Optimizing Green Infrastructure for Urban Thermal Comfort: A Case Study of Bondowoso Regency

Ratih Novi Listyawati*  -  University of Jember, Indonesia
Prasetiyo Prasetiyo  -  University of Jember, Indonesia
Dian Aulia Salsabila  -  University of Jember, Indonesia
Fery Ardi Aliansyah  -  University of Jember, Indonesia

(*) Corresponding Author

The Urban Heat Island (UHI) is a serious environmental issue in tropical regions because it increases surface temperatures, reduces thermal comfort, and exacerbates health risks. Bondowoso Regency shows the potential for an increase in UHI as green open space decreases. This study aims to identify the distribution of UHI, analyze the effectiveness of green open spaces, and formulate strategies for optimizing green open spaces for mitigation. Secondary data from Landsat 8 TIRS/OLI imagery were analyzed using spatial and descriptive evaluative approaches. The results show that the distribution of UHI in Bondowoso fluctuated between 2013 and 2024, with peak intensity in 2017 and a significant decline in 2022. However, extreme temperatures reappeared in 2024, marked by an increase in the area with temperatures >30°C by 248.75 Ha. The 53% decline in green open space also accelerated the expansion of hot areas, showing an inverse relationship between vegetation and surface temperature. The scenario strategy indicates the need for an additional 317 green open space units covering 11,507.1 Ha to reduce the temperature by 3°C and 8 green open space units covering 580.8 Ha to reduce it by 6°C. Thus, green open space plays an important role in reducing the intensity of the UHI. Therefore, policies to increase the quantity and connectivity of green open space need to be prioritized so that Bondowoso can maintain thermal comfort and environmental sustainability.

Keywords: Green Infrastructure, Green Open Space, Remote Sensing, Thermal Comfort, Urban Heat Island

 

Urban Heat Island (UHI) adalah isu lingkungan yang serius pada wilayah tropis karena meningkatkan suhu permukaan, menurunkan kenyamanan termal, dan memperburuk risiko kesehatan. Kabupaten Bondowoso menunjukkan potensi peningkatan UHI seiring berkurangnya ruang terbuka hijau. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi distribusi UHI, menganalisis efektivitas ruang terbuka hijau, serta merumuskan strategi optimasi ruang terbuka hijau untuk mitigasi. Data sekunder citra Landsat 8 TIRS/OLI dianalisis menggunakan pendekatan spasial dan deskriptif evaluatif. Hasil menunjukkan distribusi UHI di Bondowoso berfluktuasi pada tahun 2013–2024 dengan puncak intensitas pada tahun 2017 dan penurunan signifikan pada tahun 2022. Namun, tahun 2024 suhu ekstrem kembali muncul yang ditandai dengan peningkatan luas area suhu >30°C sebesar 248,75 Ha. Penurunan ruang terbuka hijau sebesar 53% turut mempercepat ekspansi area panas yang memperlihatkan hubungan terbalik antara vegetasi dan suhu permukaan. Strategi skenario menunjukkan kebutuhan tambahan 317 unit ruang terbuka hijau seluas 11.507,1 Ha untuk menurunkan suhu 3°C dan 8 unit ruang terbuka hijau seluas 580,8 Ha untuk penurunan 6°C. Dengan demikian, ruang terbuka hijau memiliki peranan penting dalam mengurangi intensitas UHI. Oleh sebab itu, kebijakan peningkatan kuantitas dan konektivitas ruang terbuka hijau perlu diprioritaskan agar Bondowoso mampu menjaga kenyamanan termal dan ketahanan lingkungan secara berkelanjutan.

Kata kunci: Infrastruktur Hijau, Kenyamanan Termal, Penginderaan Jauh, Ruang Terbuka Hijau, Urban Heat Island
  1. Alfakihuddin, M. L. B., Hasyim, A., Kuraesin, A. D., Sena, B., & Radjawane, L. E. (2024). Peran Infrastruktur Hijau Perkotaan dalam Meningkatkan Kualitas Udara di Jakarta. Jurnal Unitek, 17(1), 12–22. https://doi.org/10.52072/unitek.v17i1.776
  2. Aram, F., Higueras García, E., Solgi, E., & Mansournia, S. (2019). Urban Green Space Cooling Effect in Cities. Heliyon, 5(4). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2019.e01339
  3. Attariq, F., Erviantono, T., & Pramana, G. I. (2025). Membangun Keberlanjutan Kota : Penanganan Kemiskinan Perbaikan Permukiman dan Mitigasi Urban. Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 1, 1–11.
  4. BPS. (2025). Kabupaten Bondowoso Dalam Angka. In BPS Kabupaten Bondowoso. https://jatim.bpk.go.id/kabupaten-bondowoso/
  5. Faraby, J. Al, Trisedya, R. A. A., Priambudi, B. R. J. N., & Pramesti, A. Z. (2024). Tipologi Aplikasi Infrastruktur Hijau Skala Komunitas.
  6. Heryana, D., & Firmansyah, A. (2024). Green Infrastructure Framework: Sebuah Strategi Pembangunan Infrastruktur Hijau Nasional. Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(2), 172–185. https://doi.org/10.54957/jolas.v4i2.742
  7. Hotimah, O., Zaini, N., Putri, O. F., & Husniya, S. A. (2025). Urban Heat Island. Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geograf, 9(2), 128–138. https://doi.org/10.1007/978-0-387-36699-9_81
  8. Iungman, T., Cirach, M., Marando, F., Pereira Barboza, E., Khomenko, S., Masselot, P., Quijal-Zamorano, M., Mueller, N., Gasparrini, A., Urquiza, J., Heris, M., Thondoo, M., & Nieuwenhuijsen, M. (2023). Cooling Cities Through Urban Green Infrastructure: A Health Impact Assessment of European Cities. The Lancet, 401(10376), 577–589. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(22)02585-5
  9. Khairiyah, S. N. A. (2024). Pengaruh Ruang Terbuka Hijau Terhadap Kondisi Iklim Mikro di Kota Kendari: Studi Literatur. Journal of Geographical Sciences and Education, 2(1), 36–41. https://doi.org/10.69606/geography.v2i1.79
  10. Listyawati, R. N., & Prasetiyo, P. (2021). Analysis of Urban Heat Island Phenomenon as A Global Warming Control Based on Remote Sensing in Jember Urban, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 887(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/887/1/012002
  11. Lukita Sari, D., June, T., Hidayat, R., Perdinan, Hanggoro, W., & Susilo Arifin, H. (2024). Strategi Mitigasi Urban Heat Island (UHI) di Kawasan Metropolitan. Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika, 6(1), 838–843.
  12. Mujahid, H., & YudhaIrawan, L. (2025). Identifikasi Urban Heat Island ( UHI ) melalui Teknologi Penginderaan Jauh di Provinsi Dkj Jakarta Tahun 2023. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 12(1), 117–126. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2025.012.1.12
  13. Prasasti, I., Sari, N. M., & Febrianti, N. (2015). Analisis Perubahan Sebaran Pulau Panas Perkotaan ( Urban Heat Island ) di Wilayah DKI Jakarta dan Hubungannya dengan Perubahan Lahan, Kondisi Vegetasi dan Perkembangan Kawasan Terbangun Menggunakan Data Penginderaan Jauh. Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan XX 2015, February, 383–391.
  14. Pribadi, A. D., Kusumawati, R. D., & Firdausi, A. A. (2020). Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan terhadap Karakteristik Hidrologi di Das Sampean Kabupaten Bondowoso. Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi, 19(2), 84–101. https://doi.org/10.35760/dk.2020.v19i2.3492
  15. Puspitasari, S., Amri, S. B., Noraduola, D. R., & Ornam, K. (2024). Kenyamanan Termal pada Rumah Tinggal di Pemukiman Padat Kota Kendari. 9(2).
  16. Putra, R. D. W., & Indradjati, R. P. N. (2021). Studi Deskriptif – Evaluatif Bentuk Tipologi Kawasan (Pembelajaran dari Kota Surabaya). Jurnal Pengembangan Kota, 9(2), 124–142. https://doi.org/10.14710/jpk.9.2.124-142
  17. Putro, A. W. (2022). Perancangan Apartemen Sosial Menggunakan Metode Hybrid di Kawasan Urban Yogyakarta. In Universitas Islam Indonesia.
  18. Rahman, S., Azizah, Z. N., Djati, T. S. S., & Rahman, M. F. (2024). Exploring the Relationship of Vegetation Density and Land Cover on the Urban Heat Island Phenomenon in Coblong, Bandung. Indonesian Journal of Planning and Development, 9(2), 76–84. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/ijpd.9.2.%25p
  19. Ramadhan, F., Larasati, D., Kusuma, H. E., & Pangestu, R. D. (2025). Persepsi Masyarakat terhadap Urban Heat Island serta Hubungannya dengan Faktor Demografi dan Karakteristik Kota Community Perceptions of the Physical-Spatial Characteristics of Cities Affected by the Urban Heat Island Effect. 9, 121–134.
  20. Santamouris, M. (2015). Analyzing the Heat Island Magnitude and Characteristics in One Hundred Asian and Australian Cities And Regions. Science of The Total Environment, 512–513, 582–598. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2015.01.060
  21. Sari, D. L., June, T., Perdinan, Hidayat, R., Hanggoro, W., & Arifin, H. S. (2022). Impact of Land-Use Land-Cover Datasets and Urban Parameterization on Weather Simulation Over the Jakarta Metropolitan Area. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1039(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1039/1/012036
  22. Shao, H., & Kim, G. (2022). A Comprehensive Review of Different Types of Green Infrastructure to Mitigate Urban Heat Islands: Progress, Functions, and Benefits. Land, 11(10), 1792. https://doi.org/10.3390/land11101792
  23. Standar Kenyamanan Termal Indonesia, SNI T-14-1993-03 (1993). https://pdfdokumen.com/download/sni-03-6572-2001-tata-cara-perencanaan-sistem-ventilasi-dan-pengkondisian-udara-pada-bangunan-gedung_5a38b43d1723dda9dc05a37e_pdf
  24. Tarigan, D. S., Nasrullah, N., Sulistyantara, B., & Poerwanti, J. I. S. (2024). Hubungan antara Atribut Pembentuk Kenyamanan Termal pada Kerapatan RTH yang Berbeda di Kawasan Street Canyon, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat. 22(5), 1349–1355. https://doi.org/10.14710/jil.22.5.1349-1355
  25. Teo, Y. H., Makani, M. A. B. H., Wang, W., Liu, L., Yap, J. H., & Cheong, K. H. (2022). Urban Heat Island Mitigation: GIS-Based Analysis for a Tropical City Singapore. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(19), 11917. https://doi.org/10.3390/ijerph191911917

Jurnal Planologi
Published by Pusat Studi Planologi Universitas Islam Sultan Agung Semarang, in collaboration with Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia.
Jl. Kaligawe Raya KM. 4 Semarang, Indonesia
Phone: +6212345678
Email: jurnalplanologi@unissula.ac.id

View My Stats

e-ISSN: 1829-9172

p-ISSN: 2615-5257

DOI : 10.30659/japs

Creative Commons License

Get a feed by atom here, RRS2 here and OAI Links here

apps