Aplikasi Monumentalisme Pada Perancangan Alun-Alun MTL Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga
DOI:
https://doi.org/10.30659/jpsa.v16i2.5219Abstract
Perkembangan perkotaan yang semakin pesat menjadikan keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) semakin dibutuhkan. RTH sebagai void ditengah tengah permukiman yang padat akan menjadi daya tarik tersendiri karena keberadaannya akan memberikan ruang bagi aktivitas publik. Kebutuhan jamak masyarakat seperti upacara, perayaan adat serta olahraga bersama membutuhkan ruang ruang yang dimiliki dan dikelola secara kolektif. Alun Alun Monumen Tempat Lahir (MTL) jenderal besar Soedirman berada di tengah tengah permukiman Desa Bantarbarang, telah berkembang menjadi titik berkumpul, pusat kegiatan dan sebagai tempat hiburan masyarakat Kecamatan Rembang. Alun alun ini identik dengan salah satu Pahlawan Nasional yaitu Panglima Besar Jenderal Soedirman, dikarenakan Beliau dilahirkan di Kawasan ini. Penelitian ini menerapkan pendekatan pragmatic design serta canonic design, yakni pendekatan coba coba yang disatukan dengan penilaian pada berbagai kriteria/ prinsip tertentu. Dari proses ini dihasilkan bentuk rancangan yang menerapkan konsep monumentalisme dalam bentuk zonasi penggunaan site alun alun serta keberadaan tetenger (signage) sebagai jatidiri kawasan. Monumentalisme menyatukan antara kebutuhan ruang kontemporer dengan alur sejarah yang melekat kuat di kawasan ini.
References
Broadbent, G. (1973). Design in architecture: architecture and the human sciences. New York: John Wiley & Sons.
Belia, A., & Solikhah, E. (2010). Analisa Alun Alun Kota Tegal. Diploma in Architecture Design. Undip
Sadara, A. (2013). Arsitektur Tulis. Dipetik Februari 23, 2017, dari About Hotel: https://sadarastudio.wordpress.com/arsitektur-tulis/
Carr, S., Stephen, C., Francis, M., Rivlin, L. G., & Stone, A. M. (1992). Public space. Cambridge University Press.
Muhadjir, N. (1996). Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi III, cet. VII, Rake Sarasin, Yogyakarta.
Lexy, J. M. (2002). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Rosda Karya.
Shirvani, H. (1985). The Urban Design Process Van Nostrand Reinhold. Co, New York.
Rapuano, M., Pirone, P. P., & Wigginton, B. E. (1964). Open space in urban design. The Cleveland Development Foundation, Cleveland, Ohio
Zahnd, M. (1999). Perancangan Kota Secara Terpadu. Kanisius, Yogyakart
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

