Identifikasi Potensi Banjir Di Kawasan Sub Urban Kota Semarang (Studi Kasus Kab Kendal)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30659/jpsa.v20i1.28223

Abstract

Tidak terpenuhinya kebutuhan lahan permukiman di pusat Kota Semarang mendorong pembangungan perumahan di Kawasan Sub Urban Kota Semarang yang merupakan faktor utama terjadinya alih fungsi lahan dari non terbangun menjadi terbangun. Mengetahui potensi kerawanan banjir di daerah sub urban kota semarang diperlukan untuk upaya mitigasi bencana banjir akibat perubahan alih fungsi lahan tersebut. Data curah hujan, kemiringan lahan dan ketinggian lahan, jenis tanah dan penggunaan lahan serta kerapatan sungai digunakan sebagai parameter kerawanan potensi banjir. Setiap parameter dilakukan proses scoring dengan pemberian bobot dan nilai kemudian dilakukan overlay menggunakan software ArcGIS. Kemudian dilakukan survai lapangan untuk melihat validasi lapangan pada daerah rawan banjir. Hasil penelitian didapatkan total wilayah rawan banjir adalah 21.196, 79 Ha atau sekitar 21,02 persen dari keseluruhan luas Kabupaten Kendal. Dua Kecamatan yaitu Kecamatan Kaliwungu dan Kecamatan Brangsong merupakan Kawasan Sub Urban Kota Semarang yang paling banyak luasan daerah rawan bencana banjir.

References

Adiyaksa, F. (2020). Evaluasi Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Lahan Industri di Kabupaten Kendal Tahun 2014-2018. JGISE: Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 3(1), 71-78. https://doi.org/10.22146/jgise.55519

Azizah, A., & Wijaya, I. N. S. (2018). Preferensi Bermukim Masyarakat Perbatasan Kota dan Kabupaten Malang (Desa Ngijo Kecamatan Karangploso). Jurnal Planologi, 15(2), 180-194. https://doi.org/10.30659/jpsa.v15i2.2810

Ekawati, J., Hardiman, G., & Pandelaki, E. E. (2018). Pertumbuhan Permukiman di Pinggiran Kota Semarang. Prosiding Temu Ilmiah Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 2018. D027–D035. https://doi.org/10.32315/ti.7.d027

Haryani, N. S. (2017). Analisis Zona Potensi Rawan Banjir Menggunakan Data Penginderaan Jauh dan SIG di Kalimantan Timur Analysis of Potential Flooded Zone Using Remote Sensing Data and GIS in East Kalimantan. Seminar Nasional Penginderaan Jauh Ke-4 Tahun 2017, 517–524.

https://data.chc.ucsb.edu/products/CHIRPS-2.0/indonesia_monthly/bils/

https://www.lapakgis.com/2020/11/shapefile-peta-curah-hujan-rata-rata.html

https://pusdataru.jatengprov.go.id/data-/data_group=kabupaten_kendal.html

https://www.indonesia-geospasial.com/2020/08/download-shp-batas-das-klhk-se-indonesia.html

https://www.indonesia-geospasial.com/2020/05/download-data-peta.html

http://geoportal.jatengprov.go.id/

https://dataonline.bmkg.go.id/

Jeihan, S. (2017). Analisa Daerah Rawan Banjir Di Kabupaten Sampang Menggunakan Sistem Informasi Geografis Dengan Metode Data Multi Temporal. Tugas Akhir Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

Nugroho, H. D., Ardiansyah, A. N., & Windarti, A. (2019). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Di Kecamatan Kebumen , Kabupaten Kebumen , Jawa Tengah Analysis of Flood Vulnerability In Kebumen District Kebumen Regency Central Java. Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2019, 1–10.

Salsabila, A., & Nugraheni, I. L. (2020). Pengantar Hidrologi. Penerbit Anugrah Utama Raharja, 134.

Subardja, D., Ritung, S., Anda, M., Sukarman, E. S., & Subandiono, R. E. (2014). Petunjuk teknis klasifikasi tanah nasional. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor, 22.

Downloads

Published

2023-04-16

Issue

Section

Articles