TITIK NOL KILOMETER KOTA YOGYAKARTA SEBAGAI RUANG TERBUKA PUBLIK DITINJAU DARI DIMENSI FUNGSIONAL, SOSIAL, DAN VISUAL
DOI:
https://doi.org/10.30659/jpsa.v15i1.2739Abstract
Kota Yogyakarta dikenal sebagai kota dengan warisan kebudayaan yang kaya akan makna filosofi hidup bagi warga masyarakatnya. Salah satu bagian dari kebudayaan Jawa adalah kegiatan sosial masyarakatnya yang diwadahi pada ruang terbuka publik. Ruang publik adalah bagian dari unsur elemen yang menggambarkan citra perkotaan sebagai ruang interaksi sosial dan menjadi ikon sebuah kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kawasan titik nol kilometer Kota Yogyakarta sebagai ruang terbuka publik ditinjau dari dimensi fungsi, dimensi sosial, dan dimensi visual. Metode penelitian yang digunakan yaitu berupa deskriptif kualitatif dengan menjelaskan peran ruang terbuka publik dengan menggunakan analisa grafis. Hasil dari analisi menunjukkan bahwa kawasan titik nol kilometer merupakan ruang terbuka publik yang memuat berbagai macam kegiatan yang membentuk interaksi sosial penggunanya dari berbagai kalangan masyarakat. Sedangkan dari aspek dimensi fungsi, sosial, dan visual membentuk sense of place dengan karakter yang kuat, unik, dan khas.
Kata Kunci: Ruang publik, Titik nol Kilometer Yogyakarta, Dimensi Perkotaan
References
Carmona, et al. 2003. Public places – Urban Spaces, The Dimension of Urban Design. Architectural press
Darmawan, Edy. 2009. Ruang Publik dalam Arsitektur Kota. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegor
Kostof, Spiro, and Richard Tobias. 1999. The City Shaped : Urban Patterns and Meanings through History. Boston: Little, Brown and Co
Lynch, Kevin. 1960. The Image of the City. Cambridge [Mass.]: Technology Press ;MIT Press ; Massachusetts Institute of Technology
Trancik, Roger. 1986. Finding Lost Space: Theories of Urban Design. New York: J.Wiley
Yunus, Hadi Sabari. 2000. Struktur Tata Ruang Kota. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Zahnd, Markus. 1999. Perancangan Kota Secara Terpadu. Yogyakarta: Penerbit
Kanisius
Adiprasetio, J., & Jaya, S. (2017). Taman Alun-Alun : Produksi Ruang ( Sosial ) Dan Kepublikan. Common, 1(2), 118–129.
Ardani, Krisna Sandy; Rini, Hartati Sulistyo; Iswati, R. (2016). Pemanfaatan dan pemaknaan ruang publik bagi masyarakat di kawasan jalan pahlawan kota semarang, 5(1), 2–9.
Firdausi, Fairuuz Syafiqoh ; Prsetyo, E. Y. (2017). Pendekatan Transprogramming untuk Mewujudkan Efisiensi Ruang berdasarkan Perubahan Aktivitas dan Waktu. Jurnal Sains Dan Seni POMITS, 6(2), 178–181.
Gani, R. (2017). Taman Kota Sebagai Modal Sosial Dan Interaksi Masyarakat Kota Bandung. Jurnal Signal Unswagati Cirebon, 5(1), 1–11.
Nugroho, HAfidz Bjaktiyar Jati; Arsi, Ayuning Asri ; Akhiroh, N. S. (2017). Perilaku Sosial Remaja Dalam Memanfaatkan Ruang Publik Perkotaan (Studi Kasus Pemanfaatan Taman Kota Pleret Banjir Kanal Barat Semarang). Solidarity, 6(1), 1–13.
Prasetya, E., & Hidayati, D. (2016). Analisis Tingkat Kenyamanan Ruang Terbuka Hijau ( RTH ) Taman Kota Tengah , Taman Rekreasi Damai dan Taman Smart Nursery di Kota Gorontalo. In Seminar Nasional Lembaga Penelitian UNM (pp. 285–291).
Puspasari, R., Ernawati, J., & Suryasari, N. (2015). Pola Aktivitas Pada Ruang Publik Taman Bungkul Surabaya. Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur, 4(2), 17–24.
Rahman, B. (2017). Peran Teknologi Game Berthema Simulasi Pembangunan Kota Terhadap Persepsi Pembentukan Penataan Pola Ruang Kota. In Seminar Nasional Smartcity (pp. 123–134).
Setiawan, T. S. M. D. (2017). Persepsi Publik Pada Pengelolaan Taman Kota Di Kota Bandung Public Perception Of City Park Management In Bandung City. Jurnal Wacana Kinerja, 20(1), 1–18.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

