Analysis of Sanctions for Rehabilitation Measures Against Narcotics Addicts Based on Justice Values

Wisnu Pramudyo, Andri Winjaya Laksana

Abstract


The mandatory nature of medical and social rehabilitation should serve as an essential basis for judges when deciding cases involving victims and narcotics abusers. The purpose of this research is to identify and analyze the regulatory framework governing rehabilitation measures for narcotics addicts in Indonesia, as well as to examine the ideal concept of law enforcement toward narcotics addicts based on the value of justice. This study employs an empirical legal research method, namely a juridical-empirical approach that uses legal principles to review, observe, and analyze legal issues while also examining the implementation of the law in practice. Rehabilitation regulations for addicts are actually provided under Law No. 35 of 2009 through Articles 54, 55, and 103, supported by assessment mechanisms and mandatory reporting; however, their implementation has been ineffective because judicial practice still prioritizes imprisonment. The double-track system, which allows rehabilitation as an alternative measure, is often overlooked due to the ambiguous interpretation of Articles 112 and 127 and the prevailing repressive approach of law enforcement officials. Addicts who should be treated as patients remain vulnerable to criminalization due to weak initial medical screening, poor inter-agency coordination, and inadequate rehabilitation facilities, especially within correctional institutions. Comparisons with the Netherlands and Portugal show that a public-health-based approach is more effective, where users are not criminalized but immediately directed to recovery services, while enforcement focuses strictly on traffickers. Indonesia's lag in adopting this paradigm is driven by a strong punitive culture and public misconceptions that imprisonment is the solution, preventing the realization of substantive justice for addicts.


Keywords


Addicts; Narcotics; Rehabilitation.

Full Text:

PDF

References


Journals:

Abas, Imam, Fence M. Wantu, and Dian Ekawaty Ismail. "Problematika pelaksanaan asesmen terpadu dalam proses penegakan hukum penyalahgunaan narkotika." Philosophia Law Review 2, no. 1 (2022):

Adhar, Syamsul, Marlina Marlina, and Ibnu Affan. "Penegakan hukum terhadap pecandu dan penyalahguna narkotika menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Studi putusan Pengadilan Negeri kisaran Nomor 296/Pid. Sus/2021/PN. Kis)." Jurnal Ilmiah METADATA 3, no. 3 (2021):

Daniel, Benny, and Hendry Hendry. "Perancangan Sistem Informasi Data Pasien Rehabilitasi Pada Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Bukit Doa Berbasis Web." Jurnal Minfo Polgan 14, no. 1 (2025):

Firmansyah, Hery, and Grace Bernadette Michelle. "Perbandingan Strategi Pemberantasan Peredaran Narkoba di Indonesia dan Belanda." Jurnal Hukum Lex Generalis 5, no. 1 (2024).

Gilza Azzahra Lukman, dkk., Kasus Narkoba di Indonesia dan Upaya Pencegahannya di Kalangan Remaja, Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), Vol.2, No.3 (2021),

Hidayat, Rachmat. "Analisis Yuridis Pidana Penjara dan Rehabilitasi terhadap Pecandu Narkotika Jenis Shabu (Studi Putusan Pengadilan Negeri Sei Rampah Nomor 9/Pid. Sus/2024/PN Srh)." Albayan Journal of Islam and Muslim Societies 1, no. 01 (2024):

Huda, Mohammad Nurul. "Korban dalam Perspektif Viktimologi." VOICE JUSTISIA: Jurnal Hukum Dan Keadilan 6, no. 1 (2022):

I Gede Darmawan Ardik, dkk, Penegakan Hukum Terhadap Penyalahgunaan Tindak Pidana Narkotika, Jurnal Konstruksi Hukum, Vol. 1, No. 2, Oktober 2020,

Insan Firdaus, “Peranan pembimbing kemasyarakatan dalam upaya penanganan overcrowded pada lembaga pemasyarakatan” JIKH, Vol. 13,No. 3 (2019):

Kusno Adi, 2009, Kebijakan Kriminal Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Narkotika Oleh Anak, Cetakan Pertama, UMM Press, Malang,

Pratama, Rikwan Yuda. "Tujuan Pemidanaan Rehabiltasi Bagi Pelaku Ganja Medis." UNES Law Review 6, no. 4 (2024):

Prima, Jaka, and Moh Kamaluddin. "Analisis kebijakan hukuman mati dalam kasus narkotika: Perspektif hak asasi manusia." Kabillah: Journal of Social Community 9, no. 1 (2024):

Raden Rara Rahayu Nur Raharsi, Supanto, Muhammad Rustamaji, Eksistensi Sanksi Pidana Denda dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Narkotika di Indonesia, Wawasan Yuridika, Vol. 3 No. 2 September 2019,

Romli, Romli, and Ibrahim Fikma Edrisy. "Efektivitas Rehabilitasi Sebagai Alternatif Pemidanaan Bagi Penyalahguna Narkoba Di Indonesia." Journal of Innovation Research and Knowledge 4, no. 9 (2025):

Subawa, Ida Bagus Gede, Ni Komang Sutrisni, and Reytman Aruan. "Syarat Pemberian Sanksi Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba Bagi Warga Negara Asing Di Indonesia." Jurnal Yusthima 3, no. 2 (2023):

Sudjiono Sastroatmojo, Konfigurasi Hukum Progresif, Artikel dalam Jurnal Ilmu Hukum, Vol.8 No 2 September 2005,

Tryamanda, A., Asmarawati, T., & Pratama, R. Analisis Yuridis Terhadap Mahasiswa Yang Mengonsumsi Narkotika Golongan I Di Tangerang. Lex Veritatis, 1(02), 2023,

Wenda Hartanto, Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Narkotika Dan Obat-Obat Terlarang Dalam Era Perdagangan Bebas Internasional Yang Berdampak Pada Keamanan Dan Kedaulatan Negara, Jurnal Legislasi Indonesia, Vol. 14 N0. 01 - Maret 2017:

Wilson Bugner f. Pasaribu, Analisis Hukum Penerapan Asesmen Terhadap Korban Penyalahgunaan Narkotika Pada Kepolisian Republik Indonesia, Jurnal FH Unsu, 2017

Books:

A.R. Sujono dan Bony Daniel, 2012, “Komentar dan pembahasan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009”, Alumni, Bandung,

Adami Chazawi, 2002, Pelajaran Hukum Pidana Bagian 1: Stelsel Pidana, teori – Teori Pemidanaan & Batas Berlakunya Hukum Pidana, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta,

Barda Nawawi Arief, 1993, Beberapa Aspek Kebijakan Penegakan dan Pengembangan Hukum Pidana, Citra Aditya Bhakti, Bandung,

David Kayris, The Politics of Law, A Progressive Critique, Pintheon Books, New York, 2002, hlm. 221.

Franz Magniz Suseno, 2003, Etika Politik, (cetakan ketiga), Gramedia, Jakarta,

Hamdan Bakran Adz-Dzaky, 2000, Konseling dan Psikoterapi Islam Yogyakarta: Fajar Pustaka,

Hans Kelsen, 1991, General Theory of Law and State, New York: Harvard University Press, New York,

Ira Alia Maerani, 2019, Hukum Pidana & Pidana Mati, Unissula Press, Semarang,

John Rawls, 2006, Teori Keadilan Dasar-dasar Filsafat Politik Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial Dalam Negara, (judul asli A Theory of Justice), Terjemahan Uzair Fauzan dan Heru Prasetyo, Pustaka Pelajar, Yogyakarta,

M. Nasir Djamil, 2013, Anak Bukan Dihukum, Sinar Grafika, Jakarta, Cetakan Ke-II,

Maroni, 2015, Pengantar Hukum Pidana Administrasi, CV Anugrah Utama Raharja, Bandar Lampung,

Novita Dewi Masyitoh, Mengkritisi Analytical Jurisprudence Versus Sosiological Jurisprudence Dalam Perkembangan Hukum Indonesia, dalam Al-Ahkam, XX, Edisi II Oktober 2009,

P.A.F. Lamintang, 1994, Hukum Penitensier Indonesia, Arminco, Bandung, Cetakan Kesatu,

Radbruch & Dabin, 1950, The Legal Philosophi, Harvard University Press, New York,

Ronny Hanitijo Soemitro, 1990, Metodologi Penelitian Hukum dan Jurimetri, Ghalia Indonesia, Jakarta,

Sainrama Pikasani Archimad, Penegakan Hukum Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Oleh Anak Di Kabupaten Sleman, LEX Renaissan No. 3 Vol. 6 JuliI 2021:

Satjipto Rahardjo, 2004, Ilmu Hukum; Pencarian, Pembebasan dan Pencerahan Surakarta: Muhammadiyah Press University,

Van Apeldoorn, 1997, Inleiding tot de Studie van het Nederlandse Recht, Zwolle: W.E.J. Tjeenk Willink,

Zainuddin Ali, 2013, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Sinar Grafika,

Zakiyah Daradjat, 1995, Remaja Harapan dan tantangan Jakarta: Ruhama,

Regulation:

Criminal Code;

Criminal Procedure Code;

Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics

The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia;

Internet:

BNN: Avoid Narcotics, Educate the Nation's Young Generation, accessed from https://bnn.go.id/hindari-narkotika-cerdaskan-generasi-muda-bangsa/,

King Heula Dinata. Prabuhelaudinata.blogspot.co.id/2013/03/jen-narkotikagolingan-1.html/m=1.

Muslim.Or.id, Drugs in the Islamic Perspective,https://muslim.or.id/narkoba-dalam-pandangan-islam.html,

Republik.co.id, “Narcotics in Islamic Jurisprudence”,https://www.google.com/amp/s/m.republika.co.id.html

Supardi, "Pros and Cons of the Death Penalty for Drug Crimes", http/www.bnn.go.id/konten,




DOI: https://dx.doi.org/10.30659/rlj.4.4.4957-4976

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Ratio Legis Journal has been indexed in: