Baik adalah Dasar Hukum yang Baik. Jakarta: Kompas.

Rahardjo, S. (2009). Hukum Progresif: Sebuah Sintesa Hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing.

Reksodiputro, M. (2007). Kriminologi dan Sistem Peradilan Pidana. Jakarta: Pusat Pelayanan Keadilan dan Pengabdian Hukum UI.

Simons. (1992). Leerboek van het Nederlandse Strafrecht. Groningen: Noordhoff.

Siswanto Sunarso. (2004). Penegakan Hukum Psikotropika dalam Kajian Sosiologi Hukum. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Soekanto, S. (2012). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Rajawali Pers.

Soekanto, S. (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Rajawali Pers.

Soekanto, S. (2014). Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2015). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers.

Sudarto. (1983). Hukum Pidana dan Perkembangan Masyarakat. Bandung: Sinar Baru.

Sudarto. (1986). Hukum dan Hukum Pidana. Bandung: Alumni.

Sudarto. (1990). Hukum Pidana I. Semarang: Yayasan Sudarto.

Sudarto. (2006). Hukum dan Hukum Pidana. Bandung: Alumni.

Supramono, G. (2009). Hukum Narkotika Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Teguh Prasetyo. (2012). Hukum Pidana. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

United Nations Office on Drugs and Crime. (2019). World Drug Report. Vienna: UNODC.

Van Bemmelen, J.M. (1984). Het Materiƫle Strafrecht. Haarlem: Tjeenk Willink.

Regulation:

The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia

Law Number 1 of 2023, National Criminal Code

Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/rlj.5.2.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Ratio Legis Journal has been indexed in: