Criminal Responsibility for Narcotics Abuse from the Ultimum Remidium Perspective

Idham Cholid

Abstract


This research discusses the concept and strategies for criminal law enforcement against drug abuse in the future to better align with the principle of ultimum remedy. The background of this research is based on the fact that drug law enforcement policies in Indonesia are still repressive, with imprisonment as the primary means of combating drug abuse. Such an approach leads to various negative impacts such as overcapacity in correctional institutions, low effectiveness of rehabilitation, and the criminalization of users who are actually victims of addiction. The main issues of this research include: (1) criminal liability for drug abuse in Indonesia according to Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics; (2) obstacles and problems in applying the principle of ultimum remedy to drug users in Indonesia today; and (3) the concept and strategy of criminal law enforcement against drug abuse in the future to better align with the principle of ultimum remedy. The research method used is a normative legal approach, using primary data in the form of laws and national policies, as well as secondary data such as literature, journals, and the results of comparative studies. The research findings indicate that the effectiveness of drug law policies is not determined by the severity of the sanctions, but rather by the legal system's ability to integrate legal, health, and social approaches. Therefore, the future direction of criminal law reform for narcotics needs to focus on applying the principle of ultimum remedy, strengthening rehabilitation mechanisms, establishing cross-sectoral institutions, and changing the paradigm of law enforcement officers to be more oriented toward corrective justice and social recovery. Keywords: Narcotics, Criminal Law Enforcement, Ultimum Remedium, Rehabilitation, Legal Reform.


Keywords


Enforcement; Legal; Rehabilitation; Ultimum.

Full Text:

PDF

References


Al-Qur’an:

QS. Al-Maidah : 90

Journals:

A, Zahra. “Penerapan Asas Ultimum Remedium Dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika.” Jurnal Reformasi Hukum 15, no. 1 (2019).

Amelia, Rizky. “Kesalahan Sebagai Dasar Pertanggungjawaban Pidana.” Jurnal Ilmu Hukum Lex Crimen 9, no. 5 (2020).

Anwar, Syaiful. “Kausalitas Dan Kapasitas Pertanggungjawaban Pidana.” Jurnal Hukum Pidana Dan Kriminologi 3, no. 1 (2022).

Arya, I Made. “Penilaian Hakim Terhadap Kemampuan Bertanggung Jawab Dalam Perkara Pidana.” Jurnal Ilmu Hukum Fiat Justisia 15, no. 2 (2021).

———. “Restorative Justice Sebagai Paradigma Baru Penegakan Hukum Pidana Di Indonesia.” Jurnal Hukum & Pembangunan 46, no. 3 (2016).

Bangsawan, Mohammad Indra. “Penyalahgunaan Narkoba Sebagai Kejahatan Terhadap Hak Asasi Manusia Yang Berdampak Terhadap Keberlangsungan Hidup Manusia.” Jurisprudence 6, no. 2 (2016): 89–99.

D, Surya & R, Santoso. “Dampak Penyalahgunaan Narkotika Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja.” Jurnal Ilmiah Hukum Dan Sosial 12, no. 2 (2021).

Dabutar, Yusuf M. “Pertanggungjawbana Pidana Terhadap Seseorang Yang Tidak Melaporkan Adanya Penyalahgunaan Narkotika Prespektif Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.” Jurnal Ilmiah Metadata 4, no. 2 (2022).

F, Iskandar. “Pelaksanaan Pertanggungjawaban Pidana Pengedar Narkotika Menurut UU No. 35 Tahun 2009.” Jurnal Penegakan Hukum 1, no. 2 (2021).

———. “Pelaksanaan Pertanggungjawaban Pidana Pengedar Narkotika Menurut UU No.35 Tahun 2009.” Jurnal Penegakan Hukum 1, no. 2 (2021).

Fridawati, T., Efendi, A., & Purwinarto, A. “Perkembangan Teori Pertanggungjawaban Pidana Di Indonesia.” JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin 1, no. 3 (2024).

G.W, Adi. “Kebijakan Hukum Pidana Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Narkotika.” Jurnal Hukum Dan Pembangunan 50, no. 3 (2020).

Handayani, Dwi. “Kebijakan Hukum Pidana Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Narkotika.” Jurnal Legislasi Indonesia 18, no. 3 (2021).

Hapsari, Dwi. “Aspek Medis Penyalahgunaan Narkotika Di Indonesia.” Jurnal Kesehatan Masyarakat 10, no. 2 (2018).

Hartono, Dwi. “Kapasitas Bertanggung Jawab Dalam Sistem Pemidanaan Indonesia.” Jurnal Rectidee 16, no. 1 (2021).

Herlina. “Pertanggungjawaban Pidana Dalam Prespektif Teori Hukum Pidana.” Jurnlal Hukum Dan Peradilan 9, no. 5 (2020).

N.A, Rahmawati. “Hukum Pidana Indonesia : Ultimum Remidium.” Jurnal Recidivie, Universitas Sebelas Maret, 2020.

———. “Hukum Pidana Indonesia: Ultimum Remedium Atau Primum Remedium.” Recidivie : Jurnal Hukum Pidana Dan Penanggulangan Kejahatan 1, no. 1 (2015).

Niasa Ayu Lesatari Dewi Sakticakra Salimin Afamery, La. “Restoratif Justice Dalam Bingkai Asas Ultimum Remedium Terhadap Penghentian Penuntutan Berdasarkan Peraturan Kejaksaan No 15 Tahun 2020.” Gorontalo Law Review 5, no. 2 (2022): 375–84.

Nurdiana, Putri. “Analisis Alasan Pembenar Dan Pemaaf Dalam Pemidanaan.” Jurnal Yustisia 10, no. 1 (2021).

Prasetyo, Teguh. Kriminologi Dan Viktimologi Dalam Konteks Hukum Pidana Indonesia. Yogyakarta: Genta Press, 2018.

Pratiwi, Ika. “Ratifikasi Konvensi Internasional Indonesia.” Jurnal Hukum Internasional Indonesia 12, no. 2 (2020).

Qamar, Nurul. “Analisis Hukum Terhadap Kebijakan Pidana Penyalahgunaan Narkotika.” Jurnal Ilmu Hukum Amanna Gappa 28, no. 1 (2021).

Rahmawati, Fadilah. “Pendekatan Rehabilitatif Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Indonesia.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 29, no. 1 (2022).

Reksodiputro, Mardjono. Kriminologi Dan Sistem Peradilan Pidana. Jakarta: UI Press, 2010.

Rusmiati, Rina. “Asas Ultimum Remidium Dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika Di Indonesia.” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 18, no. 2 (2018).

Sari, D. & Ramadhan, M. “Motivasi Penyalahgunaan Narkotika Dan Implikasinya Terhadap Pertanggungjawbana Pidana.” Jurnal Hukum Dan Masyarakat 12, no. 1 (2020).

Sari, Indah. “Kealpaan Dan Hubungan Kausalitas Dalam Pertanggungjawaban Pidana.” Jurnal Mimbar Hukum 32, no. 3 (2021).

Sari, Novita. “Penerapan Asas Ultimum Remedium Dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika (Application Of Ultimum Remedium Principles In Law Enforcement On Criminal Act Of Narcotics Abuses).” Jurnal Penelitian Hukum 17, no. 3 (2017): 351–63. https://ejournal.balitbangham.go.id/index.php/dejure.

Sofian, Ahmad. “Ultimum Remidium Dan Kebijakan Penegakan Hukum Terhadap Pecandu Narkotika.” Jurnal Hukum Dan Peradilan 9, no. 1 (2020).

Stevens, Caitlin Hughes dan Alex. “What Can We Learn from the Portuguese Decriminalization of Illicit Drugs?” British Journal of Criminology 50, no. 6 (2010).

Sukarini, Ni Putu. “Ultimum Remedium Dan Perlindungan Hak Asasi Dalam Kebijakan Pemidanaan Penyalahguna Narkotika.” Jurnal Magister Hukum Udayana 10, no. 1 (2021).

Sunarto, F. “Penarapan Klasifikasi Narkotika Dalam Penegakan Hukum Di Indonesia.” Jurnal RechtsVinding 11, no. 2 (2022).

Zahra, Afni, and RB Sularto. “Penerapan Asas Ultimum Remedium Dalam Rangka Perlindungan Anak Pecandu Narkotika.” Law Reform 13, no. 1 (2017): 18. https://doi.org/10.14710/lr.v13i1.15948.

Zeltner, Thomas. “The Swiss Four Pillars Policy: An Innovative Approach to Drug Control.” Public Health Review 32, no. 2 (2011).

Books:

(EMCDDA), European Monitoring Centre for Drugs and Drug Addiction. Drug Policy Profile: Portugal. Lisbon: EMCDDA, 2011.

Ali, Mahrus. Dasar-Dasar Hukum Pidana. Jakarta: Sinar Grafika, 2011.

Arief, Barda Nawawi. Beberapa Aspek Kebijakan Dan Pengembangan Hukum Pidana. Bandung: Citra Aditya Bakti, 1998.

Asikin, Amiruddin dan Zainal. Pengantar Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2016.

Atmasasmita, Romli. Asas-Asas Hukum Pidana Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2020.

Auda, Jasser. Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: The International Institute of Islamic Thought, 2007.

Az-Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqh Al-Islāmī Wa Adillatuhu. Beirut: Dar al-Fikr, 2011.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. KBBI Daring. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2023.

C, Huda. Dari Tindak Pidana Tanpa Kesalahan Menuju Kepada Tiada Pertanggungjawaban Pidana Tanpa Kesalahan. Jakarta: Kencana, 2008.

Gosita, Arief. Masalah Korban Kejahatan. Jakarta: Akademika Pressindo, 1993.

Hamzah, Andi. Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta, 2021.

Hart, H.L.A. Punishment and Responsibility: Essays in the Philosophy of Law. Oxford: Clarendon Press, 1968.

Jasa Tarigan, Irwan. Narkotika Dan Penanggulangannya. Sleman: CV Budi Utama, 2017.

Kant, Immanuel. The Metaphysical Elements of Justice. Indianapolis: Bobbs-Merrill, 1965.

Kartini Harahap, Nurhayati, Arafat, dan Itgo Harchi. Metode Penelitian. Medan: PT Media Penerbit Indonesia, 2024.

lamintang, P.A.F. Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia. Bandung: SInar Baru, 1984.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana, 2017.

Moeljatno. Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Bina Aksara, 2002.

Muladi dan barda Nawawi Arief. Teori-Teori Dan Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni, 2010.

Regulation:

The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia.

Criminal Code (KUHP).

Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code (new Criminal Code).

Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics;

Law Number 36 of 2009 concerning Health;

Decision of the Supreme Court of the Republic of Indonesia Number 1554 K/Pid.Sus/2012 and other decisions.

Internet:

Abdi, Husnul. “Pasal 28H Ayat 1 UUD 1945 Tentang Hak Asasi Manusia, Pahami Penjelasannya.” Liputan6, 2023.

Badan Narkotika Nasional. “Data Penyalahgunaan Narkotika Di Indonesia.” BNN, 2023.

Badriyah, Siti. “Kerangka Konseptual: Pengertian, Tujuan, Dan Cara Membuat.” Gramedia Blog, n.d. https://www.gramedia.com/literasi/kerangka-konseptual/#google_vignette.

Hukum Online. “Perlindungan HAM Dalam Pasal 28A Sampai 28J UUD 1945.” Hukum Online, n.d. https://www.hukumonline.com/berita/a/pasal-28a-sampai-28j-uud-1945-lt642a9cb7df172/?page=all&utm_source.

National Institute on Drug Abuse. “National Institute on Drug Abuse.” National Institute on Drug Abuse., 2023.

Ulfa, Widia. “Dekriminalisasi Terhadap Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.” Rio Law Jurnal 1, no. 1 (2020). https://doi.org/10.36355/rlj.v1i1.330.

World Health Organization. “Mental Health and Substance Use.” World Health Organization, 2022

https://puslitdatin.bnn.go.id/konten/unggahan/2025/06/IDR-2025.pdf, Accessed on 1 October 2025

https://www.ppatk.go.id/news/read/1426/indonesia-darurat-narkoba-perputaran-uang-capai-rp99-triliun.html?utm_source, Accessed on 1 October 2025

https://bnn.go.id/bnn-dorong-revisi-uu-narkotika-fokus-pada-regulasi-berkeadilan/?utm_source, Accessed on 1 October 2025

https://www.u4.no/publications/zona-integritas-pada-lembaga-pemasyarakatan-indonesia-mengatasi-korupsi-di-tengah-kelebihan-kapasitas?, Accessed on 1 October 2025




DOI: https://dx.doi.org/10.30659/rlj.4.4.5696-5718

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Ratio Legis Journal has been indexed in: